Aahh… Judul yang klasik. Semua orang sudah tahu dan bahkan bosan mendengar kampanye produsen air mineral di televisi tentang pentingnya air putih. Bahkan, kita sering menasehati teman yang sakit supaya banyak minum air putih, minimal 8 gelas sehari. Tapi fakta lapangan? Fakta diri kita sendiri? Saya sehari hanya minum dua gelas air putih, itu kalau ingat.

Selebihnya minum kopi, es teh, teh botol, dan minuman instan lainnya. Hanya perkara minum air putih lho, bisa malesnya setengah mati. Padahal air putih itu murah, di rumah selalu ada, di mana-mana ada, menghilangkan haus, menyehatkan, dan penting bagi tubuh.

1. Nah, suatu saat saya menghadapi kasus.

Air putih untuk kecantikan

Air putih untuk kecantikan via https://paemuka.com

Sepele, tapi membuat saya menjadi penasaran dengan manfaat air putih ini. Beberapa bulan yang lalu, saya memutuskan berhenti memakai krim dokter dan ingin memakai produk skincare yang di jual bebas di pasaran. Tentu saja, selepas dari krim dokter, mulai timbul banyak masalah kulit wajah. Kusam, berjerawat, dan flek hitam. Aneka resep masker alami dan krim-krim konter sudah di coba. Jerawat tetap setia datang dan pergi. Hayati mulai lelah dan tergoda ingin kembali ke krim dokter saja, supaya kembali mulus dan kinclong tanpa menunggu lama.

Sampai akhirnya ingat dengan 30 Day Water Challenge yang dilakukan orang luar negeri. Yaitu tantangan minum air putih sebanyak tiga liter/hari, selama 30 hari. Saya sudah mengetahui challenge ini sejak lama. Tapi malas mencoba, karena minum kopi dan es teh jauh lebih menyegarkan.

Advertisement

2. Oke! Tekad sudah bulat.

Kulit kusam dan berjerawat

Kulit kusam dan berjerawat via https://www.vebma.com

Awalnya cukup berat bagi saya. Biasanya kalau siang dan lembur malam ngopi, ini hanya minum air putih. Biasanya ngobrol bisnis di angkringan sambil ngeteh poci, ini (lagi-lagi) minum air putih, bawa botol dari rumah. Hidup terasa suram dan tidak asyik lagi. Belum lagi, harus bolak-balik BAK (Buang Air Kecil). Tapi karena saya sudah terlanjur koar-koar di media sosial, bahwa saya sedang menjalankan water challenge, mau tidak mau konsisten. Supaya bisa pamer foto before-after dong. Sekaligus penasaran, bisa menyembuhkan jerawat saya atau tidak.

Alhamdulillah. Setelah melalui minggu pertama yang berat dan pusing karena ‘tidak boleh’ minum kopi, senang sekali bisa lulus water challenge 30 hari. Lebih senang lagi setelah melihat hasilnya yang di luar ekspektasi.

3. Hasilnya :

Perubahan kulit wajah dari minggu ke minggu

Perubahan kulit wajah dari minggu ke minggu via https://id.pinterest.com

Advertisement

1. Bisa dilihat di foto, bahwa wajah saya jauh lebih bersih daripada sebelum melakukan water challenge. Dan berdasarkan testimoni teman-teman, wajah saya jauh lebih oke dibanding dulu ketika memakai krim dokter. Dulu putih bersih, tapi jerawatan. Sekarang, bersih mulus. Dan saya merasa, kulit saya lebih cantik tanpa BB krim atau foundation. Jadi, hanya cukup memakai pelembab dan sunblock, beres.

2. Jerawat sembuh dengan sendirinya.

3. Flek hitam sepertinya juga memudar berkat air putih. Tapi saya juga mengimbangi dengan selalu memakai sunblock Wardah SPF 30 di siang hari.

4. Kulit wajah lembab, minyak jauh berkurang.

5. BAB (Buang Air Besar) lancar.

6. Bibir lembab tanpa perlu memakai lipbalm.

7. Badan terasa ringan, walaupun berat badan belum turun.

8. Tidak pernah pusing atau migren lagi.

9. Pori-pori kulit wajah masih sama, lebar, karena kulit saya kombinasi cenderung berminyak. Tapi saya sudah tidak peduli, karena terlalu bahagia dengan wajah yang bersih dan mulus.

10. Jadi suka air putih, dan kurang menikmati teh atau kopi. Sesekali ngopi atau ngeteh, tapi rasanya seperti -pacaran, putus, dan ketika jumpa menjadi canggung. Sudah tidak asyik lagi.

11. Saya ingin menjadikan minum air putih 2 – 3 liter sehari sebagai bagian dari gaya hidup selamanya.

4. Bagaimana cara menjalankan 30 Day Water Challenge ?

Botol air mineral

Botol air mineral via https://www.hargaterkini.today

1. Minum air putih sehari minimal dua liter. Kalau aturan challenge di luar negeri itu tiga liter. Tapi setelah saya baca-baca lagi, bahwa kebutuhan air putih setiap orang berbeda-beda. Sesuai berat badan.

Saran dari International Marathon Medical Directors Association (IMMDA), konsumsi air 0.03 liter/kg berat badan (kgBB) dikatakan sudah mencukupi. Contoh, jika kita memiliki berat badan (BB) 50 kg, maka kebutuhan air adalah 0.03 x 50 = 1.5 liter per hari. IMMDA mempunyai panduan lain kebutuhan cairan untuk runner and walker yang tentu berbeda dengan orang biasa. Namun secara umum, kita bisa memakai perkiraan kebutuhan cairan dengan konstanta 0.03 liter/kgBB tersebut.

Saya mengikuti challenge ini dengan mewajibkan diri minum tiga liter air putih/hari, karena mengikuti aturan umum saja. Dan tiga liter masih batas wajar, belum over. Karena terlalu banyak minum air putih juga bisa merusak ginjal. Saya juga ‘melarang diri sendiri’ minum kopi, es teh, dan minuman manis lainnya karena kalau sudah ngopi, jadi lupa minum air putih. Dan sekaligus saya ingin mengurangi frekwensi minum kopi atau teh.

Jadi kalau kamu ingin ikut water challenge dan tetap minum jus, kopi, teh, susu, tidak masalah. Silakan buat aturan dan target pribadi.

2. Minum air putih suhu ruang atau hangat-hangat kuku. Bukan air dingin kulkas atau air es. Karena air es tidak baik untuk kesehatan. .

3. Minum air putih mineral boleh, air sumur rebusan boleh. Yang penting, pastikan air tanahnya layak minum. Tidak mengandung banyak kapur atau zat-zat yang malah bisa merusak ginjal.

4. Minum air putih sehari tiga liter (atau sesuai kebutuhan masing-masing sesuai BB) dihabiskan selama sehari. Pagi, siang, sore. Bukan sekali minum habis tiga liter. Cara menakarnya supaya mudah dan tidak lupa :

Beli air mineral 1.5 liter dua botol. Sehari harus habis dua botol air itu. Bisa diisi ulang dengan air rebusan. Atau, siapkan tiga botol air minum 1 literan. Setiap botol untuk jatah pagi, siang, sore atau malam. Karena kalau minum dengan gelas, sering lupa dan malas. Atau instal aplikasi pengingat minum air putih dari play store. Ada alarmnya juga kok.

Tapi menurut saya, paling efektif dengan menyiapkan botol air satu literan. Jadi tampak nyata, berapa yang sudah kita minum, dan ada greget untuk menghabiskan.

4. Saya minum air putih setiap 1-2 jam sekali. Tergantung cuaca. Kalau panas terik, bisa lebih sering

5. Minggu pertama challenge, beser. Setengah jam sekali BAK. Tapi minggu kedua, metabolisme tubuh mulai menyesuaikan. Biasanya saya BAK setelah 1 jam kemudian. Atau lebih jarang lagi kalau cuaca panas. Karena air putih yang kita minum menjadi keringat.

5. Mau cantik dengan biaya murah? Coba perbanyak minum air putih 😉

Lumayan bersih dan mulus

Lumayan bersih dan mulus via https://id.pinterest.com

*Foto bare face, no kamera jahara, cahaya matahari.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya