Sebagai manusia, kita acapkali memandang sesuatu bedasarkan prasangka-prasangka yang diterima secara umum oleh masyarakat. Ada prasangka yang bernada baik, namun banyak juga yang bernada buruk. Prasangka baik bisa menjadi motivasi bagi manusia untuk mengerjakan sesuatu sebab dianggap baik. Sementara itu, prasangka buruk menjadikan manusia ragu-ragu dan bahkan takut hal tersebut akan menimpa mereka.

Padahal, kalau kita mau memahami esensi dari diciptakannya sesuatu, hal-hal buruk pun bisa pula memiliki manfaat bagi manusia.

1. Tanpa Kotoran, mungkin kita tidak akan pernah tahu arti dari kebersihan

Kamu pasti jijik dengan yang namanya kotoran. Entah itu kotoran kucing, kotoran anjing, atau bahkan kotoran ayam. Seandainya saja kamu terkena kotoran tersebut pada suatu hari, sudah pasti bisa ditebak bagaimana reaksi kamu yang marah-marah nggak karuan dan menyalahkan keadaan. Luapan ekspresi kamu seperti itu nggak salah kok. Namun, kamu harus tahu mengapa kotoran bisa menyerang kamu pada saat itu.

Positive thinking saja, mungkin Tuhan sedang mengingatkanmu untuk lebih meningkatkan kebersihan diri. Bayangkan juga apabila di dunia ini tidak ada kotoran, apa mungkin manusia menciptakan alat pembersih badan?

2. Kematian adalah suatu pengingat bagi kita untuk menghargai nyawa dan tidak menyianyiakan waktu

Advertisement

Tidak selamanya makhluk di bumi ini akan tinggal. Segala sesuatu diciptakan oleh Tuhan tidak ada yang abadi. Kita sebagai manusia pasti akan mengalami yang namanya kematian. Tidak usah takut, kematian tidak akan menjadi hal menyeramkan bagi kita yang selalu menghargai waktu dan mengisinya dengan ibadah dan hal-hal positif. Sebab, suatu hari nanti kita akan dimintai pertanggung jawaban oleh yang Maha Kuasa mengenai amal kita di muka bumi. Selain itu, kematian membuat manusia menghargai nyawa diri sendiri maupun orang lain.

Andai kata manusia dapat hidup selama-lamanya di muka bumi, tentu masing-masing manusia bersingkap angkuh tentang diri mereka. Manusia mungkin juga tidak membutuhkan regenerasi andai kata bisa hidup kekal

3. Sakit bukan hal yang perlu dikeluhkan. Mungkin Tuhan sedang mengingatkanmu untuk rehat sejenak

Dengan segala keterbatasannya, manusia bukanlah mesin yang dapat digunakan secara terus menerus tanpa beristirahat. Jika saat ini kamu sedang sakit, janganlah menyerah dan teruslah berusaha agar sembuh. Ambil hikmahnya saja, Tuhan memberi kamu penyakit supaya kamu bisa beristirahat dan menjauh sejenak dari urusan dunia. Dia sedang mengingatkanmu agar kamu mendekati-Nya, tidak melulu mengurus urusan dunia.

4. Perpisahan bukan akhir dari segalanya. Justru perpisahan adalah pembuka bagi lembar petualangan baru

Berpisah dengan orang yang memberikan arti bagi kehidupan kita tentu saja menyakitkan. Apalagi kalau kedekatanmu terasa begitu erat. Kita selalu takut tidak dapat bertemu lagi. Bersedih boleh boleh saja. Namun segeralah bangkit dan sadarlah bahwa perpisahan bukanlah akhir dari suatu lembar perjalanan. Tidak hanya kamu saja yang harus berpisah dengan orang yang kamu sayangi. Di muka bumi ini, banyak ibu yang berpisah dengan anaknya, anak kecil kehilangan orang tuanya, dan lain sebagainya.

Segeralah meneruskan kisahmu dengan semangat yang terus membara. Ibarat Novel, chapter baru akan dibuka. Kamu sebagai tokoh utamanya harus melalui chapter-chapter lainya untuk meraih ending yang sesuai dengan apa yang kamu dambakan.

5. Kegagalan diciptakan agar kamu mengerti apa yang namanya usaha dengan sungguh-sungguh

Setiap usaha yang kita lakukan tidak ada yang langsung sukses. Kita harus melewati kegagalan demi kegagalan. Jika usahamu terus menerus gagal, bukan berarti tidak ada kesempatan untuk sukses. Ini berarti Tuhan mengajarimu untuk bersungguh-sungguh dalam mengejar sesuatu sampai kesuksesan itu mendatangimu.

Bayangkan, apabila tidak ada yang namanya makhluk “kegagalan” di muka bumi ini. Niat jahat sekalipun akan selalu berhasil menyelakai umat manusia apabila kegagalan itu tidak ada.

6. Kesendirian bukan momok menyedihkan. Sendiri adalah waktu bagi kita untuk merefleksikan diri tentang siapa kita

perpisahan via https://normantis.com

Sebenarnya menjadi sendiri itu bukan sesuatu yang harus dikasihani. Kamu mungkin baper mendengar candaan kawan kamu tentang dirimu yang selalu menjomblo. Tetapi, apa harus kita merasa menjadi manusia paling sengsara dimuka bumi? Ingatlah kawan, bahwa setiap makhluk diciptakan berpasang-pasangan. Andai kata saat ini kamu sedang sendiri, anggaplah bahwa sendiri adalah waktu bagi kamu untuk menggali lagi lebih dalam tentang siapa diri kamu sebenarnya.