Memendam rasa kepada orang yang kita suka bagaikan menahan rasa sakit karena luka. Luka yang tidak akan pernah sembuh meskipun diobati oleh siapapun. Kecuali, oleh orang yang membuat luka itu. Memendam rasa mampu membuat kita orang yang memendam rasa seperti terjajah didalam tubuh kita sendiri. Terjajah karena tak mampu mengungkapkan apa yang kita rasakan. Banyak ketakutan yang kita pikirkan.

Ingin mengatakan apa yang dirasakan tapi, akankah dengan mengatakan apa yang kita rasakan dapat membuat dia menerima apa yang kita rasakan atau sikap dia akan berubah kepada kita atau mugkin dapat membuat dia menjauh selamanya karena kita telah jujur mengungkapkan apa yang kita rasakan. Beikut ini perasaan yang dirasakan oleh orang yang memendam rasa.

1. Merasa Senang Ketika Dekat denganya

Melihat orang yang disukai berada didekat kita. Melihat dia tersenyum,tertawa. Hanya melihat itu saja mampu membuat kita orang yang memendam rasa merasa bahagia. Apalagi jika kita mampu membahagiakannya. Mampu menjadi alasan ketika dia tersenyum dan tertawa.

2. Merasa Serba Salah Ketika Dia Bermesraan dengan Orang yang Dia Suka

Serba Salah

Serba Salah via https://google.com

Ketika melihat dia bemesraan dengan orang yang dia suka. Rasa serba salah yang timbul adalah rasa ingin marah tapi untuk apa kita marah. Bukankah dia tidak tahu apa yang kita rasakan. Tapi jika kita merasa senang dia bemesraan dengan orang yang dia suka bukankah kita menyukainya.

Advertisement

Rasa serba salah ini yang sering timbul ketika meilhat dia bemersraan dengan orang yang dia suka.

3. Hanya Memikirkan Dia Setiap Saat

melamun2

melamun2 via https://google.com

Memikirkan orang yang kita suka setiap saat adalah hal yang sering terjadi karena kita hanya bisa mencintainya. Hanya bisa memikirkannya dan membayangkan bahwa diapun merasakan hal yang sama dengan apa yang kita rasakan.

Bukankah memikirkan bahwa dia merasakan hal yang sama dengan apa yang kita rasakan hanya membuat kita berimajinasi? Mengapa kita tidak mengungkapkan apa yang kita rasakan?.Agar kita mengetahui apa yang dia rasakan sama dengan apa yang kita rasakan.

4. Mimpi Adalah Hal Terindah untuk Megungkapkan Perasaan

Advertisement

Karena kita orang yang memendam rasa sering memikirkan orang yang kita suka. Memikirkan ketika dia tertawa, tersenyum. Dan memikirkan segala sesuatu tentangnya yang mampu membuat kita jatuh cinta padanya.

Memimpikannya merupakan hal yang wajar. Dalam mimpi itu kita setidaknya berani untuk mengungkapkan apa yang kita rasakan kepadanya. Karena kita mengetahui bahwa itu semua hanya mimpi.

5. Merasa Tidak Mampu Menjadi Orang yang Dia Suka

Tidak Mampu

Tidak Mampu via https://google.com

Semakin mencintai orang yang kita sukai. Semakin kita mengetahui segala sesuatu tentangnya. Dan semakin menyadari bahwa kita tak mampu memilikinya, tak mampu menjadi orang yang dia suka.

Apalagi mampu memiliki hatinya. Dengan mengetahui semua itu. Maka pilihan terakhir yang mampu kita lakukan adalah mencintainya dalam diam, dan memendam semua rasa cinta ini yang tidak tahu kapan dia mengetahuinya.

Banyak orang yang mengatakan cintailah dia meskipun dia tidak tahu kamu mencintainya. Perkataan itu tidak benar. Bagaimana dia mengetahui maksud dari kita yang memeberikan perhatian lebih kepada dia, selalu berada di dekatnya dalam situasi apapun.

Bukankah karena kita mencintainya. Bukankah hanya Tuhan yang mengetahui apa isi hati manusia dan manusia hanya bisa berpendapat akan isi hati manusia lain. Maka dari itu ungkapkan apa yang kita rasakan kepada orang yang kita suka meskipun itu mampu membuat kita dibencinya ataupun mampu membuat dia pergi dari kita.

Setidaknya dia sudah mengetahui apa yang kita rasakan selama ini. Karena cinta bisa dikatakan cinta jika diucapkan bukan hanya dirasakan saja. Kemerdekaan yang ku butuhkan sekarang hanya ingin kau tahu apa yang aku rasakan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya