Pacaran lama tidak menjamin kamu akan menikah, kamu dan dia sudah pacaran delapan tahun lamanya. Ternyata di pertengahan jalan, pacar kamu meninggalkan kamu dan memilih menikah dengan yang lain. Padahal kamu dan dia sudah menghabiskan waktu bersama.

" Lo masih sama dia ?"

" Ya donk."

" Cie, betah ya kayak lem, bersama aja."

" Hahaha.. Gimana lagi, namanya mau bersama."

" Jadi kapan nih?"

" Kapan apanya?"

" Kapan nikahnya?"

" ........................"

Mesra-mesraan, sayang-sayangan bahkan peluk dan cium sudah menjadi hal biasa dilakuin. Kalau ditanya, mau sampai kapan sayang-sayangannya? Katanya serius!!! Ditanya kapan nikah, kamu hanya senyum-senyum.

Hal seperti ini sudah biasa terjadi. Dalam setiap hubungan memiliki ego yang berbeda. Apa sih yang diartikan dengan pacaran? Ada yang beranggapan bahwa pacaran itu hanya jalan-jalan, makan, minum dan nonton. Bahkan lebih parahnya lagi, pacaran itu sudah melakukan kegiatan badan di luar nikah. Woooow.....

Tak heran si, jika dengan mudah nya mengatakan "sudah bosan" atau "pengen putus" karena kamu masih status pacaran sudah melakukan hubungan badan.

Kamu bayangin aja, sudah pacaran lama tapi tak menjamin pernikahan dengan dia. Gimana dengan waktu yang telah kamu berikan? Semua itu hanya sia-sia. Yaaa.... jodoh tidak ada yang mengetahuinya. Ingat ya guys, untuk kamu yang masih status pacaran, kamu harus bisa menjaga diri dan menjauhkan diri dari kegiatan pacaran negatif. Kenapa? Ya, agar kamu tidak menyesal di kemudian hari.

Misalnya kamu seorang cewek. Jangan mau menyerahkan mahkota berharga kepada sembarangan cowok. Walaupun cowokmu berjanji akan menikahimu dan tidak akan meninggalkanmu. Be smart ladies, cowok baik itu selalu menjaga cewek nya, bukan merusaknya.

Sedangkan kamu sebagai cowok. Jangan sampai dibodohi ya, saat cewekmu meminta dibeliin sejumlah barang yang diinginkan. Meminta sekali-sekali tidak masalah la, tapi jika cewek kamu selalu meminta berulang kali berarti cewek kamu tidak baik. Be smart boys, cewek baik itu tidak mementingkan keperluan sendiri tapi bersama.

1. Selingkuh

Kasus selingkuh sering terjadi dalam setiap hubungan baik itu hubungan jarak dekat maupun jarak jauh. Saat kamu dan dia menjalin sebuah hubungan cinta maka wajib menjaga komitmen dan kepercayan hubungan sampai kapanpun maka perselingkuhan itu tidak akan terjadi.

2. Hubungan jarak jauh (LDR)

Hubungan jarak jauh (LDR)

Hubungan jarak jauh (LDR) via http://sandiarylife.blogspot.com

Saat seseorang menjalin hubungan jarak jauh maka kamu berdua sudah sepakat untuk berkomitmen dan saling percaya satu dengan yang lainnya. Jika salah satu pasangan yang menjalin LDR melakukan selingkuh dari pasangan karena kesepian, itu bukanlah sebuah alasan.

3. Bosan

Advertisement

Tak heran, jika dalam sebuah hubungan pernah mengalami rasa bosan. Jika kamu sudah mengalami rasa bosan, maka timbullah rasa untuk mengakhiri hubungan ini, walaupun kamu sudah melakukan berbagai cara untuk menghilangkan rasa bosan tersebut.

4. Orang tua tak merestui

Orangtua tak merestui

Orangtua tak merestui via http://sandiarylife.blogspot.com

Hal yang terpenting dalam sebuah hubungan adalah mendapat restu dari kedua orang tua, agar hubungan cinta indah dijalani. Jika salah satu orang tua tidak merestui hubungan kalian karena suatu hal maka akan sulit untuk melanjutkan hubungan kedepannya.

5. Posesif

Jika salah satu pasangan bersikap posesif sampai membuat pasangannya terkekang, itu menandakan bahwa pasangan kamu tidak mempercayai kami. Apapun yang kamu lakukan selalu salah. Jika kamu ingin hubungan yang nyaman, berikan kepercayaan kepada pasanganmu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya