Beasiswa merupakan satu-satunya jalan bagi kita, yang tidak memiliki modal untuk melanjutkan pendidikan. Apalagi jika mendapatkan beasiswa ke Luar negeri, siapa yang tidak akan bangga? Betapa teman dan sanak saudara akan merasa bangga sekali dengan kabar gembira tersebut. Namun jalan menempuh beasiswa itu tidak semudah yang kita pikirkan, butuh sebuah perjuangan hebat untuk meraihnya, butuh komitmen diri yang kuat ketika menjalaninya, dan yang paling utama sudah pantaskah diri kita mendapatkan beasiswa? Tidak saja di mata para panelis nanti, tapi dimata sang Pencipta, Tuhan semesta alam. Yuks kita renungkan 5 hal berikut ini, sehingga kepantasan untuk mendapatkan beasiswa bukanlah hal sulit untuk di dapatkan

1. Beasiswa akan terus mengalir bagi pemuda-pemudi bangsa yang berani meraihnya

orasi presiden Joko Widodo

orasi presiden Joko Widodo via https://static.timesofisrael.com

Perlu kita luruskan dalam pikiran bahwa beasiswa itu banyak, bukan saja LPDP, Turkiye Burslari, Australian Awards atau bahkan Fullbright. Banyak sekali, sampai tidak terhitung jumlahnya, tinggal bagaimana sikap kita mengambil setiap kesempatan yang datang.

2. Mau mendapatkan beasiswa, tapi sudah K.O melihat persyaratannya

It’s the only way, ibaratkan anak-anak sekolah Indonesia di pedalaman sana yang berjuang untuk berangkat sekolah dengan segala halang-rintang, seperti ketika ingin berangkat sekolah mereka harus menyebrangi arus sungai yang luar biasa kuat arusnya, tapi apa anak-anak sekolah itu kembali pulang ke rumah? Tidak, mereka berjuang dan berusaha menyebrangi jembatan reot atau mungkin sudah tidak layak pakai, apa yang mendasari anak-anak sekolah itu begitu berani? Karena tekad pejuang yang mereka tanamkan harus sampai sekolah untuk belajar, karena anak-anak tersebut tidak punya pilihan lain, jembatan reot adalah satu-satunya jalan untuk menyebrang. Suka atau tidak mereka tetap harus maju. Begitupun dengan usaha mendapatkan nilai TOEFL, IELTS yang baik, juga essay yang memukau panelis. Kita harus maju untuk rela berjuang mendapatkannya, karena itu satu-satunya jalan.

3. Sudah down terlebih dahulu dikala nilai akademik yang tidak memadai

sudah down terlebih dahulu

sudah down terlebih dahulu via http://unsplash.com

Advertisement

Inilah karakter orang Indonesia, merasa tidak kompeten dan kalah sebelum perang, ini adalah hasil dari “Kamu itu manusia bernilai segini lho !!!” kita berpikir ketika nilai matematika 60, dan teman-teman disekitar sampai guru di sekolah, secara tidak langsung akan menilai kita manusia bernilai matematika 60 (titik). Itu yang harus dihilangkan di pikiran, memang pada dasarnya pencari beasiswa akan menilai aplikasi dari nilai akademik juga, tapi itu bukan segalanya. Kalau kita memiliki value yang bisa ditawarkan kepada mereka, kalau kita bisa menonjolkan kelebihan yang dimiliki dibanding kekurangan. Apakah nilai akademik yang tidak memadai masih mustahil untuk dapat beasiswa?

4. Membangun jaringan kuat dengan sang Pencipta

beribadah

beribadah via http://dpshot.com

God is everything, tanpanya apalah kita sebagai manusia, jangan terlalu berambisi harus mendapatkan beasiswa ini dan itu, tapi perbaiki hubungan kita dengan sang Pencipta, curhat dengannya setiap hari, ditengah sendunya malam, curahkan apa yang menjadi keinginan kita. Ambisi itu penting dan memang harus ada, tapi membangun hubungan dan berdoa pada-Nya lebih penting dari apapun.

5. Sudah sejauh mana usaha kita?

berusaha mewujudkan impian

berusaha mewujudkan impian via http://unsplash.com

Ingin dapat beasiswa, tapi banyak sekali alasannya. Hey mendapatkan beasiswa itu bukan tiba-tiba datang dari langit, dan tidak benar 100% gratis. Lalu apa yang perlu kita bayar? Pengorbanan. Waktu, tenaga, biaya dan pikiran, itulah hal-hal yang perlu kita korbankan, selama kita masih santai-santai tapi ingin dapat beasiswa, jangan harap mereka akan menghampiri, karena “No Money, No Swiss”. Selain itu bentuk usaha lain yang tidak kalah penting adalah jangan terlalu banyak tanya? Just do it, just go. Kalau tidak paham baca sampai detail setiap persayaratan, siapkan dengan sigap. Tanpa ba bi bu ini itu harus gimana, internet bisa menjawab semuanya.

Advertisement

Oke, itulah beberapa tips singkat bagi kita yang memiliki mimpi untuk melanjutkan study dengan beasiswa, sebenarnya masih banyak tips-tips lain. Tapi saya tidak mungkin post semuanya, pasti mumetkan kalau kebanyakan hehe, so jangan lupa diterapkan tips tersebut ya, mari kita berjuang sama-sama meraih impian!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya