Penting, 5 Hal Ini Perlu Kamu Ketahui Sebelum Memulai Diet

Pengertian dan Asal Mula Diet

Semua orang pasti ingin berpenampilan bagus dan merasa percaya diri dengan bentuk dan kesehatan tubuhnya sendiri. Salah satu caranya adalah melalui program diet yang sudah sangat sering kita dengar. Definisi diet menurut tim kedokteran EGC tahun 1994 (dalam Hartantri, 1998) adalah kebiasaan yang diperbolehkan dalam hal makanan dan minuman yang dimakan oleh seseorang dari hari ke hari, terutama yang khusus dirancang untuk mencapai tujuan dan memasukkan atau mengeluarkan bahan makanan tertentu. Istilah sendiri diet pertama kali dipopulerkan oleh William Banting melalui buku yang ditulis bleh beliau.

Istilah diet sebelumnya dikenal dengan istilah banting, dan sampai saat ini masih digunakan di Swedia. Diet pun ada bermacam-macam cara yang ditemukan oleh banyak orang. Selain banyak jenisnya, karena pengaruh diet pun, orang yang melakukan diet akan memiliki gaya hidup yang berbeda dengan orang yang tidak melakukan diet. Bila seseorang sudah melakukan diet, tidak ada jaminan diet tersebut akan menghasilkan hasil sesuai yang diinginkan karena seperti yang disebutkan diatas diet ada bermacam-macam jenis dan metodenya dan pastinya diet pun akan berdampak pada segala aspek dalam tubuh kita dalam hal positif atau pun negatif.

Advertisement

1. Jenis-Jenis Diet

Dari banyak diet yang ada, diet yang akan dibahas antara lain adalah Diet Nasi Putih, Diet Ketofastonisis, Diet OCD, Diet Paleo, Diet Mayo, dan masih banyak jenis-jenis yang lainnya yang tidak saya bahas. Yang pertama, Diet Nasi Putih adalah metode diet untuk mengurangi nasi putih.

Pada dasarnya bangsa Indonesia menjadikan nasi sebagai makanan pokok dalam kehidupan sehari-hari dan tidak jarang orang merasa belum makan karena belum makan nasi. Namun, nasi putih dinilai berbahaya bagi kesehatan karena nasi putih memiliki kadar kalori dan gula yang tinggi apalagi nasi yang masih panas yang sering kita konsumsi sehari-hari. Nasi putih dinilai dapat menambah berat badan dan karena nasi putih dianggap berbahaya, orang dapat mengganti nasi putih dengan nasi merah karena di dalam nasi merah terdapat lebih sedikit gula.

Advertisement

Selain itu, dianjurkan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks untuk makanan utama yang melakukan diet. Karbohidrat kompleks memiliki banyak serat dan dicerna lebih lama sehingga lebih membuat kita cepat kenyang, karena itu, makanan dengan karbohidrat kompleks lebih baik dikonsumsi untuk kebutuhan diet daripada karbohidrat sederhana.

Selanjutnya adalah Diet Ketofastonisis, diet ini merupakan diet yang menerapkan untuk menghindari makanan karbohidrat dan lebih banyak mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak. Makanan tinggi lemak yang dimaksud adalah lemak nabati dan hewani seperti alpukat, keju, susu, telur omega 3, ikan berlemak dan minyak yang digunakan pun harus minyak tertentu seperti minyak zaitun atau minyak kelapa.

Advertisement

Makanan praktis seperti sosis juga diperblehkan dalam diet ini. Sementara, makanan yang harus dihindari adalah makanan cepat saji, nasi, buah dan sayuran yang tinggi gula, serta minuman/makanan yang mengandung alkohol. Karena banyak larangan dan anjuran dalam makanan di dalam diet ini, maka, ada pula persentase untuk mengontrol porsi makan dalam menjalani Diet Ketofastonisis yaitu 75% lemak, 25% protein, dan 10% karbohidrat.

Lalu, ada pun Diet OCD. Diet ini dipopulerkan oleh seorang pesulap yang sekarang sudah menjadi youtuber dan pembawa acara di program televisi yang bernama Hitam Putih yaitu Deddy Corbuzier. Pada Diet OCD, yang menjalaninya boleh makan apapun yang disukai dalam porsi yang wajar, namun, jam makannya dibatasi. Sebagai contoh, pada awalnya hanya dapat makan dalam kurun waktu 8 jam, lalu keesokan harinya berkurang menjadi 6 jam, dan lusa menjadi 4 jam saja dan begitu terus seterusnya. Untuk diet OCD ini sangat dianjurkan untuk makan sehari satu kali saja. Saya sendiri pernah menjalani metode diet ini dan hasilnya memuaskan karena saya konsisten dalam melakukannya. Kedengarannya memang menyengsarakan, namun, diet ini banyak diminati banyak orang karena kebanyakan testimoni yang baik dari orang yang menjalani diet ini.

Selain itu, ada juga Diet Paleo. Cara menjalani Diet Paleo menurut kebanyakan orang adalah diet yang cukup sulit untuk dilakukan karena diet ini benar-benar dibatasi menu makanannya. Orang yang menjalani cara Diet Paleo hanya diperbolehkan untuk makan makanan yang alami seperti sayuran, buah- buahan, telur, daging tanpa lemak dan tidak disuntik serta kacang-kacangan. Untuk makanan pokoknya sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi karbohidrat kompleks seperti jagung, kentang dan ubi yang direbus sehingga tidak banyak menghasilkan lemak. Selain itu, biji-bijian, sereal dan susu nabati. Makanan cepat saji dan mengemil sangat tidak dianjurkan dalam diet ini karena diet ini berbeda dengan Diet OCD yang dapat makan apa saja dalam kurun waktu batas makan, diet ini tidak memiliki batas waktu seseorang untuk makan sehingga tidak dapat memilih menu secara seenaknya. Meskipun terdengar sulit untuk dijalani, diet Paleo memiliki manfaat yang sangat baik bagi kesehatan kita. Salah satunya adalah mengurangi risiko untuk terkena penyakit-penyakit mematikan seperti diabetes, kolesterol, dan kanker.

