Saya meyakini setiap kota di dunia ini menyimpan sidik jarinya tersendiri. Walaupun beberapa kota di dunia memiliki kemiripan, namun tidak ada satu pun kota yang benar-benar identik dengan kota lainnya. Sehingga keindahan tiap lanskapnya bukan untuk dibandingkan tetapi untuk dinikmati, begitu juga dengan United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland alias United Kingdom alias UK (baca; yukey)!

Banyak orang menaruh UK sebagai destinasi wisata favoritnya. Namun, kebanyakan mereka hanya mengunjungi tempat-tempat populer dan dikenal dunia. Tidak ada yang salah dengan itu, karena UK dengan segala keindahan di dalamnya pantas untuk dinikmati dan sayang dilewatkan begitu saja.

Namun saya memiliki cara yang sedikit berbeda dalam menikmati keindahan kultur, kuliner, dan masyarakat suatu kota. Dan biasanya saya akan menemukan itu semuanya di pasar!

Mungkin tidak banyak orang yang menjadikan pasar sebagai sebuah destinasi wisata. Bisa dimaklumi karena umumnya pasar identik dengan tempat yang kotor dan bau. Jauh dari kesan keren untuk sebuah perjalanan wisata. Namun, sepertinya saya dan juga kalian harus siap takjub merasakan denyut kehidupan UK melalui pasar tradisionalnya. Agaknya istilah one-stop cultural tourism pantas melekat pada pasar-pasar tradisional di UK. Dari sana banyak hal yang bisa kita selami--kultur, kuliner, juga interakasi antar masyarakatnya.

Entah mengapa saat pertama kali saya mendengar cerita seorang teman mengenai keadaan pasar tradisional di Inggris saya langsung jatuh hati. Beliau menceritakan bagaimana interaksi antar pedagang maupun pedagang-pembeli terjalin begitu hangat. Dengan aksen British yang kental dan khas, mereka saling bertegur sapa. Tidak hanya itu, bahkan ada sepasang kakek-nenek yang menyapa teman saya (sebagai pembeli) dengan sebutan "darling". Hal kecil namun begitu berkesan.

Bicara soal pasar di Inggris bukan sekadar tempat jual-beli, tetapi juga tentang nilai historis dari pasar tersebut yang telah ada sejak ribuan tahun lamanya.

1. Pasar dan Bahasa

Bahasa slang

Bahasa slang via http://bit.ly

UK memiliki banyak seni budaya, bahasa serta tradisi yang unik. Walaupun bahasa internasional dunia sama-sama Inggris, namun British English memiliki aksen yang khas. Beberapa bahasa daerah lain yang juga diakui di sini adalah Irlandia, Gaelik Skotlandia, Scots, Skots Ulster, Wales, dan Kernowek.

Namun ternyata pasar tradisional di UK, khususnya di London, Inggris juga turut membentuk bahasa non-resmi atau bahasa slang yang memiliki rima Cockney. East London, diduga menjadi daerah lahirnya bahasa ini. Di sini terdapat pasar yang terkenal dengan julukan The Roman, di Roman Road, Bethnal Green.

Advertisement

Beberapa pasar lain juga memiliki julukan sendiri, seperti pasar Walthamstow yaitu pasar kaki lima terpanjang di Inggris yang dijuluki "Wally Market" dan pasar Covent Garden yang dulunya pasar sayur, buah, dan bunga dan mendapat julukan "Pasar Salad Lumpur."

2. Pasar dan Budaya

Leadenhall Market

Leadenhall Market via http://bit.ly

Beberapa pasar di UK memiliki desain yang khas. Pasar Leadenhall yang letaknya tak jauh dari Eastcheap telah berusia lebih dari 100 tahun. Pasar ini dibangun oleh orang-orang Victoria dan memiliki desain bangunan bergaya Royal Exchange, setara dengan pusat perbelanjaan yang ada saat ini.

Hingga kini mereka masih berusaha mempertahankan keasliannya, terlihat dari kanopi yang terdapat di tiap kedainya. Namun sekarang, kedai ini banyak berubah menjadi restoran dan toko retail setelah sebelumnya banyak diisi oleh pedagang unggas, daging, dan susu.

3. Pasar dan Kuliner

Taco Dave di Stone's

Taco Dave di Stone's via http://bit.ly

Advertisement

Menjelajahi pasar tak lengkap tanpa makan-makan. Oleh karena itu kuliner adalah hal yang tak bisa dipisahkan baik dari pasar maupun dari esensi liburan itu sendiri. Di UK banyak makanan khas mulai dari fish and chips, cornish pasty (Pie berisi steak dan bawang), hingga Eel pie alias pie belut. Namun kini eel pie sudah kalah tenar dengan fish and chips. Skotlandia memiliki haggis (sosis yang terbuat dari jeroan domba) dan telur scottish (roti goreng berisi telur ayam rebus) yang biasanya menjadi bekal makanan anak-anak sekolah.

Beberapa kafe dekat pasar subuh Smithfield, Borough, dan Billingsgate sudah buka sejak pukul 04.00 pagi, sehingga kita yang berbelanja di pasar tersebut bisa singgah untuk sarapan. Sementara untuk santap siang, kita bisa mengunjungi pasar Exmouth, Maltby Street Market di Bermondsey atau Rupert Street di Soho. Banyak jajanan yang sedang hits di sini mulai dari taco BBQ, donat custard, hingga kopi dingin.

4. Pasar-Pasar Terkenal

Portobello Market

Portobello Market via http://bit.ly

Kalau kita ingin mengetahui bagaimana wajah asli suatu negeri, maka pasar adalah salah satu tempatnya. Ada beragam konsep pasar di sini, mulai dari kaki lima, pasar indoor, pasar dalam gang atau lorong, hingga pasar dalam kendaraan (car-boot).

Bullring Market

Sudah lama Birmingham dikenal sebagai kota seribu perdagangan dan Bullring Market merupakan salah satu bukti yang menguatkan fakta tersebut. Pasar yang berada di tengah-tengah kota Birmingham ini sudah ada sejak tahun 1154. Bagi penikmat belanja yang mengutamakan kenyamanan cocok datang ke sini karena kini pasar Bullring telah berubah menjadi kompleks ritel yang luas, mewah, dan modern, namun begitu kita bisa menemukan sisa-sisa kejayaan masa lalunya di sini.

Portobello Road Market

Pasar yang terletak di Notting Hill ini sangat terkenal bukan hanya di London tapi juga di dunia. Apa pasal? Pasar ini pernah menjadi lokasi syuting sebuah film komedi romantis tahun 1999. Pasar ini begitu istimewa, selain menjual barang-barang antik, deretan rumah begaya Georgia dengan warna pastel juga mewarnai sekitarnya. Paling bagus mengunjungi pasar ini adalah hari Jumat atau Sabtu

Sebagian orang bilang Portobello Road Market merupakan tempat paling romantis di London. Di dekat pasar ini ada kawasan komunitas Maroko Utara dan Portugis. Ada kafe-kafe yang menyediakan sajian domba tagine khas Maroko untuk santap siang serta kopi dan egg-tart pastel de nata khas Portugis.

Borough Market

Pasar yang terletak di ujung London Bridge ini telah berdiri hampir seribu tahun lamanya. Lokasinya yang strategis membuat pasar ini terus hidup dan bertahan hingga kini. Keindahan pasar ini sangat menarik bukan hanya untuk mereka yang berbelanja ke Borough Market, melainkan juga untuk wisatawan.

Berhiaskan atap lengkung dan berkaca gaya Victoria, jalanan yang berbatu, ditambah kios-kios yang menyajikan makanan segar dengan rasa yang luar biasa ditambah pemandangan beberapa tempat wisata populer London-Tower Bridge, Shakespeare's Globe, Tate Modern, menambah kesempurnaan pasar ini.

5. Pasar dan Kehidupan UK

Pasar Tradisional di UK

Pasar Tradisional di UK via http://bit.ly

Menyusuri pasar yang bersih dan tertata-rapi sambil mendengarkan kicauan burung di pagi atau sore hari menambah nilai eksotisme kota-kota di UK. Meskipun negeri ini sangat modern dan maju nyatanya mereka masih mempertahankan pasar-pasar tradisionalnya

Menemukan pandangan baru bagaimana negara maju ini menghargai pasar tradisional sebagai sebuah alternatif destinasi wisata antimainstream lainnya. Ingin merasakan langsung atmosfer negeri ini? #AyoKeUK

#AyoKeUk #WTGB #OMGB

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya