Menikah itu bukan hanya menyatukan dua orang yang berbeda saja, tetapi juga menyatukan dua keluarga yang berbeda. Sekecil apapun perbedaannya, pasti suatu saat nanti akan menimbulkan sedikit gesekan, yang kalau tidak dijernihkan bisa memicu keretakan rumah tangga. Terkadang, pemicunya hanyalah masalah yang sepele. Namun, akibat yang ditimbulkan bisa mempengaruhi hubungan kekeluargaan yang selama ini kamu bangun.

Kamu yang saat ini sudah berumah tangga pasti pernah mengalaminya. Apalagi bagi yang masih tinggal di Pondok Mertua Indah yang sebenarnya tak seindah namanya. Seolah-olah kebebasanmu terenggut dengan paksa karena harus dituntut tampil sebaik mungkin di hadapan mertua. Solusi paling mudah, tentu saja keluar dari rumah untuk tinggal secara mandiri.

Sayangnya, terlalu banyak alasan yang mengharuskanmu untuk tetap tinggal bersama mertua. Meskipun itu untuk sementara waktu, tapi akan menjadi salah satu fase paling krusial dalam hidupmu. Untuk kamu yang saat ini masih tinggal dengan mertua dan merasa tidak nyaman, ada baiknya untuk melakukan hal-hal berikut ini agar rasa tidak nyamanmu itu segera berubah menjadi nyaman, meskipun itu harus kamu lakukan perlahan-lahan.

1. Menempatkan Diri

harus mulai menempatkan diri via https://cdn.psychologytoday.com

Perlu kamu pahami, bahwa kamu saat ini sedang tinggal di rumah mertua, bukan rumahmu sendiri,di mana kamu bebas melakukan apapun sesuka hati. Untuk itu, mau tidak mau, suka tidak suka, bisa tidak bisa, kamu harus mematuhi rules of the gamenya. Sebab, kalau kamu mementingkan egomu dengan terus membawa kebiasaan buruk selama di rumah, maka jangan sakit hati kalau dicap menantu tidak tau diri.

2. Ikuti Saja Dulu Kebiasaannya

ikuti aturan main via http://skata.info

Meski cukup sulit, namun ada baiknya kamu harus mengikuti semua kebiasaan di rumah tersebut. Ingat, kamu itu menantu bukan tamu! Sebab, sampai saat ini belum ada istilahnya menantu adalah raja. Jadi, sudah sepantasnya kamu menghormati sang tuan rumah sekaligus mertua kamu itu. Turuti saja permintaan mereka. Jangan membantah apalagi malah membuat atuan baru. Ada saatnya nanti kamu punya waktu untuk mengeluarkan uneg-uneg di hati kamu.

3. Ikhlas

Advertisement

sudah ikhlas jadi istri via http://assets.marthastewartweddings.com

Meski ikhlas adalah tingkatan tertinggi suatu ilmu yang tidak semua orang bisa melakukannya, tapi itulah cara paling mujarab agar kamu bisa merasa nyaman di rumah mertua. Misalnya, kamu ini cewek yang harus ikut tinggal di rumah suami. Kalau kamu sudah merasa terbebani dari awal, maka perjalanan ke depan pun akan semakin runyam, karena melakukan apapun rasanya menjadi serba salah. Lain halnya kalau kamu sudah ikhas untuk ikut suami ke manapun dia pergi. Melakukan hal apapun pasti akan berasa ringan dan seolah tanpa beban.

4. Komunikasi yang Baik

agar tidak salah paham via https://www.psychologies.co.uk

Terkadang, keinginan kamu akan berbeda jauh dengan mertuamu. Kamu ingin makan sate tapi mertuamu ingin lele. Kamu suka masak sop tapi mertuamu suka masak sayur lodeh. Kalau tidak bisa dibicarakan dengan baik, permasalahan sesepele itu bisa memicu pertengkaran. Untuk itu, kamu perlu menjalin komunikasi yang baik dengan mertuamu. Dengan cara yang halus, sopan serta berkesinambungan tentu mertuamu akan mulai bisa memahami apa yang kamu inginkan.

5. Cari Aktivitas yang Bisa Membuatmu Senang

cari kesibukan via https://arrohim.com

Tentunya, tidak semua hal yang ada di rumah mertua membuat kamu merasa tidak nyaman dan tidak senang. Untuk menghilangkan rasa tidak nyaman itu, maka kamu perlu menghibur diri. Dengan cara apa? Sederhananya kamu harus melakukan aktivitas yang bisa membuatmu senang dan menumbuhkan kembali moodmu yang hilang karena masalah kenyamanan tadi. Apa yang bisa membuatmu bahagia lakukan saja, selama itu tidak bertentangan dengan peraturan di rumah tersebut.

Kamu harus ingat bahwa semua ada masanya. Mood setiap manusia pasti akan berubah pada waktunya. Begitu juga perasaan tidak nyamanmu dengan rumah mertua yang mungkin saja akan terkikis dengan sendirinya seiring kedewasaan serta perubahan pola pikirmu. Semoga saja nanti kamu bisa membuktikan kalau Pondok Mertua Indah itu bukan hanya sekedar mitos belaka.