Selanjutnya, adalah mengenai Diet Mayo. Diet Mayo dilakukan dengan cara berpuasa makan garam selama 13 hari. Garam yang tidak dapat dikonsumsi bukan hanya garam yang secara langsung ditambahkan pada masakan, namun termasuk semua jenis makanan yang menggunakan garam dilarang dikonsumsi dalam diet ini. Namun, Diet Mayo sangat mengharuskan orang yang mengaplikasikannya untuk makan makanan 4 sehat 5 sempurna yang dijaga porsinya. Tahapan dalam diet ini adalah, yang pertama adalah fase dimana seperti yang disebutkan diatas adalah dengan cara berpuasa makan garam selama kurang lebih 13 hari. Bila disiplin dilakukan, pada tahap ini akan dapat menurunkan berat badan sekitar 2-4,5 kg. Tahap selanjutnya adalah tahap dimana tidak perlu berpuasa makan garam lagi, namun, pada tahap ini harus benar-benar menjaga pola makannya karena apabila tidak dijaga, hasil dari diet ini akan hilang dalam sekejap.

2. Gaya Hidup Saat Melakukan Diet

Drinking Water

Drinking Water via https://www.freeimages.com

Karena penggunaan metode diet dalam kehidupan sehari-hari penggunanya, akan mempengaruhi gaya hidup dari penggunanya. Gaya hidup orang yang melakukan diet dipengaruhi dari diet apa yang mereka gunakan. Karena pada awalnya hanya bertujuan ingin menurunkan berat badan/ingin terhindar dari penyakit tertentu, kebanyakan orang akan membawa kebiasaaan dari diet tersebut ke pola hidupnya. Karena diet mereka yang sudah terlanjur berjalan ada banyak faktor-faktor lain yang dapat mendukung kegiatan diet tersebut, seperti, yang sebelumnya tidak pernah berolahraga, namun demi hasil diet yang maksimal akan sangat sering berolahraga. Yang sebelumnya selalu makan seenaknya, setelah menjalani diet tertentu akan lebih menjaga pola makannya. Hal-hal kecil tersebut akan terbawa pada kebiasaan pada kehidupannya sehari-hari dan tidak lagi menjadikannya sebagai kewajiban atau mungkin siksaan bagi yang menjalaninya, namun, menjadi gaya hidup yang terbiasa mereka jalani.

3. Penyebab Diet Tidak Berhasil

Greasy Texture

Greasy Texture via https://www.freeimages.com

Namun, ada pula orang yang sudah menggunakan metode diet namun tidak berhasil. Penyebab diet tidak berhasil dapat dipengaruhi banyak faktor, namun kunci dari semua diet adalah kedisiplinan dan konsistensi. Bila yang menjalaninya konsisten dan sangat disiplin tidak pernah melewatkan suatu apapun dalam metodenya, kemungkinan besar akan berhasil. Selain kedisiplinan, kebiasaan-kebiasaan pada kehidupan sehari-hari seperti tidur larut malam, suka mabuk-mabukan, banyak makan makanan berminyak, tidak pernah sarapan, dapat mempengaruhi hasil dari diet yang dijalani. Faktor-faktor tersebut hanya membuat badan kita yang menjalani dietnya menjadi kurang sehat dan tidak dalam kondisi yang prima dalam menjalani diet yang menyebabkan diet sering kali gagal karena faktor-faktor yang dinilai berdampak kecil namun dampaknya besar terhadap tubuh.

4. Dampak dari Diet

Dampak yang dapat timbul akibat diet ada 2 yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif dari diet antara lain adalah tubuh menjadi lebih sehat, dapat meminimalisir penyakit-penyakit yang dikarenakan oleh kelebihan

berat badan, menambah rasa percaya diri karena tubuh sudah dalam ukuran dan bentuk yang ideal, serta memiliki ingatan yang lebih baik karena tubuh kita hanya mengkonsumsi makanan yang bernutrisi. Sedangkan, dampak negatif dari diet sebenarnya hanya akan terjadi apabila diet diaplikasikan secara berlebihan dan sangat ekstrem. Dampak negatif dari diet yang ekstrem adalah mudah lelah dan memiliki emosi yang sensitif, metabolisme tubuh terganggu, mempengaruhi kesehatan pencernaan dan kurang asupan gizi.

5. Apakah Diet Memberi Dampak Baik atau Tidak?

Dark Question

Dark Question via https://www.freeimages.com

Seseorang yang telah menjalani diet apapun yang telah dipilihnya serta menjalani prosesnya hasil dan dampaknya akan bergantung pada dirinya sendiri. Selain metode diet yang saya sebutkan diatas, ada banyak sekali metode yang dapat diterapkan pada diri sendiri dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita sendiri. Dari banyak metode diet yang saya sebutkan diatas, pada intinya, tubuh kita harus makan kadar kalori per harinya dengan cukup/kurang dalam persentase yang dianjurkan. Apabila tubuh kita mengkonsumsi kalori yang berlebih atau sangat kurang akan berdampak buruk pada tubuh kita. Seperti yang telah saya teliti dari berbagai sumber terpercaya, diet memiliki banyak dampak positif dan tidak terlepas dari dampak negative. Namun, apabila diet tidak dilakukan secara berlebihan, dampak dari diet pasti positif bagi tubuh kita apalagi apabila ditunjang oleh olahraga dan tidur yang cukup untuk hasil yang lebih maksimal.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE