"Hidup ini milik saya dan hal yang saya yakini adalah hal yang berdasarkan pengalaman hidup saya dan saya tidak mudah terpengaruh opini orang lain. Saya yakin, saya bisa percaya kepada orang ini. Bahkan keajaiban itu muncul setiap saya yakin dengan orang ini."

Kalimat ini adalah kalimat saya ketika saya yakin dengan sesuatu dan melihat tidak akan ada kekecewaan di dalamnya. Namun, ya, hidup ini penuh dengan hal yang mengejutkan dan tidak dimengerti. Ternyata skenarionya berbeda, apa yang saya yakini belum tentu benar dengan hal yang saya perkirakan.

Pernahkah Anda mengalaminya? Dalam bisnis, ketika partner Anda berkhianat? Atau mencintai orang lain dan meyakini segalanya? Atau mempercayai seorang sahabat yang bahkan awalnya bersamanya adalah suatu kebahagian? Well, hati-hati.

Ketika semuanya tidak seperti yang Anda bayangkan, Anda menjadi tidak percaya kepada apa yang Anda yakini sendiri. Hal ini juga terjadi terhadap saya, ketika saya berusia 18 tahun. Maafkanlah mereka. Setiap kejadian ada hikmah dan rencana dari Tuhan yang indah dan bermanfaat. Jangan biarkan hidup Anda diselimuti sakit hati yang mendalam oleh orang-orang tersebut. Memaafkan bukan berarti melupakan. Memaafkan tandanya bisa tersenyum kepada orang tersebut setelah segala hal yang dilalui tapi tidak memberinya kesempatan untuk mengecewakan lagi.

Nah, bagaimana cara memaafkan mereka? Salah satunya dengan mengetahui manfaat dikecewakan orang lain. Berikut ini adalah manfaatnya!

1. Mengetahui bahwa mereka tidak pantas mendapatkan kasih sayangmu.

Kamu tidak perlu membuang waktu lebih lama lagi bersama orang yang tidak pantas mendapatkan kasih sayangmu. Maafkan mereka, tapi jangan beri mereka kesempatan untuk memanfaatkanmu dan mengecewakanmu lagi. Karena sekali manusia melakukan kesalahan terhadap si A, maka sikap manusia terhadap si A tersebut akan terulang lagi. Ini seperti ada pemancing yang mengkoneksikan setiap hubungan manusia.

2. Mengurangi daftar orang-orang yang palsu di hidupmu

Menghapus beberapa orang yang kurang membahagiakanmu dapat membantumu bersikap apa adanya terhadap dirimu sendiri dan orang lain. Dengan ini, Anda tidak perlu berpura-pura bersikap 'welcome' terhadap mereka, Anda hanya perlu bersikap ramah tanpa mengurangi harga diri Anda setelah dikecewakannya!

3. Memanfaatkan rasa bersalah mereka dengan dibiarkan membantu kita. Sehingga tetap terjalin hubungan baik

Advertisement

Ya, dunia ini tetap harus pintar dalam mengambil langkah. Salah satunya adalah menggunakan kekecewaan terhadap seseorang dan memanfaatkan perasaan bersalah mereka untuk life goals kita. That's good anyway.

4. Menghindari mengulangi kesalahan yang sama lewat belajar

Kebodohan adalah mengulangi hal yang sama dengan cara yang sama. Kebodohan adalah memperbaiki sesuatu yang rusak dengan cara yang sama ketika Anda tau cara itu adalah kegagalan. Kebodohan adalah membiarkan sesuatu yang mengecewakanmu kembali mengecewakanmu lagi. Jangan menjadi kebodohan yang sama. Itu memalukan

5. Mendekatkan diri kepada Tuhan

Dengan kecewa, tempat kita kembali pastinya adalah Tuhan. And that's really good.