Untuk kamu yang sering ditanya “Kapan Kawin?” sesekali mungkin kamu bisa menerima dengan lapang dada, namun jika sesering dan terkadang dibumbui canda gurau yang menurutmu sudah mulai terasa menusuk dada. Kamu tidak perlu melawan serangan dengan serangan juga. Setidaknya kamu tetap berlapang dada menerima serta percaya bahwa Tuhan masih punya telinga.

Apalagi kamu yang sering datang ke acara kondangan, pasti sudah kebal dengan sindiran-sindiran pedas yang akan dilontarkan oleh keluarga atau kerabatmu. kamu pun telah terbiasa dengan itu.

Namun bagi mereka yang usianya masih muda, pertanyaan seperti itu mungkin saja tidak akan terlalu menjadi beban. Tapi bagaimana ya jika pertanyaan itu dilontarkan buat kamu yang, ehm, sudah lumayan matang dari segi usia dan masih saja sendiri.

Nyesek pastinya donk. Apalagi mengetahui kamu jomblo akut. Duh rasanya nggak mau lagi keluar rumah atau menghilang keluar angkasa saja.

But, kamu hanya harus percaya bahwa Tuhan tidak pernah menciptakan Hawa tanpa Adam. Jomblo pasti laku juga, cuma harus kuat menunggu. Hehe…

1. Berharap sesuai porsi

Setiap manusia mempunyai harapan yang berbeda-beda. Manusia tanpa adanya harapan berarti manusia itu mati. Namun kamu harus bisa mengisi harapan sesuai dengan kapasitas hati yang kamu punya. Sebab terlalu berharap seringkali membuahkan kecewa.

2. Mungkin dia bukan orang yang kamu butuhkan

Advertisement

Seringkali kita terjebak oleh cinta yang belum sesuai ketentuannya, lalu menafsirkannya sebagai seseorang yang memang dipilihkan Tuhan untuk kita. Padahal bisa saja, Tuhan hanya sedang menguji kita dengan mengirimkan seseorang yang salah.

3. Tuhan tak pernah terlambat

dia tepat waktu

dia tepat waktu via https://www.google.co.id

Dan, yang paling penting Dia tidak pernah melewatkan satu pun makhluknya. bisa jadi kamu sudah dipersiapkan satu yang baik namun Dia masih merasa bahwa belum sesuai dengan kamu yang terus berproses menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Toh, semua sudah punya porsinya masing-masing. Menikah itu nggak perlu buru-buru.

Advertisement

Sebab Tuhan selalu tepat waktu. Kamu hanya perlu sabar dan tawakal dalam menunggu. Kamu cukup berbenah dan mempersiapkan diri. Nanti akan ada waktunya kamu akan bersanding dengan yang ditakdirkan untuk bersama denganmu.

4. Menikah bukan perkara dunia saja

Menikah itu bukan sekadar "Yang penting sudah ada niat aja dulu." Menikah justru tentang bagaimana kamu memperjuangkan masa depan bersama hingga ke akhirat kelak. Selain harus memiliki komitmen untuk bisa setia dan hidup bersama, kamu juga harus memiliki modal lain yang tidak bisa datang secara instan, dan menunggu waktu saja yang menjawab.

5. Seberapa kuat kita mempertahankannya hingga akhir

Kamu tahu dan menyadari bahwa ternyata mencari pasangan hidup tidak semata-mata yang oke fisik dan wajahnya saja. tapi bagaimana kamu mempertahankan sebuah hubungan menuju akhir yang lebih membahagiakan.

Karena cinta bukan hanya perihal pergi kencan ke tempat-tempat romantis serta makan malam romantis. Cinta lebih untuk saling menghargai dan bertahan hingga akhir meski dalam keadaan yang tidak menguntungkan.

6. Yang terbaik akan datang juga

Dan kamu percaya bahwa setiap usaha yang kamu lakukan selalu memberikan hasil yang memuaskan nantinya. Apalagi selalu melibatkan Tuhan untuk sebuah pilihan seumur hidupmu nantinya.

Dan jika kamu masih merasa belum juga merdeka perihal perasaan ataupun pasangan. mungkin bukan hanya mereka saja yang kekurangan micin, kamu juga. He he he….

Tetap semangat dan berdoa semoga Tuhan menjawab doa-doa yang baik bagi kita semua.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya