Kamu Datang Mengajakku Mengikat Janji, Tapi Berjalan Melenggang Dengan Dia di Depan Altar

Kehadiranmu yang datang bersamaan dengan hampir pulihnya luka hati dari luka kemarin seakan jadi momentum berharga bagiku, semua yang kau berikan selalu berujung manis dan berhasil membuatku tersenyum.
Semua hal indah yang kurasakan diawal-awal perkenalan kita selalu membuat aku lagi-lagi percaya akan Cinta, lagi-lagi aku percaya bahwa penantian panjangku kemarin kali ini akan berujung manis dengan sebuah ikatan yang juga akan mengantarkanku ke kebahagian yang hakiki.
Setidaknya itu yang aku selalu pikirkan sebelum semuanya harapan dan Anganku hancur dalam seperkesian detik ketika aku mengetahui semua hal yang ternyata sudah mengalihkanmu dariku.
Aku Hancur 🙁

ADVERTISEMENTS

1. Kau Membuatku Bermimpi Tentang Indahnya Pesta, Namun Tidak Menjadi Nyata

Kau Membuatku bermimpi tentang gemerlapnya pesta, tentang indahnya gaun yang akan aku kenakan tentang bagaimana aku akan menjadi ratu sehari. Tapi hanya sepersekian detik dari kenyataan yang kudapati hatiku hancur !
Detik itu aku merasa seakan ada beribu ton batu yang sedang menimpa tubuhku, dadaku sesak tak mampu berucap bahkan tak sanggup memberi tahumu bahwa ini sungguh sakit.
Kehadirannya ternyata mampu mengalihkan semuanya dariku, dia mampu membuatmu pergi jauh dan lari dari janji serta tanggung jawab yang kemarin sudah menjadi kesepakatan dari awal hubungan kita. kau harus tau kita bukan sedang berjanji untuk pergi diacara Promnight SMA melenggang berjalan berdua diatas Red Carpet dan akhirnya terpilih Menjadi King and Queen Of The Year Bukan, bukan itu ! Janji kita adalah Janji yang menurutku sakral tapi ternyata tidak denganmu.

ADVERTISEMENTS

2. Kemudian Kamu Pergi dengan Dia Yang Kamu Anggap Cinderellamu, dan Kamu Ternyata Bukanlah Pangeranku

Hingga kini aku masih belum mendapati jawaban apa sekiranya yang menjadi alasan mengapa engkau pergi melenggang dengan begitu tenang, meninggalkanku disini. Mungkin aku tidak secantik Cinderella yang sedang kamu angung-agungkan itu, aku bisa membayangkan jika sekarang kau sedang menyocokkan gaun yang kemarin dibuat berdasarkan ukuran tubuhku kepadanya yang sudah menjadi pilihanmu. tanpa pernah berpikir betapa hancurnya hatiku mendapati semua kenyataan pahit yang selama ini hampir tak pernah aku pikirkan sebelumnya.
fakta yang menyakitkan tentang aku bukan Cinderellamu dan kamu bukan Pangeranku. fakta tentang bahwa kini aku hanyalah jembatan pengantar yang menghubungkanmu dengan dia yang telah kau pilih dengan meninggalkanku.
Bodohnya aku bisa percaya sejauh ini denganmu :(.

ADVERTISEMENTS

3. Pesta Tetap Berjalan, Kau Terlihat Bahagia Tapi Bukan Denganku.

Percayaku yang kemarin memang kutaruh penuh kepadamu seakan tak menyangka bahwa senyum yang kau tunjukkan di puncak pesta adalah senyum tulus. Setenang itukah kamu ? setega itukah kamu ? dan beribu pertanyaan lainnya berteriak saling saut didalam otak dan pikiranku berkecamuk dalam jiwa yang sedang dirundung kecewa dan hampir mati. semua hal indah yang pesta milikmu pertontonkan seakan tak mampu membuat hatiku sedikit lebih tenang, dan bodohnya wanita ini masih ingin datang memberi selamat dengan dasar pertemanan tapi aku sadar berada disini lebih lama justru membuatku semakin sakit. menyaksikan orang yang kemarin dengan mantap berucap janji kepadaku namun mewujudkan semuanya dengan wanita lain.

ADVERTISEMENTS

4. Pesta Yang Harus Milik Kita Menjadi Tempat Asing, Aku Bukan Cinderella Yang Kamu Mau.

Kamu Datang Mengajakku Mengikat Janji, Tapi Berjalan Melenggang Dengan Dia di Depan Altar

cinderllamubukanlahaku via https://www.google.co.id

Semua hal yang sedang berlangsung dihadapanku harusnya tidak asing bagiku, benar saja semua ini adalah mimpi yang kemarin kita buat berdua. kau tetap memakai semua rencana yang harusnya menjadi milik kita, tidak kah kau pikir bahwa ini menambah luka untukku. tidak kah kamu tau bahwa ini tak seharusnya menjadi milikmu dengan dia.
dan seharusnya kau tak berhak memakai semua ini tanpa izinku, aku tak mengangka bahwa lelaki yang kemarin bersikap manis tiap kali bersamaku ternyata sesorang yang benar-benar tidak punya nurani.
setidaknya itu kata yang dapat kugambarkan tentangmu saat ini.

Kamu JAHAT !

ADVERTISEMENTS

5. Jika #MerdeKamu adalah Pergi dengan Dia Maka #MerdeKaku adalah Kembali menapaki Hidupku Sendiri.

Aku mungkin tak bisa menghentikan semua yang telah terjadi, bagimu bersamanya mungkin adalah jawaban dari kebahagian yang selama ini kau cari. Aku sadar jika aku tak mampu bertanggung jawab dengan semua hal yang menimpa hati dan hidupku. Namun aku bertanggung jawab dengan apa yang harus aku lakukan selanjutnya setelah Luka ini. aku bertanggung jawab apakah harus tetap diam atau harus bangkit dan menanta hati dan hidup kembali.
Setidaknya aku akan lebih dulu Memerdeka-kan hatiku untuk tidak lagi mengutuki waktu dan keadaan yang sudah berhasil membuat hati dan jiwaku porak-poranda. Aku akan tetap berjalan dan menatapaki hidupku kembali walau seorang diri lagi.

Aku masih percaya bahwa masih akan banyak cinta lain yang akan Dunia tawarkan untukku, Dan Mungkin kau hanya sekelumit cerita pelengkap hidup walau luka hatiku masih perih aku yakin aku bisa sembuh sendiri.
Berbahagialah dengan Cinderella Pilihanmu itu, dan aku akan memulai perjalan mencari Pangeranku Yang Baru.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

A reader and writer part time