Kenalan dengan Aktuaria, Jurusan yang Dianggap Paling Sulit di Dunia Pendidikan Indonesia

Harus kuat hitung-hitungan nih

Sebelum masuk ke dunia perkuliahan, pastinya calon mahasiswa sibuk mencari informasi tentang jurusan yang diminati dan kampus terbaik. Semua mata kuliah yang ditawarkan memiliki tingkat kesulitannya masing-masing. Di Indonesia, ada sebuah jurusan yang dianggap paling sulit namun memiliki prospek kerja yang sangat menjanjikan. Namanya yaitu aktuaria. Kira-kira seperti apa sih jurusan ini? Terus simak fakta lengkapnya berikut ini.

Advertisement

1. Aktuaria adalah ilmu pengelolaan risiko keuangan di masa depan

Photo by @Kuncheek on Pexels

Photo by @Kuncheek on Pexels via https://www.pexels.com

Aktuaria merupakan bidang ilmu yang mempelajari tentang risiko keuangan di masa yang akan datang. Disiplin ilmu ini merupakan gabungan dari ilmu ekonomi, matematika, statistika, dan sains komputer. Biasanya orang lulusan aktuaria akan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan ekonomi seperti asuransi, bank, dan pemerintah untuk meninjau masalah risiko keuangan.

2. S1 Aktuaria baru muncul di PTN sejak 2017

Photo by @Abby Chung on Pexels

Photo by @Abby Chung on Pexels via https://www.pexels.com

Di luar negeri, jurusan aktuaria sudah lebih dahulu populer. Hanya saja jurusan ini masih tergolong baru di Indonesia sehingga namanya masih terdengar asing. Aktuaria untuk gelar Strata 1 baru dibuka tahun 2017 kemarin. Sebelumnya ITB sudah memiliki program magister aktuaria sejak 1998, namun untuk jenjang S1 baru resmi dibuka pada 2018.

Advertisement

3. Menjadi passing grade UTBK tertinggi di bidang saintek

Photo by Maxmanroe

Photo by Maxmanroe via https://www.maxmanroe.com

Saking sulit dan bergengsinya jurusan ini, tak heran jika aktuaria menjadi passing grade UTBK tertinggi di bidang saintek. Jurusan aktuaria menduduki peringkat ke-3 passing grade tertinggi di Universitas Indonesia. Dan pada SBMPTN 2019, UI hanya membuka daya tampung sebanyak 20 kursi untuk jurusan aktuaria.

4. Peluang kerja menjadi ahli aktuaris

Photo by @Andrea Piacquadio on Pexels

Photo by @Andrea Piacquadio on Pexels via https://www.pexels.com

Seorang ahli aktuaria disebut sebagai aktuaris. Di Indonesia, profesi ini masih snagat jarang ditemukan padahal setiap perusahaan sangat membutuhkannya. Karena langkanya posisi aktuaris maka gaji yang ditawarkan pun tak main-main.

Melansir mojok.co, gaji seorang aktuaris berkisar angka Rp60 juta perbulan. Wah, auto kaya mendadak kalau begini. Gaji tersebut juga sepadan dengan beban pekerjaan yang dipikul. Tanggung jawab seorang aktuaris sangatlah besar karena nasib keuangan perusahaan ada di tangannya.

Advertisement

5. Tak banyak perguruan tinggi yang menyediakan jurusan ini

Photo by @LeeJeongSoo on Pixabay

Photo by @LeeJeongSoo on Pixabay via https://pixabay.com

Ternyata, tak banyak perguruan tinggi di Indonesia yang membuka program jurusan ini. Tercatat hanya 12 perguruan tinggi yang menyediakan jurusan aktuaria yaitu UI, ITB, IPB, UGM, ITS, Unpad, UPH, Unpar, Universitas Prasetya Mulya, Universitas Surya, UNAIR, dan UB.

Nah, udah ada gambaran belum mengenai jurusan aktuaria. Jurusan ini tak bisa dianggap remeh loh. Walaupun dengan tingkat kesulitan pelajaran yang tinggi, lulusan aktuaria memiliki peluang besar untuk kerja di sebuah perusahaan.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE