A-Z soal Listrik, dari Jenis Layanan sampai Cara Cek Tagihan. Yang Masih Suka Bingung, Baca Deh!

Listrik prabayar pascabayar

Listrik adalah kebutuhan utama setiap orang. Pasalnya, hampir semua alat penggerak kehidupan sekarang bersumber dari listrik sebagai daya utamanya. Nah, pemasok listrik utama di Indonesia adalah PLN. Listrik yang dipasok oleh PLN ini bisa dibayar dengan dua cara, yakni prabayar dan pascabayar. Untuk mengecek hingga membayar tagihannya pun ada beragam cara. Ini dia beberapa seluk-beluk penting mengenai tagihan beserta cara cek tagihan listrik tersebut.

Advertisement

1. Listrik pascabayar

Setiap orang ingin listrik bulanannya tidak membengkak. Untuk mengatasi itu, PLN menyediakan dua jenis pembayaran. Masing-masingnya memiliki pasar penggunanya sendiri. Listrik pascabayar misalnya. Listrik pascabayar adalah listrik yang tagihannya dibayarkan di akhir bulan setelah penggunaan. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa simak ulasan berikut, ya.

a. Konsumen utama listrik pascabayar

Listrik pascabayar adalah cara penagihan listrik paling lama. Jadi, sebelum muncul prabayar, dulunya listrik pasti dibayar dengan sistem ini. Umumnya, PLN menargetkan tagihan listrik pascabayar untuk konsumen rumah tangga atau kamu yang berada di kawasan pedalaman. Selain penggunaannya yang lebih simpel, pembayaran pun juga hanya sekali sebulan.

b. Keuntungan penggunaan layanan listrik pascabayar

Advertisement

Kalau membicarakan tentang keunggulan atau hal yang membuat kamu untung kalau memilih sistem pasca bayar adalah listrik yang selalu tersedia. Asal pembayaran listrik setiap bulannya tidak menunggak, bisa dipastikan rumahmu akan selalu dialiri listrik. Dengan begitu, kamu juga tidak perlu repot melakukan isi ulang atau membeli token listrik karena listrik akan selalu mengalir.

c. Kekurangan penggunaan layanan listrik pascabayar

Meskipun memiliki keunggulan, kamu perlu tahu juga kekurangan listrik prabayar ini supaya bisa memperkirakan memilih layanan yang mana. Kekurangan yang paling sering dialami oleh pelanggannya adalah pembengkakan tagihan listrik apabila kebutuhan listrik bulanan tidak dikontrol. Selain itu, kalau kamu menunggak pembayaran, biasanya akan dikenai denda atau bahkan bisa saja aliran listrik langsung diputus oleh petugas PLN. Hal terakhir yang merupakan kekurangan lainnya adalah privasi penghuni rumah yang mungkin terganggu karena petugas PLN yang harus rutin mengecek meteran di rumah.

2. Listrik prabayar

Sistem prabayar adalah sistem yang lebih baru dibandingkan dengan sistem pascabayar. Pelanggan listrik pun sebenarnya dibebaskan untuk memilih sistem prabayar atau pascabayar. Akan tetapi, ada fakta unik kalau ternyata pihak PLN lebih merekomendasikan sistem prabayar untuk Anda yang akan memasang listrik. Tujuan utamanya sebenarnya untuk memudahkan pihak PLN karena listrik prabayar memang lebih praktis digunakan.

Pihak PLN tidak akan butuh banyak merekrut pekerja yang bertugas untuk mencatat meteran listrik setiap rumah. Tidak hanya itu, pelanggan pun sebenarnya lebih mudah untuk menghitung pengeluaran bulanan. Kamu yang memiliki bisnis kontrakan atau kos-kosan pun lebih diuntungkan kalau menggunakan sistem prabayar karena listrik penyewa bisa ditanggung langsung oleh penyewa tersebut. Jadi, tidak perlu repot mengurusi listrik bulanan di kos, ya.

3. Ini beberapa cara untuk mengecek tagihan listrik kamu

Kalau listrik prabayar lebih ditujukan untuk pengelola kos atau kontrakan, kamu yang membutuhkan listrik untuk kebutuhan rumah tangga masih disarankan untuk menggunakan listrik pascabayar. Agar biaya tidak membengkak, kamu  perlu mengecek penggunaan dengan rutin. Untuk mengecek tagihan listrik ini, kamu bisa melakukannya secara online, kok. Berikut adalah beberapa cara mengecek tagihan listrik yang simpel.

a. Cek melalui situs PLN

Di era serba digital ini, semua organisasi pemerintah sudah memiliki website tersendiri. Begitu pun dengan website dari PLN. Untuk mengecek tagihan, kamu bisa langsung ke situs PLN, yakni https;//layanan.pln.co.id. Setelah masuk ke situs tersebut, klik bagian informasi tagihan listrik/pembelian token pada submenu informasi yang berada di bagian kiri website.

Biasanya, akan muncul tampilan yang mengharuskan kamu login. Masuk saja dengan mengisi email serta kata sandi dan ketik juga captcha. Kalau kamu baru pertama mengakses situs, buat akun dulu dengan klik daftar akun. Di situ, kamu perlu mengisi informasi lengkap mulai dari IDPEL, pemohon aun, nomor HP, hingga kata sandi. Klik daftar dan kamu akan berhasil masuk. Ketika sudah masuk, langsung ada informasi tagihan listrikmu saat itu di bagian menu informasi tagihan listrik.

b. Cek melalui telepon

Kalau kamu tidak memiliki jaringan internet, hal kedua yang bisa kamu gunakan adalah mengeceknya melalui telepon. Kamu bisa menghubungi call center PLN di nomor (kode wilayah) 123. Misalnya, kamu berada di daerah Jakarta, maka nomor yang bisa dihubungi adalah 021123. Kalau tidak mengetahui kode telepon wilayah, cek saja melalui google.

Mengecek melalui telepon ini dikenai biaya. Beban biaya per panggilan langsung dibebankan kepada konsumen layaknya biaya telepon normal. Jadi, pastikan untuk memiliki pulsa yang cukup supaya panggilan tidak berhenti di tengah mengecek tagihan ini, ya. Lalu, jangan lupa untuk menyiapkan IDPEL meteran kamu supaya petugas bisa langsung mengecek dengan cepat.

c. Cek melalui SMS

Kalau kamu merasa tidak memiliki pulsa mencukupi, kamu bisa coba acara ketiga, yakni melalui SMS. Layanan pesan singkat dari PLN ini sayangnya tidak disediakan untuk semua jaringan seluler. Kalau Anda memiliki salah satu operator dari XL, Telkomsel, Indosat, atau T-Flexi, kamu bisa menggunakan layanan dari PLN ini melalui SMS.

Biaya per SMS-nya adalah 500. Untuk mengecek tagihan melalui SMS, kamu bisa ketik REK (spasi) no IDPEL dan kirim ke 8123. Tunggu selama beberapa saat, maka akan muncul tagihan listrik bulanan rumahmu.

d. Cek melalui aplikasi

Selain beberapa cara di atas, ada cara paling mudah yang bisa kamu gunakan, yakni dengan aplikasi. Aplikasi PLN sudah tersedia di perangkat Android atau iOS. Anda bisa langsung mengunduhnya secara gratis di playstore atau AppStore. Cari saja aplikasi PLN Mobile. Setelah itu, install aplikasi tersebut dan buka kalau sudah terinstal.

Setelah terbuka, langsung saja pilih menu Informasi Tagihan dan Token Listrik. Setelah di klik, akan muncul kolom khusus untuk meng-input nomor meteran kalau kamu pelanggan listrik pascabayar. Kalau kamu pelanggan prabayar, masukkan nomor ID pelanggan dan klik cari. Setelah itu, aplikasi akan menampilkan status tagihan listrik rumahmu secara lengkap.

4. Ada juga tips untuk menghemat pemakaian listrik di rumah

Tagihan listrik adalah tagihan wajib yang tiap bulannya harus dibayarkan. Untuk itu, ketika mengelola biaya bulanan, tentu kamu perlu memperhatikan dengan sangat cermat. Nah, tagihan listrik bulanan ini bisa naik turun. Untuk itu, kamu perlu menggunakan listrik seperlunya supaya tagihan akhir bulan tidak membengkak. Langkah paling awal untuk membuat tagihan tidak membengkak adalah selalu matikan perangkat terutama lampu, televisi, dan kabel colokan yang tidak diperlukan. Meskipun kecil, cara tersebut termasuk sangat berpengaruh pada biaya listrik kalau dilakukan rutin.

Listrik yang biasanya menghabiskan biaya besar di rumah adalah AC dan kulkas. Kedua benda elektronik tersebut memang butuh dinyalakan secara terus-menerus. Penggunaan kulkas bisa dihemat kalau kamu bepergian dalam waktu lama. Turunkan saja suhu kulkas ke suhu terkecil atau malah matikan saja ketika ditinggalkan dalam waktu lama. Yang bisa kamu lakukan adalah meminimalisasi penggunaan AC. Kalau bisa, pilih saja AC dengan teknologi hemat energi supaya tagihan listrik bisa ditekan.

5. Semoga informasi ini berguna ya!

Nah, hal-hal di atas adalah hal yang perlu diketahui sebagai konsumen tetap PLN. Menghemat listrik itu tidak hanya perlu untuk menekan kebutuhan bulanan tetapi juga baik untuk lingkungan. Untuk membayar tagihan tersebut pun sekarang bisa lebih mudah karena kamu sudah bisa membayar secara online.

Jangan lupa untuk berhemat dimulai dari mematikan magicom yang sudah kosong, mematikan televisi, mencabut pengisi daya handphone ketika daya sudah terisi penuh dan banyak lainnya.

Yuk memulai dari hal kecil untuk mencapai hal besar dalam hidup kita!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Story teller that wanna share what happen now from tech side.

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE