Muda? iya.. Cantik? iya.. Cerdas apalagi, tapi kok masih baper dan cengengesan sih.. Hai girls, udah 2017 yah, kalau tahun-tahun sebelumnya adalah tahun-tahun yang kelam dan penuh intrik. Tahun ini kamu harus mulai menata diri kamu, tahun ini kamu harus lebih strong dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Biar hidupmu makin berfaedah, kamu bisa melakukan kegiatan-kegiatan ini nih!

1. Manfaaatin gagdget kamu buat jualan online

Jualan online via https://www.inovasee.com

Girls, tau nggak? Gadget yang selama ini menjadi pintu komunikasi kamu sama mantan, gebetan, dan apalah namanya di kontak kamu, itu adalah bagian kehidupan yang sangat menguras emosi dan tenaga kamu. Tadaaaa.. walhasil? kamu nggak dapat apapun selain sakit hati. Sekarang, ambil handphone kamu, mulai bersihkan daftar kontak kamu dari barisan para gebetan atau mantan yang nggak jelas dan nggak penting itu. Dan mulai berbisnis kecil-kecilan dengan memanfaatkan handphone kamu. Yah , meskipun ini bukan passion kamu, tapi setidaknya ini lebih produktif ketimbang passion di bidang asmara, apalagi stalking kehidupan mantan, hahaha

Seneng dapet, masa muda nggak hilang, uang juga dapet.. yah lumayan. Minimal kamu nggak lagi repotin orang tua buat beli paket data.

2. Perbanyak baca buku

Advertisement

Ini penting banget buat kamu yang terlahir sebagai generasi X, Y, or baby bomers. Selain untuk nyari referensi tugas, kelihatannya buku terlihat nggak menarik lagi deh ya. Tapi temen-temen tau nggak? membaca buku itu bisa menstabilkan saraf-saraf sensorik otak kita (pendapat para ahli ya). Tau kan akibat kalau kita terlalu mencintai gadget? yang pertama penglihatan terganggu (pengalaman aku banget deh), 2 bulan full ngerjain tugas akhir, bikin mata aku harus diistirahatkan dan dimanjakan dengan lensa kacamata minus 2,50. Kedua, menimbulkan kerusakan otak, karena radiasi dari gadget itu sangat berbahaya. Ketiga, kamu jadi susah tidur dan kurang peka terhadap lingkungan sekitar. Bukan berarti aku bilang kalau maen gadget itu nggak baik loh ya. Baik, tapi penggunaannya dibatasi.

Buku itu jendela dunia, banyak sejarah bangsa kita, sejarah-sejarah dunia, kearifan lokal daerah lain bisa kita dapatkan dengan membaca buku. Mulai deh baca buku dalam sehari, banyak judul-judul menarik dan penulis-penulis hebat dapat kamu temukan di sana. Ini benar-benar menjadikan kamu berasa menjadi pribadi yang bermanfaat, terutama buat diri kamu sendiri.

3. Berorganisasi


Berorganisasi? Penting nggak sih?


Girls, tau nggak? berorganisasi itu nggak enak banget, kamu akan merasa dikucilkan, merasa bodoh, merasa dibatasi oleh perbedaan senior dan junior. But, manfaatnya buanyak banget, dengan berorganisasi kamu merasa bodoh? Yes, its true! tapi semakin memotivasi kamu untuk belajar tekun. Well, kamu bisa mengatasi sendiri rasa bodoh kamu. Berorganisasi mengasah kemampuan leadership kamu, mengasah skill kamu, membentuk cara bicara, bersikap dan berpikir kamu menjadi lebih baik. Kamu juga belajar banyak hal di dalamnya, belajar beretorika, teknik persidangan, manajemen konflik, kerangka berpikir ilmiah, dan semua ilmu pengetahuan lain yang nggak kamu dapat di ruang kelas. Plusnya kamu bakal ketemu teman dengan berbagai macam karakter, yang membuat kamu semakin banyak teman dan lebih menghargai perbedaan.

Jadi inget dulu semasa kuliah. Masih semangat-semangatnya jadi aktivis kampus. Sampai pernah aku ditanya seorang temen cowok,


”Neng manis, sibuk banget ngurusin BEM, serius amat sih.. emang kamu nggak punya pacar apa? Tiap hari di sekretariat mulu.”


Jlep. Semacam ada guntur, yang suaranya bergemuruh, takut ngedengernya tapi dalam hati biasa aja. Dulu aku paling sering di godain sama temen-temen karena aku satu-satunya perempuan yang hari-harinya disibukkan dengan persoalan organisasi. Paling ku jawab santai,


Aku nggak sibuk kok.. cuman lagi menyibukkan diri aja..


Sampai akhirnya mereka bosen sendiri dengan pertanyaan- pertanyaan nggak penting itu. Ya, karena menurut aku, waktu itu sangat berharga, dulu aku tinggal bersama oma. Selain ketat dan fanatik aku hampir nggak bisa keluar rumah kalau bukan urusan kuliah. Yah, sekalinya keluar rumah, aku manfaatin deh buat ikut kegiatan ekstrakurikuler di kampus, mulai dari mendaki gunung, marching band, sentra kerohanian kampus, bedah buku, kajian, dan diskusi-diskusi keilmuan lainnya.

Mengisi usia–usia 20 tahun yang tengah semangat dengan sesuatu yang bermanfaat itu sangat-sangat memberikan kepuasan tersendiri buat kita. Buat aku, berorganisasi itu ibarat dalam sebuah laboratorium kehidupan, di situ kamu akan belajar banyak hal, kamu akan ditempa oleh berbagai macam kondisi dan konflik yang sangat kompleks, juga kamu akan menjadi pribadi yang semakin matang dan dewasa, lebih unggul di banding teman-teman sebaya kamu.

Ayok, mulai jajaki dan cari informasi seputaran organisasi yang ada di kampus kamu, menghilangkan kepenatan kamu menghadapi monotonnya masa-masa sekolah atau kuliah dan membuat hidup kamu semakin hidup.

4. Mulai menulis

Pengen jadi penulis? yang harus kamu lakukan adalah mulai menulis. Ingin menjadi penulis yang baik? ya, kamu harus jadi pembaca yang baik. Udah, kuncinya itu aja!

Girls, tau nggak? nggak semua temen curhat kamu bisa dipercaya. Di depan kamu mereka akan memposisikan sebagai pendengar dan penasehat yang baik, tetapi di belakang kamu, mereka nggak semanis yang kamu lihat (meskipun nggak semua teman kayak gini sih, tapi sebagian besar iya). Nah, mulai sekarang, kalau kamu punya masalah alangkah baiknya mulai menuangkan masalah dan kisahmu dalam sebuah tulisan, kebutuhannya bergantung kamu, kalau maunya hanya untuk konsumsi pribadi ya no problem. Kalau mau dipublish, pelan- pelan kamu bisa menuliskannya dalam sebuah cerita pendek atau novel yang namanya bisa kamu samarkan demi menjaga privasi kamu. Siapa tau bisa jadi kisah Inspiratif bagi banyak pembaca.

Menulis bukanlah sesuatu yang mudah, tapi bukan juga sesuatu yang sulit. Bisa kamu muat di majalah, kamu kumpulkan dan menjadi sebuah buku. Bukunya bisa kamu cetak, perbanyak dijual deh.. menguntungkan bukan? Selain kisahmu diabadikan juga menjadi pengalaman dan pelajaran berharga buat setiap pembacanya.

Yuk, mulai pelan-pelan belajar menulis!