Bulan Desember adalah bulan di mana kita sedang menyambut pergantian tahun. Berarti, sekarang kita sudah berada di penghujung tahun 2018. Bagaimana dengan resolusimu di tahun ini? Apakah kamu berhasil mewujudkanya? Atau malah hampir semua rencananya belum terlaksana? Kalau iya, kamu tidak perlu meratapi penyesalanmu ini. Ingat, kamu harus segera bangkit!

Beberapa tips di bawah ini akan membantu kamu dalam merencanakan resolusi tahun 2019 jadi lebih baik dan matang dari yang sekarang. Terus bertekad, ya!

1. Evaluasi dan analisis resolusimu tahun lalu; mana yang gagal atau berhasil dicapai. Dengan ini, kamu jadi punya bahan introspeksi

Hal yang paling pertama dan utama adalah mengevaluasi dan menganalisis resolusimu di tahun ini.

Advertisement
  • Berapa jumlah resolusi yang berhasil dan belum terwujud?
  • Manakah yang lebih banyak, yang sudah terwujud atau belum?
  • Kenapa bisa begitu?
  • Apa yang seharusnya bisa kamu lakukan tapi kamu abaikan?

2. Idealis itu bagus, tapi kamu juga harus realistis. Jadi, jangan muluk-muluk kalau punya keinginan, ya!

Poin kedua ini penting sekali. Setelah kamu berhasil mengevaluasi dan menganalisis, kamu juga harus berpikir: apakah resolusi yang belum terwujud dikarenakan kamu terlalu idealis? Nah, untuk yang sekarang berarti kamu harus bisa bersikap lebih realistis dan rasional. Lebih baik merancang resolusi sesuai dengan kemampuan dan kesanggupanmu. Karena sikap idealis akan lebih baik ketika dibarengi dengan sikap realistis.

3. Gambarkan resolusimu dengan jelas, kalau perlu catat dan rekam di handphone-mu!

Saat merencanakan resolusi, kamu perlu mendeskripsikan dan menggambarkan dengan jelas apa dan bagaimana resolusi yang akan kamu wujudkan. Tulis dan bayangkan dalam pikiranmu apa saja hal-hal yang perlu kamu lakukan dan yang tidak. Buatlah daftar tahapan yang bisa merealisasikan impianmu. Harus berkomitmen dan konsisten!

4. Susun prioritasmu; bedakan mana keinginan dan kebutuhan! Ini penting lho kalau kamu mau jadi orang konsisten!

Advertisement

Dalam membuat resolusi, kamu perlu menentukan skala prioritasnya. Memilah dan memilih mana resolusi yang kamu utamakan dan yang kurang diutamakan. Bijak-bijaklah mengorganisasi semua rencanamu ya!

5. Selipkan motivasi di setiap rencanamu, supaya nggak berat pas menjalaninya

Mungkin akan ada satu titik di mana kamu merasa sangat jenuh dan muak dengan segala aktivitasmu itu. Oleh karena itu, motivasi sangat dibutuhkan. Bahkan bukan hanya ketika kamu mulai lelah dengan apa yang kamu lakukan, melainkan juga untuk meningkatkan semangat dalam meraih obsesi dan tujuanmu itu.

6. Jangan lupakan kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas hidupmu. Hidup cuma sekali, jangan terlalu 'kaku', ya 🙂

Nah, kamu juga harus selalu mencantumkan resolusi yang dapat meningkatkan kualitas hidupmu itu sendiri. Misalkan berolahraga minimal 2-3 kali dalam seminggu. Tidak perlu olahraga yang berat, jalan santai atau yoga bisa jadi pilihanmu. Selain itu masih ada banyak hal lainnya seperti tidur yang cukup, bangun pagi, dan membaca buku.

Resolusi merupakan peta pribadi yang kamu buat untuk selama 1 tahun. Poin penting dalam membuat daftar resolusi adalah kamu harus bisa mengenal dirimu sendiri dengan baik.

Kamu harus tahu seberapa besar kemampuanmu dan kamu juga harus percaya pada dirimu. Di saat kamu yakin dan percaya, semua akan terasa jadi lebih mudah. Bahkan mungkin saja ada kekuatan yang mendorong tekadmu menjadi jauh lebih kuat. Lakukan tahap demi tahap untuk mewujudkannya. Oh iya, sebenarnya menyusun resolusi itu bukan hal yang harus dilakukan setiap akhir tahun, melainkan setiap hari pun juga bisa kamu lakukan kok.

Tetap semangat dan terus berusaha ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya