Selamat untuk kalian yang sudah memiliki pasangan semoga pasanganmu tidak memperlakukan hal-hal berikut. Kalau kamu tahan sih nggak jadi persoalan juga.

Perempuan atau laki-laki pasti menginginkan adanya pasangan di sampingnya. Berharap pasangan bisa menjadi seseorang yang bisa diandalkan atau harapan-harapan lainnya yang kalian inginkan. Tidak ada pasangan yang sempurna memang, tapi setidaknya kamu bisa menerima karakter dan sikapnya kepadamu. Selama itu tidak menyakiti diri kamu dan tidak membatasi ruang kreatifmu, berarti dia yang kamu cari.

Memang semuanya tergantung keputusanmu,  mau dipertahankan atau tiidak toh kamu tentu punya faktor lainnya juga hingga memutuskan ya atau tidak untuk hidup bersama dia selamanya, tapi coba pertimbangkan beberapa hal berikut. Kalau kamu merasa jengkel atau marah saat mengingat perlakuan dia ini. Pilihlah keputusan terbaik untuk kamu.

Sebagian orang beranggapan kalau sudah memiliki pasangan akan merasa tenang dan nyaman serasa hidup #MerdekaTapi entah kenapa kamu sering marah dan sebal karena perlakuannya. 

1. Dia masih saja mempermasalahkan penampilanmu

penampilan kasual lelaki

penampilan kasual lelaki via http://www.google.com

Mau pergi makan, tiba-tiba dia mengomentari pakaianmu. Kenapa pakai celana pendek sih? Awalnya kamu hanya senyum saja menerima komentar ini, tapi si doi terus saja mempermasalahkan penampilanmu setiap keluar dengannya. Risih nggak? Kalau kamu tidak masalah untuk menjadi orang lain demi dia, ya turuti saja kemaunya. Harusnya dia tahu kalau kamu memiiki karakter sedehana dan memang seperti itu gaya pakaianmu. Tidak dipakai ke kondang juga kan?

Advertisement

Kenyamanan dan kebebasanmu adalah diri kamu sendiri yang memutuskan. Kalau kamu tidak sebal mengenai komentar dia akan penampilanmu. Selamat kamu berarti sudah merdeka tanpa kompromi. Masih sebal? Hemm, dalam menjalin hubungan kamu belum benar-benar merdeka tuh!

2. Dia selalu saja menjawab terserah

gadis korea

gadis korea via https://google.com

Sebenarnya kalau mau sejenak dipikirkan, tidak akan ada jawaban "terserah" saat kamu mempertanyakan sesuatu padanya. Mau makan apa? Terserah! Mau ke mana? Terserah! Kamu dan dia harusnya bisa saling terbuka keinginan satu dengan lainnya.

Tidak perlu ada perasaan sungkan kalau hendak mengutarakan pendapat. Dia harusnya menjadi partner diskusi yang baik bagimu. Bagaimana bisa berdikusi urusan rumah tangga yang lebih krusial kalau si doi selalu menjawabnya dengan jawaban singkat apalagi dengan kata-kata mematikan seperti ini.

Advertisement

Bisa jadi dia tidak peduli dengan pertanyaanmu, bisa jadi dia tidak mau repot ikutan berpikir bersama kamu. Maunya terima jadi terus. Lah, bagaimana nanti? Bisa-bisa segala urusan rumah dan keuangan, kamu yang mengaturnya. Ajak dia berani berpendapat gih! Biar kamu memiliki kemerdekaan dalam hubungan kalian.

3. Cemburu dengan hobi kamu

Selama hobinya positif, harusnya bukan jadi persoalan untuk si doi tapi tenyata dia selalu marah kalau mengetahui kamu sedang main sepak bola atau main games. Akhirnya kamu selalu berbohong kalau sedang ingin melakukan hobi kamu.

Nah! Mulai tidak nyaman kan karena sikap cemburunya dia ini? Seharusnya dia bisa mendukung kegiatan positif kamu. Dari pada waktu kamu hanya dihabiskan bermalas-malasan di atas kasur mending disibukkan untuk mengeluti hobi kamu. Siapa tahu nanti bisa menjadi karir dan menghasilkan.

Dia yang menghalangi langkahmu, masih ingin bersamanya?

4. Tidak mempercayaimu

posesif

posesif via https://google.com

Padahal kamu sudah mengatakan yang sebanarnya tapi tetap saja dia tidak percaya. Selalu menginginkan informasi setiap detiknya tentang kamu. Masak ke toilet saja mau bilang? Pamitan ngerjain tugas bareng temen pun dia nggak percaya, disangka kamu mau keluyuran nggak jelas bareng teman-temanmu.

Bingung kan jadinya? Sering perang batin karena sikap dia yang kurang percaya ini, bisa membuat aktivitasmu terganggu. Sudah, saatnya kamu merdeka! Pertimbangkanlah untuk tetap menjalani hubungan bersamannya.

5. Tidak boleh keluar dengan lawan jenis

hungout with friends

hungout with friends via https://www.shutterstock.com

Begitu si doi tahu kamu keluar dengan temanmu lawan jenis. Dia langsung marah, tidak memperbolehkanmu pergi. Sekalipun kamu perginya tidak berdua, tapi dia tiak mengizinkannya. Tetap merasa merdeka gak kalau hubunganmu seperti itu?

Mumpung masih muda memperluas pertemanan sangat diperlukan, mengetahui pandang lawan jenis terhadap suatu persoalan akan memperkaya wawasanmu. Beda kalau kamu hanya berdiskusi dengan teman-teman sesama jenis, perempuan atau lelaki saja.

Membiarkan kamu belajar berteman dengan semua orang dan mendengar pendapat dari bebagai kalangan akan membentuk diri kamu lebih baik. Kamu dan dia nantinya bisa menjadi pasangan yang saling menguatkan. Memiliki banyak kemampuan dan pemikiran yang terbuka yang bisa dijadikan bekal untuk mengatasi pemasalahan dalam hubungan kalian.

Bagaimana? 5 sikap ini, ada yang kamu alami bersama dia?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya