Nonton film, apalagi di bioskop, saat ini memang sudah jadi gaya hidup tersendiri bagi sebagian orang. Tidak tergantikan, deh.

Meskipun sudah ada televisi yang bisa dilengkapi dengan sound system yang keren, menjadikannya Home Theatre di ruangan tersendiri, tetapi tetap tidak bisa menyamai sensasi menonton di layar lebar dengan tata suara khusus. Terutama untuk genre maupun judul tertentu. Misalnya, masih ingat kan film “A Quiet Place” yang baru rilis beberapa minggu lalu.

Seisi bioskop mau tidak mau harus ikut hening dan tidak bersuara, bunyi popcorn renyah saja bahkan bisa bikin gelisah. Dengan ini, Home Theatre cocoknya untuk menonton koleksi istimewa yang tidak akan ditayangkan lagi di bioskop.

Begitu juga dengan yang doyan streaming. Harus memandangi layar laptop atau gadget yang kecil. Belum lagi posisi menonton yang mesti diatur sedemikian rupa. Entah berbaring, atau sambil mengangkat gadget ke depan muka. Tergantung kualitas jaringan internet juga. Jelek sedikit, tersendat deh. Kenikmatan menonton film bisa terganggu.

Di sisi lain, streaming lebih pas untuk menyaksikan film-film yang tidak bakal beredar di media lainnya. Kan sekarang sudah makin banyak layanan streaming berlangganan.

Buat kamu-kamu yang termasuk cinephile atau cinema enthusiast pasti pernah ngerasain tidak nyaman dengan perilaku penonton lain. Maklum saja, bioskop kan merupakan tempat umum dan komersial. Setiap orang berhak membeli tiket dan menonton. Sayangnya tidak semua memiliki pemahaman yang sama mengenai etiket menonton film.

Dari yang sekadar berisik, sampai mainan HP di dalam bioskop.Banyak orang yang tidak sadar sedang atau telah mengganggu ketertiban umum di bioskop. Tak mustahil kita termasuk salah satunya. Nah, bisa cek hal-hal berikut untuk menghindari perbuatan tersebut. Ya boleh di bilang adab menonton di bioskop.

1. Airplane Mode

Tinggal klik dari panel.

Tinggal klik dari panel. via https://www.wikihow.tech

Oke, mulai dari yang paling ekstrem ya. Airplane Mode berarti hampir sama seperti HP yang dimatikan. Hanya bisa dipakai untuk melihat jam. Tetapi kalau sudah asyik menonton film, waktu pun tidak dipedulikan.

Advertisement

Supaya tidak berisik, mengganggu dengan getaran, dan memutus keseruan di tengah-tengah film, bisa aktifkan mode ini. Bonusnya, penonton di kanan kiri juga tidak akan terganggu dengan suara atau bunyi getaran yang biasanya: “drrrr… drrrr…” begitu. Dijamin tanpa gangguan

2. Silent Mode

Tetap bisa terima panggilan mahapenting

Tetap bisa terima panggilan mahapenting via http://themidult.com

Khawatir ada pesan penting? Ya, pakai Silent Mode atau mode senyap. Kalau sudah pilih ini, bisa dipilih tetap dengan getaran, atau hanya tampilan notifikasi di layar saja.

Dengan fitur ini, kamu tetap bisa terhubung dengan dunia luar, tetap bisa dihubungi sewaktu-waktu, dan mengetahui hal-hal penting saat sedang menonton. Akan lebih mantap lagi, jika notifikasi yang bisa diterima hanya khusus untuk kanal-kanal penting. Misalnya notifikasi getar hanya terjadi untuk panggilan telepon, maupun dari nomor tertentu. Biarlah notifikasi media sosial tersembunyi.

3. Brightness Control

Dibikin redup, biar tidak silau.

Dibikin redup, biar tidak silau. via https://img.gadgethacks.com

Advertisement

Demi pengalaman menonton yang lebih asoi dan maksimal, ruangan bioskop tentu digelapkan. Sehingga cahaya apa pun yang berasal selain dari layar lebar, berpotensi mengganggu. Termasuk dari layar HP. Makanya, kalau kamu masih mengaktifkan HP dan bisa mendapatkan pesan masuk, coba redupkan kecerahan layar ke titik terendah.

Syukur-syukur kalau ponselmu dilengkapi tema atau fitur gelap, seperti pada beberapa merek dan varian. Sehingga secara otomatis akan menampilkan latar layar berwarna hitam.

4. No Camera

Jangan aktifkan kamera, apalagi merekam adegan.

Jangan aktifkan kamera, apalagi merekam adegan. via https://cdn1-a.production.images.static6.com

Ini wajib banget, dan cukup krusial. Selain norak, juga berpotensi melanggar hukum. Situ mau nonton, atau mau pamer wajah dengan foto-foto diri sendiri? Apa jarang banget ke bioskop, sampai kunjungan ke bioskop kali ini mesti diabadikan dalam berbagai angle foto, yang kemudian paling hanya di-upload ala kadarnya di Instagram atau Facebook.

Apalagi kalau sampai menampilkan adegan film, bisa dilaporkan ke polisi. Seperti kasus beberapa bulan lalu, saat ada mahasiswa yang iseng Live Broadcasting saat film sedang tayang, dan kemudian dijemput polisi ke Jakarta untuk menyelesaikan masalahnya dengan pihak pemilik film.

Bunyinya juga mengganggu. "CEKREK!"

5. No Blitz

Plis dong ah...

Plis dong ah… via https://cdn.trivia.id

Oke, tahu deh kalau kamu cakep. Jadi, akan menyenangkan kalau bisa berbagi momen dan foto diri yang indah nan sedap dipandang itu kepada khalayak di media sosial. Cuma, kalau bisa, hindari lampu flash ya. Selain ngagetin dan mengganggu orang lain, terasa kurang pas dengan situasi dalam ruangan bioskop yang temaram.

Oh ya, sudah tahu kan kalau flash juga bisa bikin riasan dan bedak kelihatan banget. Nggak lucu dong kalau nanti kelihatan warna kulit wajah dan leher berbeda.

Ada satu bonus lagi.

6. Bawa Anak? Kesian si dedek atuh…

Lho, kok???

Lho, kok??? via https://twitter.com

Pertama, setiap orang berhak untuk menonton film di bioskop. Kedua, para orang tua juga berhak membawa keluarganya saat menonton film di bioskop. Namun, harus tetap disesuaikan dengan rentang usia penontonnya. Jadi, jangan bawa anak kecil ketika menyaksikan film remaja, apalagi dewasa.

Selain tidak cocok, si anak bisa saja bosan, berisik dan mengganggu penonton yang lain. Sementara ada orang tua yang bisa merasa tidak nyaman pula, atau malah tidak acuh dengan situasi tersebut.

Baru beberapa hari lalu, beredar tips dan trik menonton film di bioskop sambil membawa si kecil. Banyak sesama orang tua yang mendukung, tetapi tak sedikit juga yang malah mengkritiknya. Ya, karena bagaimanapun, lingkungan dalam bioskop tidak ideal bagi anak kecil. Mengingat tingkat kebisingan, dan fungsinya sebagai fasilitas umum.

Yang ini juga bisa ada hubungannya dengan penggunaan gadget. Kita kerap menemukan orang tua yang berusaha “mengamankan” anaknya saat menonton film di bioskop, dengan memberikan gadget (smartphone maupun tablet) agar dimainkan selama durasi tayangan.

Mereka tentu saja berhak melakukan itu, hanya saja menyebabkan gangguan bagi orang lain. Khususnya untuk penayangan film-film rating dewasa, lantaran tidak seharusnya ada anak kecil di ruangan tersebut. So, jangan norak ya, guys. Bijak dan beradab saat berada di bioskop dengan memaksimalkan fitur gadget canggihmu. Bagi kita yang pernah terganggu, pasti tahu rasanya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya