Kuliah S1 Kurang dari 4 Tahun, Kenapa Nggak Mungkin?

Tips-Tips Menyelesaikan Kuliah S1 dalam Waktu Singkat

Dulu waktu awal kuliah, aku sempat merasa khawatir apabila aku nggak bisa lulus tepat waktu. Hal ini aku rasain setelah mendengar cerita kakak-kakak tingkat tentang banyaknya mata kuliah yang nyusahin sehingga membuat mereka enggak segera lulus. Namun, setelah beberapa semester aku jalanin, ternyata enggak serumit yang aku bayangin, loh. Bahkan, aku bisa menyelesaikan kuliahku dalam waktu 3 tahun 8 bulan. Mau tahu rahasianya?

Advertisement

1. Tetapkan Target

photo by Estee Janssens on Unsplash

photo by Estee Janssens on Unsplash via http://www.unsplash.com

Ketika kamu memasuki gerbang perkuliahan, kamu harus menentukan dari awal kapan kamu harus keluar dari kampusmu. Tuliskan di secarik kertas target keinginanmu itu berupa bulan dan juga tahun. Kemudian, tempelkan kertas itu di tempat-tempat yang sering kamu jumpai. Misalnya di almari baju, di dekat meja belajar, atau di pintu kamar. Dengan adanya tulisan itu, maka kamu akan selalu teringat akan target yang harus kamu capai.

Tetapi ingat doang nggak cukup bikin kamu terdorong untuk berusaha dalam meraih target itu. Lalu, kira-kira apa dong yang harus dilakuin setelah menentukan target lulus? Yuk, kita beralih ke tips selanjutnya.

2. Ubah Mindset

photo by Garima Talreja on Pinterest

photo by Garima Talreja on Pinterest via http://www.pinterest.com

Dosenku pernah bilang bahwa ketika kita memiliki pikiran yang positif maka perilaku kita pun juga akan positif karena perilaku kita dipengaruhi oleh bagaimana pikiran kita bekerja. Nah, ketika kamu sudah memiliki tujuan untuk lulus cepat, maka kamu harus mulai melatih pikiran kamu untuk berpikir positif. Caranya adalah buanglah semua pemikiran-pemikiran negatif yang menghalangi kamu untuk melangkah maju. Misalnya kekhawatiran, ketakutan, perasaan tidak berdaya, nggak percaya diri, dan semua pemikiran negatif yang mengotori pemikiranmu.

Seperti yang aku ceritain di atas tadi bahwa aku sempat merasa khawatir kalau nggak bisa lulus tepat waktu pas dengar cerita kakak tingkat yang nggak lulus-lulus gara-gara mata kuliah yang nyusahin. Tapi, aku mencoba untuk membuang perlahan-lahan pemikiran itu dan menggantinya dengan pemikiran yang positif bahwa “AKU PASTI BISA MELEWATI INI”. Berawal dari itu, aku mulai melakukan usaha-usaha yang positif seperti belajar dengan giat.

3. Mengikuti Kegiatan Positif di Kampus

Advertisement
photo by Annie Spratt on Unsplash

photo by Annie Spratt on Unsplash via http://www.unsplash.com

Mumpung masih menjadi mahasiswa, nggak ada salahnya loh kalau kamu ikut kegiatan-kegiatan yang mendatangkan manfaat bagi kamu kedepannya. Kamu bisa ikut organisasi, menjadi asisten dosen, ikut lomba, dan lain-lain. Kegiatan-kegiatan seperti itu selain bisa menambah wawasan dan pengalaman, kamu juga bisa belajar untuk mengatur waktu.

Dulu waktu awal-awal semester aku merasa kuliahku monoton, hanya menjadi mahasiswa yang kuliah pulang atau istilahnya mahasiswa kupu-kupu. Aku pengen banget daftar jadi asisten dosen. Namun, di sisi lain aku takut hal itu akan menganggu kuliahku karena jadwal kuliah sudah mulai padat dan menjadi asisten dosen itu tugasnya lumayan banyak dan sering pulang malem. Waktu itu aku mikir, bisa-bisa targetku untuk lulus cepat bisa gagal nih. Tapi, balik lagi ke tips yang pertama. Aku mempunyai target yang harus akau capai.

Maka dari itu, aku ingin menantang diriku untuk keluar dari zona nyaman, aku ingin dapat ilmu baru dan pengalaman yang pastinya akan sangat berguna buat aku kedepannya. Nah, dari situlah aku memberanikan diri untuk mendaftar jadi asdos dan Alhamdulillah keterima. Walaupun menjadi asdos membuat jamku di kampus menjadi lebih panjang, tapi aku seneng karena aku bisa belajar banyak hal, terutama manajemen waktu. Banyak kegiatan di kampus justru membuat aku teratur dan disiplin dalam mengerjakan setiap tugas demi tugas yang harus aku selesaikan.

4. Membentuk Lingkaran Pertemanan yang Sehat

photo by Money Talks News on Pinterest

photo by Money Talks News on Pinterest via http://www.pinterest.com

Selain dari dalam diri, lingkungan luar pun juga mempengaruhi perilaku kita, loh. Biasanya apa yang teman-teman dekat kita lakukan maka kita pun akan ikut-ikutan melakukannya. Jadi, usahakan berteman dengan orang-orang yang dapat memberikan energi positif buat diri kamu, ya.

Pernah dengar istilah crab mentality? Crab mentality atau mental kepiting adalah seseorang yang memiliki pola pikir “Kalo gue nggak bisa dapetin itu, loe juga nggak akan bisa”. Bisa dibilang, mental kepiting itu adalah orang-orang yang nggak suka melihat orang lain terlihat lebih baik darinya. Apabila ada teman mereka yang berusaha untuk menjadi lebih baik, mereka akan menghalanginya dengan berbagai cara.

Nah sebaiknya hindari orang-orang yang seperti ini ya kalau kamu masih ingin meraih target impian yang sudah kamu tetapkan. 

5. Berdoa

photo by Sincerely Media on Unsplash

photo by Sincerely Media on Unsplash via http://www.unsplash.com

Nah, ketika sudah melakukan berbagai hal positif, saatnya untuk kamu pasrah kepada Tuhan dengan berdoa. Semoga dari apa yang sudah kamu lakukan itu tadi dapat mengantarkanmu ke hasil yang kamu inginkan. Jangan berhenti meminta kepada Tuhan, karena segala sesuatu yang terjadi di dunia ini atas izin-NYA. Jangan lupa juga untuk meminta doa dari orang tua terutama ibu karena doa dari seseorang yang melahirkan kita itu akan mempermudah langkah untuk meraih impian kita.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seseorang yang gemar berbagi cerita lewat aksara.

CLOSE