Kau tahu? Saat ini aku sedang jatuh cinta, bukan kepada seseorang, tapi aku jatuh cinta pada perjalanan. Perjalaan yang sudah lama kumulai, juga perjalanan yang telah membawaku sampai pada titik ini. Titik dimana aku bisa mengerti dan memahami bahwa ada banyak hal menarik di luar sana yang sedang menunggu untuk kita eksplorasi. Ya, walaupun sebenarnya perjalanan tidak melulu soal seberapa jauh kaki melangkah atau seberapa banyak tempat yang sudah dikujungi.

Bagiku yang paling penting adalah ketika kita bisa belajar banyak terutama soal perbedaan, entah itu fisik, suasana, karakter, atau yang paling sering yaitu beda pendapat dengan orang-orang yang kita jumpai dalam perjalanan. Aku jadi ingat, dulu sering berdebat dengan teman-teman, intinya, “jika suatu hari nanti diberi kesempatan untuk mengunjungi salah satu negara di Eropa, kamu pilih mana?”.

Sebenarnya jawaban itu susah-susah gampang, pasalnya seluruh Benua Eropa itu menarik. Ada yang menjawab Belanda, Prancis, Jerman bahkan Ceko dengan alasan-alasan variatif dan menarik. Aku sendiri ngotot memilih Britania. Tidak masalah memang, justru dengan adanya perbedaan ini kita bisa saling bertukar informasi akan keunikan masing-masing negara impian. Sebagai contoh Britania, yang kerap mereka samakan dengan Inggris, namun ternyata keduanya sedikit berbeda. Ada beberapa alasan (no 1-4) mengapa aku begitu suka Britain diantaranya dan serba-serbi informasi untuk perjalanan UK (5-7) yaitu :

1. Sejarah

Britania adalah sebuah negara maju yang terletak di Eropa Barat dan lebih dikenal dengan sebutan UK atau United Kingdom. Negara yang dipimpin oleh Ratu Elizabeth ini terdiri atas beberapa wilayah yaitu Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia. Saat ini, UK menjadi salah satu negara paling terkenal dan diakui di dunia. Hal ini dilandasi bukan saja karena manufer politik, ekonomi ataupun militernya, tetapi juga bahasa Inggris sebagai bahasa internasional yang dipelajari oleh orang-orang dari berbagai belahan dunia.

Hal ini tak lepas dari sepak terjang Inggris semasa kolonial dulu, dimana mereka tidak hanya “menjajah” namun turut memberi timbal balik begi negara yang dijajahnya, misalnya dengan memberi akses pendidikan kepada warga pribumi dan mengajarkan bahasa Ibu mereka. Di Indonesia, meskipun Inggris berkuasa selama kurang lebih 5 tahun, namun banyak sekali jasa yang ditinggalkan terutama di bidang Ilmu pengetahuan. Melalui seorang Raffles, manuskrip berjudul History of Java disusun, juga Kebun Raya Bogor berhasil dirintis. Fakta-fakta ini pula yang menjadi alasan awal mengapa aku bergitu suka UK, dan berharap suatu saat nanti aku bisa menginjakan kaki kesana.

2. Arsitektur

Arsitektur

Arsitektur via https://pinterest.com

Advertisement

Tak cukup soal sejarahnya saja, UK kembali memikatku dengan pesona arsitektur bangunan dan lanskap kota yang dimilikinya. Maklu empat tahun mengenyam kuliah dibidang terkait, profil UK sudah wara-wiri kulihat mampir di slide kuliah, dan mungkin tanpa sengaja telah mengendap kedalam alam bawah sadarku.

Dimulai dari stuktur lawas seperti Stonhenge, Kastil, Istana Buckingham, Hyde Park, Gedung Parlemen dan Menara Big Ben, hingga yang paling modern dan ikonik seperti The Shard dan Gherkin. Setiap kali ingat dan melihat gambar-gambar itu, seketika aku rindu dan ingin sekali bertemu mengunjunginya Ya walaupun menahan rindu itu berat, tapi aku akan selalu mejaga asa itu, asa di mana suatu saat aku berharap dapat melihat dan merasakan sendiri bagaimana atmosfir berada di antara bangunan-bangunan yang kerap hadir dalam mimpi-mimpiku.

3. Musik

Berbicara tentang UK tentu tak lengkap jika tidak menyentil soal budaya dan orang-orangnya. Seperti kita tahu, semakin maju suatu negara, maka akan ada banyak hal menarik yang asik untuk ditelisik. Tetapi bagiku ada satu kata yang bisa merepresentasikan itu semua yaitu musik, si bahasa universal yang tak pernah membeda-bedakan penikmatanya.

Advertisement

UK memiliki banyak sekali portfolio berkualitas di Industri ini, tentunya berkat tangan dingin musisi-musisi mereka dan salah satu yang paling melegenda adalah The Beatles. Entah mengapa, setiap kali aku mendengar grup band ini ada semacam kekuatan magis yang mampu melemparkanku kedalam lorong waktu, membawaku pada semacam euforia tatkala music British merajai tangga lagu dunia.

Kembali kemasa sekarang, musik Brtish tak kalah memikat dan justru makin mempesona. Warna musik dan Idola baru terus bermuculan, “hari gini, siapa yang tak kenal Adeale atau Ed Sheeran, apalagi jika bisa datang langsung ke konsernya di Stadium Wimbledon?”

4. Pendidikan

Sejalan dengan karya, tentu ada kualitas pendidikan yang baik dibelakangnya, beruntung UK memiliki banyak sekali universitas bergengsi dan paling prestisius dan menjadi salah satu yang paling tua di dunia, siapa lagi kalau bukan Oxford dan Cambridge. Hal ini pula yang menarik banyak orang terutama pelajar untuk datang kesana. Aku pun pernah bermimpi bisa bersekolah di dua institusi perguruan tinggi itu, walau mungkin akan sulit untuk diwujudkan, ya semoga suatu saat nanti.

5. Visit Britain

Visit Britain

Visit Britain via https://visitbritain.com

Kalian tahu? Selain dengan menulis artikel ini, mengobati kerinduanku pada UK juga dapat kulakukan dengan membaca informasi terkait UK dari Visit Britain. Ibarat sambil menyelam minum air, selain berisi referensi tempat-tempat menarik yang pantas untuk dikunjungi, Visit Britain juga membantuku dalam menyusun impian perjalanan berkat adanya langkah lengkap bagaimana cara mengujungi UK dimulai dari hal paling dasar seperti pengurusan visa hingga panduan harga tiket atraksi wisata.

6. Wego Indonesia

Wego Indonesia

Wego Indonesia via https://wego.co.id

Melengkapi informasi yang didapat dari halaman Visit Britain, hal menarik lain yang sering kulakukan adalah mengecek harga tiket pesawat dan hotel murah. Maklum, karena kondisi keuangan yang serba pas, pas untuk mencukupi kebutuhan hidup, namun seringkali kurang jika menyangkut urusan liburan.

Seperti yang kita ketahui, karena UK bukan negara yang murah, jadi kita harus pandai-pandai menyiasatinya, misalnya dengan menekan pengeluaran untuk tiket pesawat dan hotel. Ajaibnya, dengan Wego Indonesia, kita bisa dengan mudah mensortir mana saja tiket pesawat dan hotel yang murah dari lebih 700 situs wisata sehingga tidak perlu repot mengunjungi satu persatu.

7. Hipwee

Terakhir, aku sering membuka situs Hipwee, karena disitu aku membaca banyak sekali kisah perjalanan, terutama dari orang-orang yang pernah menginjakan kakinya secara langsung di Benua Biru, khusunya UK. Membaca beberapa pengalaman mereka yang penuh warna dan berbeda meskipun di satu destinasi yang sama membuatu yakin bahwa kisahku pun nanti akan berbeda dengan mereka.

Orang bilang, itulah seninya melakukan perjalanan, akan selalu ada hal baru yang bisa kita temukan, karena selain tempat, ada elemen lain yang jarang terulang seperti interaksi manusia yang memberi kesan, juga pergantian musim yang selalu menawarkan suasana berbeda. Aku semakin berharap jika tahun ini cerita perjalananku akan kembali tersambung, mengunjungi tempat baru sekaligus memberikan pemaknaan baru akan bagaimana definisi perjalanan itu menurut pemahamanku. Semoga terwujud.

__


Catatan : Sebenarnya Artikel ini lebih cocok dipublish sebagai sebuah narasi namun karena penulis ingin memberi ilustrasi disetiap paragraf, sehingga menggunakan opsi listicle yang menyediakan fitur tersebut. Sehingga, menikmati keseluruhan artikel lebih baik walau tanpa membaca subheading.


Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya