Ingin melanjutkan kuliah ke jenjang S2 tapi masih bingung karena biaya pendidikan terlalu mahal? Ada baiknya sebelum kamu melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, lakukan dahulu perencanaan keuangan yang tepat agar biaya kuliah tidak menjadi beban keuangan.

Biaya pendidikan selalu naik, oleh karena itu sangat diperlukan dana yang besar untuk itu. Bagi kamu yang sudah bekerja, hal ini bisa menjadi lebih mudah karena kamu bisa memulai mengatur keuangan dengan tabungan atau asuransi pendidikan.

Tetapi bagi yang belum bekerja dan masih berstatus mahasiswa, bagaimana caranya? Ada beberapa persiapan keuangan yang juga bisa kamu lakukan kok. Berikut diantaranya:

1. Tentukan Tujuan Pendidikan dan Hitung Biayanya

Tentukan Tujuan Pendidikan dan Hitung Biayanya via http://www.cobizmag.com

Apabila berencana untuk melanjutkan kuliah S2, kamu harus tentukan dahulu tujuan dan target kuliah. Misalnya, kamu memilih jurusan Manajemen, kamu bisa mencari informasi berapa biaya kuliah untuk jurusan tersebut.

Selanjutnya tentukan target kelulusan, bila kamu ingin kuliah S2 misalnya, tentukan target dua tahun, agar biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Semakin lama masa studi akan semakin besar biaya yang di keluarkan.

Saat ini, biaya kuliah pascasarjana untuk perguruan tinggi favorit berkisar Rp 7,5 juta – Rp 10 juta per semester. Tergantung jurusan apa yang kamu pilih dan jalur apa yang kamu tempuh. Untuk itu coba asumsikan bahwa total biaya sebagai berikut:

Advertisement

Biaya pendaftaran : Rp 500.000

Biaya masuk atau uang pangkal : Rp 20 juta

Biaya per semester : Rp 15 juta x 4 = Rp 60 juta (kuliah 4 semester)

Maka, total kamu memerlukan uang adalah sebanyak Rp 80,5 juta rupiah apabila kamu ingin melanjutkan studi S2.

2. Menentukan Darimana Sumber Pembiayaan

Menentukan Darimana Sumber Pembiayaan via http://trustandestateslawyers.com

Apabila kamu baru akan kuliah beberapa tahun ke depan, persiapkan dana dengan menambahkan dana cadangan. Sebab dana pendidikan biasanya naik setiap tahun sekitar 15%. Lalu sumber pembiayaan apa yang tepat untuk kamu?

Ada banyak pilihan tersedia, jika rencana malanjutkan S2 tidak dalam waktu dekat, kamu bisa menyisihkan 40% dari uang bulanan untuk dinvestasikan melalui tabungan pendidikan, reksadana, emas, atau juga asuransi pendidikan.

Sebaiknya buat juga perbandingan terlebih dahulu sebelum memilih instrumen mana yang akan kamu pilih. Dengan begitu perkiraan jumlah dana yang terkumpul bisa sesuai dengan kebutuhan saat akan mulai kuliah nantinya.

Cara lain yang bisa kamu pilih adalah dengan memanfaatkan pinjaman uang dari bank-bank terbaik di Indonesia. Apabila kamu memiliki rencana dalam waktu dekat, pinjaman KTA bisa jadi solusi untuk mendapatkan dana cadangan.

3. Mengatur Pembiayaan

Mengatur Pembiayaan via https://pbs.twimg.com

Keuntungan menggunakan pinjaman untuk membiayai kuliah S2 adalah kamu bisa mewujudkan rencana kuliah kapanpun dalam waktu dekat. Selanjutnya, kamu bisa melunasi angsuran pinjaman dari pengasilan per bulan yang diterima.

Apabila pilihan kamu jatuh pada pinjaman untuk memaksimalkan biaya kuliah S2, kamu pun dapat mengatur besarnya angsuran dari penghasilan per bulan yang didapat. Sebelum mengajukan pinjaman, sesuaikan dengan jangka waktu yang akan diambil.

Kamu bisa memanfaatkan fasilitas kalkulator dari KreditGoGo untuk menentukan besarnya angsuran sesuai dengan kebutuhan kamu.

4. Mencari Penghasilan Tambahan

Mencari Penghasilan Tambahan via http://haiineola.com

Untuk kamu yang belum memiliki uang atau penghasilan bulanan, kamu bisa mencoba mencari penghasilan tambahan dari sumber lain. Misalnya saja dengan membuka usaha kecil-kecilan tanpa menguras waktu.

Cara ini dilakukan demi finansial yang lebih baik. Atau, kamu juga bisa mencari beasiswa di tempat kamu akan kuliah. Karena biasanya, beasiswa tidak hanya memberikan uang kuliah tapi juga memberi gratis uang saku.

5. Mematuhi Anggaran yang Dibuat

Mematuhi Anggaran yang Dibuat via http://paradigmlife.net

Ada baiknya memisahkan rekening bank untuk biaya tabungan bulanan. Tentukan jumlah yang ingin ditransfer pada rekening khusus tersebut. Lalu, gunakanlah uang tersebut hanya untuk kebutuhan yang telah dianggarkan.

Jangan sampai kehabisan uang tabungan simpanan karena tidak patuh terhadap anggaran tersebut. Kalau sudah membuat anggaran sedemikian rupa tapi tidak dipatuhi, maka akan percuma. Untuk itu, cobalah untuk selalu mematuhi rencana anggaran yang sudah dibuat.

Tidak sedikit orang memutuskan untuk bekerja sambil kuliah demi mendapatkan gelar pendidikan lebih tinggi. Untuk mewujudkannya, kamu harus pandai-pandai mengelola uang. Kalau bukan kamu, siapa lagi?

Atau kamu punya trik lainnya? Bagikan di kolom komentar yuk! Semoga berhasil!