Mahasiswa kimia itu menantu idaman, mau tahu buktinya? Check it out!

1. Gigih? Sudah tentu!

Persamaan Schrodinger via http://www.slideshare.net

Sifat partikel kuantum itu, misal momentum, tidak bisa ditentukan langsung, seperti kamu mau menentukan momentum dari bola yang bergerak, misalnya. Ada banyak tahap yang harus dilalui, tahapan itu sudah disampaikan Schrodinger di postulatnya. Di mana di satu postulatnya bisa melibatkan integral atau turunan yang berlapis-lapis (kaya wafer tango) yang makan berlembar-lembar kertas. Udah gitu iya kalau hasilnya bener, kalau salah?

"Yah udah panjang-panjang ternyata ada yang selip."

Advertisement

Coret, ganti lembar baru lagi. Kebayang kan gimana gigihnya mahasiswa kimia perjuangin kamu?

2. Perhatian? So pasti!

Kimia itu ranahnya partikel submikroskopis. Mikroskopis aja udah kecil banget, ini sub nya. FYI, partikel submikroskopis itu kaya proton, neutron, elektron, atom, dsb. Mereka partikel-partikel yang massanya dikali 10 pangkat minus sekian puluh kilogram, kebayang nggak seberapa kecilnya? Kita sama partikel sekecil itu aja perhatian, apalagi sama kamu yang nyata ada di hadapan! 🙂

3. Teliti? Banget dong!

Sebagai seorang yang dididik di bidang natural science, ketelitian mahasiswa kimia sudah pasti teruji. Angka sudah jadi teman hidupnya, atom yang selalu menjadi bunga tidurnya, elektron selalu terbayang dalam angannya. Praktikumnya harus penuh ketelitian, apalagi kalau yang dianalisis secara kuantitatif. Perubahan kecil sedikit saja, berdampak sangat besar pada hasil pengamatannya. Belum lagi ditambah perhitungan khas anak kimia. Jadi kalau masalah hitung-hitungan uang belanja, pasti teliti deh!

4. Peka? Tentu aja!

Asas Le Chatelier via http://candra.blogchem.com

Advertisement

Reaksi kesetimbangan ini, reaksi yang peka banget sama perubahan. Ditambah sedikit aja, udah geser-geser kesetimbangannya. Jadi mahasiswa kimia yang belajar materi ini juga harus peka sama perubahan sekecil apapun itu. Sebetulnya bukan cuma reaksi kesetimbangan, tapi semua reaksi kimia. Kepekaan sama reaksi kimia aja udah terlatih, apa lagi kepekaan sama reaksi dari kamu.

5. Serius? Iya dong!

Pernah lihat mahasiswa kimia praktikum? Tahu kan gimana seriusnya? Duh gimana dalam membina hubungan coba, pasti serius banget!

6. Baper! (Bawa Perasaan)

Kamu tahu syarat utama terjadinya ikatan kimia? Ya atom yang mau berikatan itu harus dekat, kalau jauh ya susah! Dengan kata lain, nggak boleh LDR!

FYI guys, untuk unsur yang diatomik, seperti I2, Cl2, H2, mereka itu jadi radikal kalau pasangannya hilang. Dan saat radikal, mereka itu reaktif banget untuk cari pasangan yang bisa buat mereka stabil lagi! Sama kaya kamu saat jomblo yang juga reaktif cari pasangan biar kamu stabil, hahaha.

Unsur aja punya pasangan, masa kamu enggak?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya