Pada dasarnya hanya ada 4 langkah umum yang harus dilakukan dalam merawat wajah yaitu Cleansing, Toning, Moisturizing, dan Protecting. Namun kebanyakan perempuan menyelipkan skincare tambahan pada saat melakukan ritual 4 dasar merawat wajah di atas, karena tidak bisa dipungkiri seiring dengan perkembangan jaman, begitu banyak jenis produk perawatan wajah yang muncul dengan mengusung beragam keunggulannya seperti serum, essence, ampoule, booster, mask, dll. Mari mengenal 4 tahapan dasar merawat wajah di atas serta skincare penambahannya.

1. Cleansing vs Double Cleansing

Cleansing

Cleansing via https://google.com

Apa membersihkan wajah sekali / cleansing cukup ?

Apa perlu membersihkan wajah dua kali / double cleansing ?

Advertisement

Pertama, apa membersihkan wajah sekali / cleansing cukup ? Cukup, tetapi dengan kondisi wajah kalian seharian yang tidak memakai make up berlayer – layer (primer, foundation, concealer, highliter, bronzer, shading, compact, blush on, eye primer, eyeliner, eyebrow, mascara, blush on, matte lipstick, etc) dalam artian hanya memakai skincare (essence, serum, ampoule,mosturizer, sunblock) dan apabila kalian melakukan aktifitas kebanyakan didalam ruangan bukan diluar ruangan. Sehingga pembersihan ini dilakukan untuk membersihkan sisa debu, kotoran, maupun sunblock yang masih menempel pada wajah. Karena sejatinya skincare menyerap kedalam kulit untuk diambil kegunaannya sehingga tidak menimbulkan residu seperti yang ditimbulkan oleh pemakaian make up. Namun tentunya kalian tetap lakukan pembersihan sekali untuk menghindarkan masalah kulit wajah seperti jerawat bukan.

Kedua, apa perlu membersihkan wajah dua kali / double cleansing ? Sangat Perlu, bagi kalian yang bukan hanya memakai skincare (essence, serum, ampoule,mosturizer, sunblock) tetapi memakai make-up berlayer-layer juga (primer, foundation, concealer, highliter, bronzer, shading, compact, blush on, eye primer, eyeliner, eyebrow, mascara, blush on, matte lipstick, etc) tidak peduli kalian melakukan aktifitas didalam maupun diluar ruangan apalagi make-up yang kalian pakai bersifat anti air / waterproof & matte. Apabila kalian hanya melakukan sekali pembersihan, pasti residu yang ditinggalkan dari make up kalian masih menempel pada wajah kalian dan residu ini lah yang akan menyebabkan iritasi pada wajah kalian seperti, jerawat, kemerahan, bruntusan, dan flek hitam.

Waktu yang dilakukan untuk melakukan pembersihan sekali ketika pagi hari sebelum memulai aktifitas dan ketika malam hari ketika kalian akan beristirahat. Tentu kalian akan bertanya kenapa pagi harus dibersihkan lagi? Mengingat malam hari sudah dibersihkan? Fungsi pembersihan di malam hari selain membersihkan dari sisa kotoran, debu, maupun sunblock, agar skincare (serum, essence, ampoule, mask, eyecream, etc) yang kita pakai setelah pembersihan dapat menyerap dan memberikan manfaat maksimal pada kulit wajah kita. Nah, begitu juga saat pembersihan dipagi hari agar skincare yang kita pakai dapat menyerap dan memberikan manfaatnya dengan baik.

Advertisement

Double cleansing, dapat dilakukan di malam hari saja, ketika kalian selesai melakukan aktifitas seharian memakai make up. Tapi hal ini akan berubah menjadi pagi apabila kalian yang memiliki pekerjaan di malam hari dan harus pulang pagi, maka kalian wajib melakukannya di pagi hari tersebut. Pasti kalian akan bertanya lagi, terus pada saat pagi kita tidak perlu melakukan double cleansing dong ? tentu tidak diperlukan, kabar baiknya kalian cukup melakukan pembersihan sekali / cleansing saja mengingat kondisi wajah kalian sudah bersih dan hanya ada sisa skincare rutin kalian di malam hari, kecuali jika kalian tidur menggunakan make up. hihi.

Produk yang digunakan dalam melakukan cleansing maupun double cleansing diantaranya kalian bisa menggunakan produk yang bertuliskan cleansing milk, cleansing oil, maupun cleansing balm, atau juga bisa facial wash yang kalian biasa pakai dan juga sesuaikan dengan jenis kulit kalian masing – masing ya girls.

Untuk produk-produk Double cleansing, pertama kalian bisa gunakan produk yang bertuliskan make up remover, maupun micellar water ini digunakan make-up yang bersifat waterproof & matte. Kedua, kalian bisa mengulang kembali pembersihan dengan produk yang sama, atau kalian bisa menggunakan dengan produk yang berbeda semisal produk yang lebih ringan formulanya dari make-up remover seperti mencuci muka dengan facial wash favorit kalian atau misal permbersihan pertama kalian menggunakan micellar water pembersihan yang kedua kalian menggunakan cleansing milk, cleansing oil, maupun cleansing balm. it's up to you girls. Terpenting harus sesuai jenis kulit kalian yaa..

2. Toning Vs Double Toning

Double Toning

Double Toning via http://google.com

Toning atau penyegaran yang harus dilakukan setelah melakukan pembersihan / cleansing. Fungsi dari penyegaran sendiri adalah mengangkat sel kulit mati yang menyebabkan kulit tampak kusam, untuk menyegarkan wajah dan mengembalikan ph kulit menjadi netral kembali setelah melakukan cleansing maupun double cleansing. Serta dapat membantu mengangkat sel kulit mati yang belum terangkat tuntas pada proses pembersihan. Sehingga kulit wajah dapat dengan baik menyerap skincare dengan baik, dan membuat make up bertahan lebih lama.

Toning atau penyegaran yang hanya dilakukan sekali dengan menggunakan hydrating toner saja. Double toning atau penyegaran dua kali yang dilakukan dengan menggunakan exfloating toner dan hydrating toner.

Lalu apa perbedaan dari exfloating dan hydrating toner ?

Exfloating toner atau disebut juga acid toner yang memiliki tiga jenis yang disesuaikan dengan jenis kulit kalian. BHA (Beta Hydroxy Acids) / (glycolic acid, lactic acid, malic acid, mandelic acid,citric acid) untuk kulit yang cenderung berminyak dan berjerawat, sedangkan AHA (Alpha Hydroxy Acids) / (salicylic acid) untuk kulit cenderung normal dan kering. PHA (Poly Hydroxy Acids) untuk kulit cenderung sensitif karena formula nya yang begitu ringan.Fungsi dari exfloating toner / acid toner membantu meregenerasi kulit dengan sel kulit baru sekaligus membersihkan pori-pori tersumbat yang jadi penyebab jerawat, whiteheads, blackheads, atau komedo.

Hydrating toner bisa dalam bentuk lotion maupun air (hyaluronic acid, gliserin, ceramides, sodium PCA atau dengan kandungan alami seperti aloe vera, seaweed, atau chamomile) yang berfungsi untuk melembabkan (calming ) yang digunakan setelah menggunakan exfloating toner yang bersifat lebih asam / keras (acid).

Kapan harus mengaplikasikan exfloating dan hydrating toner ?

Exfloating toner, apapun jenis kulit kalian gunakan exfloating toner ini hanya 2 – 3 kali seminggu saja, pada saat melakukan ritual pembersihan di malam hari. Apabila dilakukan tiap hari akan membuat dehidrasi yang berlebihan pada wajah kalian.

Hydrating toner, apapun jenis kulit kalian jangan pernah melewatkan hydrating toner ini, lakukan ini setiap hari pada pagi dan malam juga. Karena sifatnya yang begitu melembabkan dan formula yang ringan sehingga mengenyalkan kulit wajah kalian.

Lalu baiknya memakai kapas atau tangan dalam mengaplikaskan toner ?

Kapas, gunakan media kapas untuk mengaplikasikan exfloating toner supaya tampak sel kulit mati yang terangkat dari kulit wajah kalian. Jangan terlalu ditekan ya dalam penggunaan kapasnya, cukup diusap secara lembut.

Tangan, gunakan tangan kalian untuk mengaplikasikan hydrating toner dengan cara menepuk nepuk ke seluruh bagian wajah secara pelan – pelan, karena tangan memiliki suhu tubuh yang sama dengan wajah kita sehingga diharapkan dapat melembabkan dan mampu mengurangi gesekan atau iritasi dari media lain seperti kapas yang dapat menyebabkan kulit kering jika pemakaian yang terlalu berlebihan. dan pastinya keadaan tangan kita mesti bersih ya girls..

