Markis Kido Hingga Chirstian Eriksen, Berikut Fakta Dibalik Penyakit Jantung

Fakta penyakit jantung yang dialami beberapa atlit

 

Dunia olahraga Indonesia tengah di rundung duka setelah legenda bulu tangkis Markis Kido peraih mendali emas olimpiade pada tahun 2008 tersebut, menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (14/6/2021) malam WIB. Kabar duka tersebut lantas menarik perhatian publik.

Advertisement

1. Cuitan Twitter Yang Di Sampaikan Oleh Mantan Humas PBSI, Yuni Kartika

cuitan twitter yang di sampaikan oleh mantan humas PBSI, Yuni Kartika

cuitan twitter yang di sampaikan oleh mantan humas PBSI, Yuni Kartika via https://twitter.com

Kronologi peristiwa ini terjadi pada saat pria berusia 36 tahun tersebut sedang melakukan kegiatan olahraga bersama rekan-rekannya. Pria dengan nama Markis Kido diduga meninggal dunia akibat henti jantung atau disebut juga dengan cardiac arrest. Kabar duka tersebut dikonfirmasi dari sebuah cuitan twitter yang di sampaikan oleh mantan humas PBSI, Yuni Kartika. Henti jantung sendiri merupakan keadaan yang dapat terjadi dimana saja dan memerlukan tindakan segera.

2. Pengertian Henti Jantung Sendiri

Organ Jantung

Organ Jantung via https://akcdn.detik.net.id

Hilangnya fungsi jantung secara tiba-tiba akan menyebabkan berhentinya darah ke semua organ sehingga kondisi metabolisme dari organ yang mendukung fungsi masing-masing akan hilang. Kondisi ini terjadi karena gangguan listrik di jantung, yang mengakibatkan pompa jantung terhenti. Apabila tidak segera memperoleh penanganan maka akan menyebabkan kematian pada korban. Pada umunya henti jantung mendadak lebih berisiko terjadi pada orang-orang yang sudah memiliki penyakit jantung sebelumnya.

Advertisement

3. Aksi Heroik Yang Di Tujunkan Oleh Sang Kapten

Aksi Heroik Dari Simon Kjaer Kapten Timnas Denmark

Aksi Heroik Dari Simon Kjaer Kapten Timnas Denmark via https://img.okezone.com

Dari kejadian nahas yang menimpa Markis Kido tersebut, mengingatkan pada peristiwa yang cukup menghebohkan publik di seluruh dunia beberapa hari lalu yang berasal dari kanca internasional. Tepatnya pada turnamen sepakbola akbar 4 tahunan yang diselenggarakan di Eropa. Dari turnamen tersebut, peristiwa yang sama terjadi pada Sabtu (12/6/2021) pada pertandingan pembuka fase grup yang mempertemukan Finlandia dengan Denmark.

4. Penjelasan Tentang Lidah Tertelan Dan CPR

Penanganan Pertama Atau CPR

Penanganan Pertama Atau CPR via https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Menurut beberapa sumber mengatakan bahwa lidah tertelan adalah suatu kondisi dimana bagian belakang lidah bergeser hingga menutupi saluran pernapasan yang terletak di bawah lidah. Dengan begitu akan sangat berbahaya jika saluran udara tertutup terlalu lama, maka aliran udara dari mulut dan hidung tidak akan masuk kedalam paru-paru dan dapat mengakibatkan kematian jika dibiarkan dan tidak segera ditangani, sebab pasokan oksigen yang didapat akan semakin menipis dan terganggu dengan begitu akan berujung dengan sangat fatal. Hal ini terjadi biasanya dikarenakan terjadinya sebuah benturan dari luar dan penurunan kesadaran yang membuat otot-otot dalam tubuh menjadi lemas dan tidak berfungsi. Sedangkan CPR (Cardiopulmonary Resusciation) atau (Resusitasi Jantung Paru) sendiri yaitu sebuah tindakan pertolongan pertama yang dilakukan pada seseorang yang mengalami henti jantung secara tiba-tiba misalnya tenggelam, benturan keras yang mengakibatkan gagal nafas, adapun contoh paling banyak yaitu serangan jantung secara mendadak. CPR merupakan pertolongan pertama untuk mengembalikan kemampuan bernapas dan sirkulasi darah dalam tubuh sebelum menerima pertolongan medis. Hal yang paling penting dilakukan saat mempraktekan CPR adalah dengan melakukan kompresi pada dada tanpa respirasi buatan sangat direkomendasikan.

5. Penyebab Dari Henti Jantung Sendiri Sekaligus Mengetahui Penangananya

Advertisement
Ilustrasi Gaya Hidup Sehat

Ilustrasi Gaya Hidup Sehat via https://assets-a1.kompasiana.com

Dari dua peristiwa diatas sudah jelas kita harus memahami penjalasan tersebut tentang bahaya dari penyakit jantung ini. Selanjutnya membahas tentang penyakit henti jantung sendiri, fakta penyebab yang paling sering dari penyakit ini adalah adanya gangguan fungsi dan anatomi dari organ jantung sendiri, adapun juga karena melakukan aktivitas atau olahraga yang terlalu berlebihan sehingga membuat fisik tubuh ataupun organ dalam tidak sanggup menjalankanya. Selain penyebabnya adapun Langkah awal yang dapat dilakukan, dikutip dari American heart Association Guideline 2010 memberikan Langkah awal yang harus segera dimulai apabila seseorang menemukan pasien dengan kondisi yang dicurigai seperti mengalami henti jantung yaitu:
1. Segera mengenali dengan cepat terjadinya henti jantung dan segera mengaktifkan sistem layanan kegawatdaruratan (EMS, Emergency Medical System).
2. Segera melakukan tindakan CPR atau RJB dengan mengutamakan kompresi dada yang efektif.
3. Memprsiapkan terapi defibrilasi selama melaksanakan tindakan RJP.
4. Mempersiapkan terapi bantuan hidup lanjut.
5. Mempersiapkan penatalaksanaan kondisi pasca resusitasi.

Adapun beberapa pencegahanya yang dilukan dengan sederhana. Yaitu dengan melakukan perubahan-perubahan gaya hidup sehat. Berikut merupakan beberapa perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan guna menurunkan resiko terkena penyakit serupa:
1. Hindari merokok.
2. Pastikan tidak konsumsi alkohol secara berlebihan atau jika bisa disarankan agar tidak mengonsumsinya.
3. Jalankan pola makan bergizi dan seimbang.
4. Rutin berolahraga, tentunya tidak berlebihan dan sesuaikan dengan porsi dengan kebutuhan tubuh masing-masing.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Student of University Ahmad Dahlan Yogyakarta

CLOSE