Ibarat tumbuhan, anak-anak adalah tunas yang harus dipersiapkan matang-matang pertumbuhannya. Disiapkan tempat tumbuh yang subur, dirawat dengan pupuk pilihan, tak lupa rutin memberi siraman air. Dengan begitu, tunas akan tumbuh dengan akar yang kuat serta pohon yang lebat. Begitu pula anak-anak.

Usia dini merupakan usia penentu kepribadian anak. Apa yang ditanamkan kepada anak sejak kecil, itulah yang akan diingat hingga kelak ia dewasa. Untuk itu, pendidikan karakter menjadi penting bagi pertumbuhan anak.

Salah satu pendidikan yang perlu ditanamkan kepada anak adalah pengetahuan akan jasa-jasa pahlawan yang begitu besar terhadap kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Para pahlawan sebagai suri tauladan bangsa yang dapat menjadi contoh bagi #AnakIndonesia .

Memupuk pengetahuan kepada anak akan sosok pahlawan dapat dimulai dengan mengajaknya pergi ke tempat-tempat bersejarah, seperti museum, taman baca atau perpustakaaan, makam pahlawan, dan tempat-tempat bersejarah lain. Dengan demikian, kelak ketika dewasa, mereka bukan hanya mampu menghargai jasa para pahlawan namun juga meneladani perilaku positif mereka.

Salah satu tokoh yang patut menjadi teladan bagi anak-anak adalah presiden pertama RI Ir Soekarno. Bung Karno sapaan karibnya, bukan hanya sosok presiden pertama, melainkan Bapak Bangsa, Bapak Proklamator, pencetus ideologi bangsa, serta disegani dimata dunia.

Kehebatan Bung Karno sebagai Bapak Bangsa tak dapat diragukan lagi. Namanya diabadikan dalam berbagai media, seperti Jalan Ahmed Soekarno (Mesir), Rue Soekarno (Maroko), Jalan Soekarno (Pakistan), Soekarno Square (Peshawar), Soekarno Bazar (Lahore), Masjid Soekarno (St. Petersburg, Rusia), Pohon Soekarno (Arab Saudi), Perangko di Filipina dan Kuba, hingga Patung lilin di Thailand.

Salah satu tempat wisata edukatif yang menyimpan memori tentang perjuangan Bung Karno berada di Kota Blitar. Kota dimana Bapak Proklamator beristirahat untuk terakhir kalinya. Berikut penulis rangkum tempat wisata edukatif di Blitar yang dapat menjadi pilihan penanaman pengetahuan bagi #AnakIndonesia.

1. Makam Bung Karno

Makam Bung Karno di Blitar via http://static.panoramio.com

Setiap hari makam Bung Karno tak pernah sepi dari peziarah. Ada ratusan, bahkan di hari-hari tertentu hingga ribuan peziarah datang. Kebanyakan mereka berasal dari luar kota. Tak jarang di bulan-bulan tertentu, seperti bulan Juni misalnya, turis mancanegara datang. Pada bulan kelahiran dan wafat Bung Karno ini ramai kegiatan yang dikemas dalam acara Bulan Bung Karno.

Selain makam, pengunjung dapat berkeliling menikmati kemegahan komplek makam Bung Karno. Di komplek makam ini juga terdapat perpustakaan dan museum Bung Karno yang menyimpan ratusan koleksi khusus. Mengajak #AnakIndonesia ke komplek makam Bung Karno akan mengenalkan mereka pada sosok Bapak Bangsa yang jasa-jasanya tak bisa dilupakan hingga kini.

2. Pasar ‘Ular’

Kemegahan komplek Makam Bung Karno via https://twitter.com

Advertisement

Usai melakukan ziarah di Makam Bung Karno, pengunjung bisa mengajak anak-anak maupun keluarga berbelanja di pasar ular. Eits, ini bukan pasar yang menjual ular, lho. Melainkan pusat oleh-oleh di area pintu keluar makam yang bentuknya panjang mengular.

Di pasar ini, banyak tersedia produk-produk yang dihasilkan masyarakat setempat maupun yang impor dari daerah lain. Kebanyakan merupakan kerajinan tangan hasil kreatifitas masyarakat yang dikemas dalam beragam bentuk. Souvenir dengan identitas Bung Karno juga banyak di jual di pasar ini.

3. Museum Bung Karno

Museum Bung Karno via https://twitter.com

Museum Bung Karno diresmikan pemerintah pada tahun 2004 oleh Presiden RI waktu itu Megawati Soekarnoputri. Di museum ini tersimpan ratusan foto Bung Karno sejak masih kecil hingga sebelum wafat. Ratusan foto itu dalam banyak ekspresi dan gaya. Foto ketika Bung Karno pidato, bersama pemimpin-pemimpin dunia, berdiplomasi, berdiskusi bersama para pemuda, berada di antara rakyat, bersama istri dan keluarga, dan masih banyak foto Bung Karno lainnya dalam banyak kesempatan.

Di museum ini juga lah terdapat foto Bung Karno yang dibingkai dengan sebuah kanvas besar. Konon, jika dilihat dari samping, tampak bagian dada Bung Karno yang berdetak. Detak jantung itulah yang dipercaya sebagian masyarakat bahwa semangat Bung Karno masih ada hingga saat ini.

4. Perpustakaan Bung Karno

Patung Bung Karno sebagai icon sebelum memasuki perpustakaan via https://twitter.com

Sama halnya seperti museum, perpustakaan Bung Karno diresmikan pada tahun 2004. Perpustakaan yang buka setiap hari sejak pukul 08.00 s/d 16.00 ini menjadi perpustakaan terlengkap di Kota Blitar. Pengunjung bebas datang untuk membaca buku dan mencari referensi. Mereka yang telah memiliki kartu anggota, bisa melakukan peminjaman buku, lho. Buku yang tersedia pun beragam. Mulai dari genre kesehatan, sains, teknologi, ekonomi, politik, sastra, sejarah, dan genre-genre lain.

Di perpustakaan ini juga terdapat spot khusus yang diperuntukkan bagi anak-anak. Ada bacaan-bacaan khusus anak di sana. Tentu, tempat ini menjadi pilihan wisata edukatif bagi anak. Di waktu-waktu tertentu pun, ada kompetisi khusus yang juga diperuntukkan bagi anak-anak. Bagaimana? Menarik, bukan?

5. Rumah tinggal Bung Karno di Istana Gebang

Istana Gebang sebagai rumah tinggal Bung Karno bersama kedua orangtua via https://wikiwisata.com

Istana Gebang merupakan komplek perumahan yang menjadi kediaman orang tua sekaligus rumah Bung Karno sewaktu kecil. Rumah ini terletak di Jalan Sultan Agung Blitar, sekitar dua kilometer dari Makam Bung Karno. Di rumah ini masih tersimpan rapi perabot dan barang-barang peninggalan keluarga. Perabot yang ada di kamar tidur, ruang keluarga, ruang diskusi, masih lengkap hingga kini.

Di samping bangunan utama, terdapat balai kesenian yang biasa digunakan untuk menggelar berbagai acara seni. Balai ini sering kali digunakan anak-anak sebagai tempat berlatih menari dan kegiatan-kegiatan seni lainnya.

Demikian penulis rangkum tempat-tempat bersejarah yang dapat menjadi pilihan wisata edukatif bagi anak-anak. Bagi pengunjung dari luar kota, dapat menggunaan moda transportasi umum seperti kereta api dan bus untuk menuju Kota Blitar.

Semoga kita menjadi generasi yang peduli terhadap tumbuh kembang #AnakIndonesia. Salam.