3. Pelembab Wajah atau Moisturizing

Moisturizer

Moisturizer via https://google.com

Pelembab atau Moisturizer, setelah kalian membersihkan dan menyegarkan wajah kalian kini saatnya kalian menggunakan pelembab untuk wajah kalian, Fungsi pelembab sendiri adalah memberikan kelembaban dan kekenyalan pada kulit wajah, meminimalisir adanya masalah kulit wajah, mengurangi munculnya noda pada wajah, membantu kulit agar tampak awet muda, mencegah penuaan dini pada kulit wajah, dan menghaluskan serta mencerahkan kulit wajah.

Adapun 2 jenis pelembab yang kita ketahui selama ini yaitu pelembab pagi (day – cream) dan pelembab malam (night - cream) yang membedakan hanya komposisi yang terkandung di dalamnya.

Lalu bagaimana dengan kulit berminyak dalam penggunaan pelembab ?

Apapun tipe jenis kulit kalian. Tidak hanya kulit kering yang membutuhkan pelembab, tetapi kulit berminyak pun tetap membutuhkan pelembab. Walaupun pelembab tetap diperlukan, tetapi bila pelembab yang digunakan memicu produksi minyak/sebum yang berlebihan maka kondisi ini dapat saja memicu timbulnya jerawat.

Maka dari itu bagi kulit berminyak sebaiknya pelembab yang digunakan berbahan dasar air (water based) dan mengandung formula bebas minyak (oil-free). Selain itu dianjurkan untuk menggunakan pelembab yang berbentuk gel atau losion yang lebih ringan bagi kulit, dibandingkan dengan pelembab berbentuk krim yang lebih cocok untuk kulit yang normal ke kering.

Namun pada tipe kulit berminyak, sebaiknya tidak perlu menggunakan pelembab pada malam hari untuk mencegah tumpukan minyak yang dapat memicu timbulnya jerawat.

4. Protecting

Sun protecting

Sun protecting via http://google.com

Protecting selalu dikaitkan dengan apa yg disebut UVA (gelombang ultraviolet panjang) dan UVB (gelombang ultraviolet pendek).

Hampir seluruh permukaan bumi ini terkena paparan sinar UVA (gelombang ultraviolet panjang) dalam jumlah besar sepanjang hidup kita. Sinar UVA menyumbang kurang lebih 92%dari radiasi UV yang mencapai permukaan bumi. Meskipun mereka tidak sekuat dibanding UVB, paparan UVA adalah 30 – 50 kali lebih besar lho. Dengan intensitas yang relatif sama pada semua siang hari sepanjang tahun, dan dapat menembus awan maupun kaca.UVA menembus kulit lebih dalam daripada UVB, dan UVA akan menembus lapisan kulit lebih dalam dan dapat menyebabkan penuaan kulit berupa keriput dan noda hitam. Menurut penelitian dari World Health Organization, paparan sinar UVA ini bahkan bisa menyebabkan kanker kulit. Sinar UVA juga tidak terasa panas oleh kulit sehingga dapat menembus lebih dalam ke kulit.

Kulit yang memerah dan terasa terbakar sinar matahari, cenderung merusak lapisan epidermis kulit yang lebih dangkal sehingga disebut dengan gelombang ultaviolet pendek (UVA B). Intensitas yang bervariasi menurut musim, lokasi, dan waktu. Pembentukan vitamin D pada tubuh adalah hasil paparan sinar matahari yang mengandung sinar UVB. Namun, terpapar sinar UVB terlalu lama akan membakar kulit dan merusak melanin, yang mengakibatkan kulit yang lebih menggelap. Namun sinar UVB ini tidak dapat menembus kaca.

Untuk melindungi wajah dari UVA A dan UVA B tentunya gunakan Sun protecting dengan SPF dan PA untuk meminimalisir adanya penuaan atau kulit yang menggelap, meskipun berada di dalam ruangan atau cuaca sedang mendung, sinar UVA tetap bisa menembus kaca lho dan tidak dipengaruhi cuaca sehingga tetap dapat menjangkau kalian. Sedangkan sinar UVB tidak, jadi ketika memilih sun protecting pastikan yang berlabel SPF dan PA.

SPF (Sun Protection Factor) sendiri menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UVB yang menggelapkan kulit atau membuat kulit menjadi merah terasa terbakar, SPF itu pada umumnya kalian tahun yang seperti SPF 10, 15, 20, 25, 30 dst. SPF dengan level berapan pun diatas SPF 15 sebenarnya akan melindungi kulit dari sinar UVB. Bedanya SPF rendah dan tinggi hanya terletak pada jenis kulit kalian masing – masing, misal kalian berkulit terang terbakar setelah 15 menit, yang berkulit sedang atau sawo matang akan terbakar setelah 15 menit, dan yang berkulit gelap akan terbakar setelah 20 menit. Well.. seharusnya kita bersyukur ya memiliki kulit cenderung sawo matang agar lebih meminimalisir terjadinya kanker kulit. Sedangkan PA (Protection Grade of UVA) menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UVA yang menyebabkan penuaan kulit. Namun apabila kalian ingin terhindar dari UVA serta UVB, kalian bisa memilih produk dengan label broad spectrum yang mencakup perlindungan untuk UVA dan UVB.

Jadi ketika kalian menemukan sun protecting dengan label SPF dan PA (baik PA+, PA++, atau PA+++), produk tersebut menawarkan perlindungan dari radiasi UVB dan UVA. Sama seperti SPF, semakin banyak tanda "+" pada PA, semakin tinggi tingkat perlindungan sun protecting tersebut terhadap radiasi UVA.

Lalu apa perbedaan sunblock dan sunscreen ?

Sunscreen , sesuai dengan namanya screen atau penyaring, berbentuk lotion cair yang hanya berfungsi sebagai penyaring sinar matahari. Lotion yang masuk ke dalam kulit akan menyerap radiasi UV sebelum mencapai lapisan kulit kalian dan merusaknya, tapi masih ada sebagian sinar matahari yang terserap oleh tubuh. Tekstur suncreen sendiri lebih tipis dan akan tidak terlihat kasat mata saat diaplikasikan.

Sunblock, sesuai dengan namanya block atau penghalang. Sunblock berfungsi sebagai dinding penghalang kulit dari sinar matahari, mengandung mineral seperti zinc oxide atau titanium oxide tekstur sunblock lebih kental, berwarnah putih susu, terlihat jelas oleh mata, dan pastinya akan terasa lengket ketika diaplikasikan. Sunblock rekomendasi perlindungan terbaik jika kalian memiliki aktivitas berjam – jam di bawah sengatan matahari, seperti berenang atau bermain di pantai.

Bagaimana aturan memakai sun protecting ?

Pertama, setelah memakai pelembab wajah, diamkan sekitar 5 – 10 menit atau sampai pelembab dirasa telah menyerap ke dalam kulit. Kemudian lapisi menggunakan sun protecting 15 – 30 sebelum kalian beraktifitas. Dan jangan gunakan pada saat terkena paparan sinar matahari.

Kedua, walaupun kalian telah memakai sun protecting kalian harus tetap memakai perlengkapan seperti kacamata hitam anti UV, topi bertepi lebar, mengenakan pakaian yang tertutup pada saat kalian melakukan aktifitas di luar ruangan.

Ketiga, jangan pernah merasa cukup puas setelah kalian memakai perlengkapan dan sun protecting lalu kalian berpanas – panasan sesuka kalian. Ingat UVA bisa menembus kaca dan awan apalagi cuma sekedar SPF dan kacamata hitam anti UV ??Tetaplah berteduh ya, terutama pada pukul 09.00 – 16.00

Keempat, gunakan kembali setiap dua jam, atau segera setelah berenang walaupun sun protecting kalian bersifat anti air akan tetap terhapus ketika anda mengeringkan dengan handuk, dan ketika kalian berkeringat berlebihan.

5. Skincare Pendukung

Kalian pasti sering dengar istilah booster, ampoule, serum, essence, emulsion dan masker / sleeping mask. Mungkin beberapa jenis skincare yang disebutkan beberapa dari kalian pasti tahu, namun beberapa namanya begitu asing bagi kalian. Sekali lagi ini merupakan tambahan skincare dari 4 dasar merawat wajah di atas, jadi kalian tidak harus untuk membeli semua produk skincare tambahan ini.


Apa sih booster, ampoule, serum, essence, emulsion dan sleeping mask / masker ?


Booster, sekilas tekstur booster sama dengan toner tapi booster memiliki fungsi yang berbeda dengan toner, yaitu untuk memberi nutrisi tambahan yang dibutuhkan kulit dan mempersiapkan kulit untuk menerima produk skincare yang akan dipakai setelahnya. Booster sendiri merupakan pre essence dan pre serum, awal tahap sebelum kalian memakai serum dan essence agar performa produk skincare kamu yang kurang signifikan menjadi maksimal.

Ampoule hampir sama dengan serum tetapi ampoule lebih memiliki konsentrasi lebih tinggi dibanding skincare tambahan lainnya dan efeknya pun terlihat lebih cepat dibandingkan produk skincare lainnya, sehingga menyebabkan harganya mahal dengan ukuran yg kecil. Dengan kandungan propolis hampir setengah komposisi membuat ampoule cenderung diformulasikan untuk antiaging.

Serum, merupakan skincare yang intensif mengatasi suatu masalah kulit yang bekerja secara target untuk kebutuhan kulit yang lebih spesifik. Seperti serum yang mengandung vitamin C untuk mencerahkan kulit, atau serum yang mengandung snail extract yang dikenal dapat memperbaiki struktur kulit dan memperkecil pori-pori, dan serum antiaging. Serum cocok digunakan untuk semua jenis kulit.

Essence, tekstur essence lebih kental dibandingkan serum, dia memiliki konsentrasi yang lebih rendah juga dibandingkan serum. Fungsinya menutrisi dan melembapkan kulit wajah secara maksimal. Hasilnya, kulit idaman bisa lebih mudah kamu dapatkan. Beberapa brand yang memiliki produk essence namun tidak memiliki produk serum atau sebaliknya. Beberapa lagi memiliki keduanya.

Emulsion, disebut juga sebagai pre moisturizer yang teksturnya cukup cair seperti susu yang berfungsi untuk melembapkan kulit. Karena teksturnya yang mild inilah yang membuat emultion cocok dipakai untuk kulit kering dan berminyak.

Mask / Sleeping Mask, agar kulit meregenerasi dengan baik maka gunakan mask atau sleeping mask dirangkaian terakhir perawatan wajah anda. Sleeping mask sendiri berbentuk gel yang dipakai dan didiamkan semalaman dan dibilas dipagi hari. Mask / Sheet Mask kaslian bisa langsung kalian lepas setelah kalian pakai selama 10 – 15 menit.

Bagi kalian yang harus memakai make-up tiap hari, ini dia urutan memakai skincare :

Pagi hari gunakan CleansingToning (Hydrating Toning) – (Booster) – (Ampoule) – (Serum) – (Essence)(Emulsion) – MoisturizerSun Protecting.

Malam hari gunakan Double CleansingDouble Toning (Exfloating Toning 3x seminggu dan Hydrating Toning) – (Booster) – (Ampoule) – (Serum) – (Essence) – (Emulsion) – Moisturizer - (Mask / Sleeping Mask).

Untuk yang tidak memakai make-up, pagi hari gunakan CleansingToning (Hydrating Toning) – (Booster) – (Ampoule) – (Serum) – (Essence) – (Emulsion) – Moisturizer – Sun Protecting.

Malam hari gunakan Cleansing – Double Toning (Exfloating Toning 3x seminggu dan Hydrating Toning) – (Booster) – (Ampoule) – (Serum) – (Essence) – (Emulsion) – Moisturizer – (Mask / Sleeping Mask).

Tiap step yang akan kalian ambil berikan jeda ya misal 3 sampai 8 menit agar skincare yang kalian pakai menyerap dengan baik dan berfungsi dengan maksimal.

Gimana girls, tahapan skincare umumnya ada 4. Kuncinya kalian mesti telaten dan nggak boleh males ataupun bolong – bolong dalam melakukan tiap stepnya. Kalau kalian mempunyai budget yang berlebih, boleh kok kalian menambahkan skincare pendukung :). Well.. yang jelas jangan sampai membuat tabungan kamu kekuras ya atau bahkan minus. Kalian bisa membeli produknya satu persatu tiap bulannya, karena sejatinya skincare ini engga langsung abis begitu aja, bahkan jika kalian irit bisa sampai 3 bulan pemakaian bahkan bisa lebih lho.Think smart ya girls.

Jangan lupa pola hidup yang sehat juga biar cantik didalam juga cantik diluar, jadi auranya makin positif dan terpancar.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya