Pernah kah kalian merasa bingung harus melakukan apa ketika sampai di tujuan wisata? Pernah kah kalian akhirnya berpikir untuk sekadar menikmatinya saja dengan cara paling sederhana alias cuma liat-liat atau bahkan akhirnya stuck di satu tempat karena lelah dan merasa tiba-tiba nggak bersemangat? Hmm, sebenarnya ada cara-cara yang perlu kalian tahu dan sayang lho untuk dilewatkan.

1. Mengambil Gambar "Acak"

Canang Sari

Canang Sari via https://id.pinterest.com

Kita memang tidak mungkin melewatkan foto bersama landmark di beberapa tempat yang kita kunjungi. Tapi, nyatanya ada hal-hal yang tanpa disadari menjadi sesuatu yang unik di samping berfoto dengan landmark. Sudut-sudut kota yang kita anggap biasa aja sering kali terlewat padahal di situlah tempat di mana kita akan membuat cerita. dan baru akan dirasakannya indahnya saat kamu pulang.

2. Merekam

record what you see

record what you see via https://cdn8.dissolve.co

Selepas dari jalan-jalan hal yang biasa dilakukan adalah menghidupkan kembali memori yang ada. Iya, memori ketika kita sedang bepergian. Pasti kita akan merasakan memori itu hidup ketika memutar video-video yang ada. Sekalipun hanya deburan ombak, angin di jalan, dan video saat kita lagi belanja oleh-oleh. Apalagi kalau kita berhasil merekam proses pembuatan salah satu oleh-oleh tersebut.

3. Merasakan Transportasi Umumnya

Advertisement

Mungkin kita telah menyewa kendaraan tapi cobalah meluangkan 1 hari kita untuk merasakan naik transportasi publik yang tersedia di daerah tersebut. Rasakan suka dukanya naik bus di daerah sana, semwiringnya naik becak, atau bahkan keanehan lainnya yang akan menjemput kita di perjalanan.

4. Nyobain Street Food

Yogya street food

Yogya street food via https://id.pinterest.com

Kemana pun kita pergi, pulang lah dengan membawa berbagai rasa. Rasa makanan kaki lima di tempat baru misalnya. Mungkin kalau kalian adalah penjelajah di provinsi yang sama, katakan lah cuma dari Semarang ke Kudus. Kalian pasti akan merasakan bedanya makanan tersebut walaupun judulnya cuma Soto.

Sensasinya pun berbeda antara kita makan wedang ronde di Malioboro dan di Solo (Kita akan nemuin wedang ronde di Malioboro nggak pake kacang. Nggak sih itu mah lagi abis aja kacangnya).

5. Mengunjungi Alun-Alun

Alun-Alun Bandung

Alun-Alun Bandung via https://id.pinterest.com

Advertisement

Selain makanan, jangan pernah tinggalkan kehangatan Alun-Alun di tiap kota yang kita kunjungi. Pulang lah dengan membawa rasa “merakyat”, hampir di setiap alun-alun kota menghadirkan keseruan di tengah lapangnya area. Sekalipun kita cuma sendirian di sana, secara tidak sengaja kita akan merasakan bagaimana cara mereka berbahagia apalagi kalau kita berkunjung di hari Sabtu malam alias malam Minggu.

6. Makan di Restoran Bersejarah

Sejarah nyatanya tidak hanya ditemui di museum maupun kota-kota tua lainnya. Siapapun dan apapun pasti memiliki sejarahnya tersendiri. Begitu juga dengan sebuah restoran atau cafe. Mencoba sajian di tempat makan bersejarah akan memberikan pengalaman berlipat.

Mereka biasanya menghadirkan menu andalan yang resepnya pun tidak diganti sama sekali sejak jaman nenek moyang, tak lupa tempat tersebut menghadirkan nuansa vintage seperti dilengkapi barang-barang atau foto-foto yang memiliki nilai sejarah di dalamnya.

7. Menghadiri Festival

Kita mungkin telah merancang itinerary tapi bila ternyata kebetulan ada festival yang sedang diselenggarakan, tidak ada salahnya untuk terjun bersama mereka untuk bersenang-senang, minum kopi di acara 1000 gelas kopi contohnya. Bisa dikatakan kita “beruntung” karena nggak semua para pelancong bisa tepat datang di hari festival tersebut. Jadi pikirkan baik-baik ya, melanjutkan itinerary atau memutuskan hadir di festival.

Itu tadi 7 hal yang dapat menghidupkan perjalanan kita versi saya. Kamu?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya