Siapa yang tidak senang jika tugas kita selesai dengan baik sesuai target yang sudah diharapkan? Pasti mayoritas mengatakan setuju. Tapi ternyata, menurut hasil penelitian, sebagian besar anak muda khususnya mahasiswa lebih sering menunda-nunda pekerjaannya daripada langsung mengerjakannya. Mengapa demikian? Karena di dalam pikiran seorang penunda, ada pekerjaan “tidak penting” lain yang memiliki manfaat lebih banyak dibandingkan dengan tugas utamanya. Ehm, contohnya sebut saja skripsi. Nah, supaya kamu terbebas dari kebiasaan ini dan menyatakan #MerdeKamu dari penundaan, hal-hal berikut bisa kamu lakukan untuk mulai produktif terhadap tugasmu:

1. Adalah sebuah metode dengan nama “Teknik Pomodoro”

Teknik Pomodoro via http://ardisaz.com

Aktivitas ini mengharuskan kamu untuk fokus di depan tugas yang kamu kerjakan. Syaratnya tentu saja kamu harus duduk manis di depan laptop kesayangan, kemudian menyetel waktu di handphone atau timer yang kamu punya selama 25 menit. Selama 25 menit tersebut, tidak boleh ada gangguan apapun, seperti mengecek handphone atau membuka email.

Kamu harus tetap fokus mengerjakan tugas yang ada di depan mata. Jika timer sudah berbunyi dan waktu habis, kamu bisa mengambil rehat selama 5 – 10 menit kemudian kembali lagi dengan 25 menit berikutnya. Lakukan hal ini selama 4 kali putaran, kemudian beristirahatlah dalam waktu yang agak lama sekitar 20-30 menit dengan menggerakkan badan. Teknik yang dipopulerkan oleh Universitas California ini efektif untuk melakukan progres dalam pekerjaanmu dengan syarat jika kamu melakukan hal tersebut dengan konsisten.

2. Ciptakan suasana yang kondusif untuk mengerjakan tugasmu

temukan tempat damaimu via http://selinawing.com

Advertisement

Pergilah ke tempat yang sunyi atau bisa membuatmu fokus dalam mengerjakan tugas. Ajak teman jika perlu, tapi benar-benar ajak teman yang juga memiliki niat yang sama dan tidak perlu terlalu banyak karena takutnya malah akan banyak ngobrol. Ketika kamu ada di tempat dimana orang-orang sekitarmu juga sedang konsentrasi mengerjakan tugasnya, itu akan memotivasimu untuk juga melakukan hal yang sama. Percaya atau tidak, energi rajin mereka akan menular kepadamu.

3. Tetapkan hadiah dan juga hukuman bagi diri sendiri

Jangan lupa bahagia.. via http://writechangegrow.com

Jika kamu sudah bisa menyelesaikan satu tugas dengan baik, ada baiknya untuk memberikan reward atau hadiah kepada dirimu sendiri. Misalkan membeli es krim gelato kesukaan. Tapi juga sebaliknya, jika kamu belum berhasil melakukan pekerjaanmu sesuai dengan target, kamu perlu menetapkan hukuman bagi dirimu misalkan dengan menabung Rp 5000,00 setiap hari dan nanti bisa digunakan untuk mentraktir temanmu.

4. Berhentilah berimajinasi

realistis sama harapan itu beda… via http://huffingtonpost.com

Kita harus bisa membedakan apa itu imajinasi, apa itu harapan. Imajinasi adalah musuh dari motivasi, karena ia muluk-muluk. Sedangkah harapan, itu realistis dan kita memiliki rencana yang jelas untuk bisa meraihnya. Terkadang kita menetapkan fantasi yang terlalu tinggi terhadap hasil yang ingin kita capai, tapi tanpa langkah yang jelas. Misalkan saja, ketika kamu ingin jadi bintang film terkenal dengan mengandalkan undian berhadiah, itu adalah imajinasi yang terlalu tinggi.

Advertisement

Tapi jika kamu ingin menjadi bintang film terkenal dengan cara mengikuti berbagai audisi, mengasah kemampuan beraktingmu kepada orang-orang yang sudah sukses di bidang ini, mengikuti berbagai pertunjukan yang semakin membuatmu terlatih, ini adalah cara yang jelas. Jadi, tahu bedanya kan?

5. Maafkanlah diri sendiri

Maafkan dirimu via http://quotesgram.com

Memaafkan diri sendiri bukanlah suatu hal yang mudah, namun tidak mustahil untuk dilakukan. Jika kita pernah menunda pekerjaan hingga waktu yang lama dan merasa menyesal, itu adalah hal yang wajar. Namun alangkah lebih baiknya jika kita berani untuk berubah dan menatap kondisi saat ini dengan pikiran yang optimis. Lepaskanlah bayangan penyesalanmu dan kamu akan merdeka dari perasaan yang membelenggu. Yang terpenting sekarang adalah, bagaimana kamu memperbaiki diri dan tetap berproses menjadi manusia yang lebih baik dari hari-hari kemarin.

Jadi, setelah ini tahu kan langkah apa yang harus dilakukan? Hal terpenting adalah kita tidak perlu menunggu waktu yang tepat jika ingin benar-benar mengubah diri, just do it! Lakukan saja yang ada di depan mata, proses akan berjalan dengan sendirinya dan hasil akan mengikutinya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya