Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca Hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Bunuh diri tidak hanya dapat dilakukan oleh mereka yang sedang depresi, berada dalam tekanan, dan putus asa terhadap keadaan. Beberapa orang yang nampaknya baik-baik saja, bahkan amat sukses dalam karir dan sosialnya juga dapat melakukannya. Biasanya ini terjadi pada orang-orang yang jiwanya sedang hampa. Merasa kosong. Merasa tidak menginkan apa-apa.

Bayangkan, semua keinginan telah terwujud, semua kesenangan telah terpenuhi, semua tujuan telah tercapai, dan segala tantangan telah ditakhlukkan. Duit banyak, cewek cakep bisa pilih, hidup sehat sampai clubing sudah dilakoni, kerjaan selalu sukses, semua orang tunduk, segala yang dulu hanya mimpi kini sudah makanan sehari-hari. Padahal sifat manusia adalah bosan dan tidak pernah puas.

Disitulah seseorang, sejenak akan merasa 'Sang Juara' . Lambat-laun semuanya biasa saja. Sayangnya tidak ada lagi hal baru yang menantang. Segalanya mudah. Terlalu mudah. Hingga keinginan untuk mengakhiri segalanya datang. Sadarlah, itu bukan solusi atas kekosongan.

1. Saatnya Liburan Bukan Hanya Untuk Senang-Senang, tapi Lihat Baik-Baik Ciptaan Tuhan

WallpaperBrowse.com

WallpaperBrowse.com via https://wallpaperbrowse.com

Ketika biasanya kamu pergi liburan hanya untuk cari kesenangan dan kini sudah tidak dapat merasa senang lagi dengan liburan itu, coba lihat baik-baik setiap ciptaan Tuhan. Kuasa-Nya menciptakan keindahan alam, keluasan, hingga kengerian. Ciptaan sebesar itu, mana mungkin diciptakan sekedar untuk koleksi atau memenuhi hobi. Pasti ada maksud dan tujuan yang lebih besar.

Saatnya kamu mencari filosofi di balik semua pertanda ini. Orang-orang yang senang melakukan perjalanan jiwa jarang dihantui keinginan bunuh diri.

2. Ingat Semua Kenangan Baik Telah Kamu Miliki dan Bagaimana Kamu Mendapatkannya

in.bookmyshow.com

in.bookmyshow.com via https://in.bookmyshow.com

Advertisement

Perjalananmu cukup panjang. Menjadi sesukses ini bukanlah hal mudah. Di antaranya banyak hal tidak menyenangkan bahkan menyakitimu. Tak jarang kamu mengingat masa itu dan jijik tak kepalang pada orang-orang yang dulunya jadi penghalang. Terkadang malah timbul pikiran balas dendam. Kamu melapisi diri dari mereka untuk menunjukkan superiormu.

Di situlah kamu merasa sombong. Cobalah berhenti bersikap demikian. Coba ingat kebaikan yang pernah mereka berikan, meski itu sangat sedikit. Atau jika kepalang tak ada baik-baiknya cobalah berpikir bahwa karenanya kamu memiliki motivasi untuk sesukses sekarang dan tak menjadi seperti dia.

Cobalah ingat betapa menyenangkannya ketika moment kesuksesanmu itu datang. Apalagi dengan orang-orang tersayang, banyak kenangan indah yang kalian buat. Kini giliranmu membalas mereka dengan memberi kesenangan yang tidak mereka sangka. Sekalipun jika mereka telah tiada, apakah bunuh diri suatu hal yang akan menyenangkan mereka?

3. Bukalah Luka Hatimu, Lalu Sembuhkan. Mengabaikannya Hanya Membuatmu Dibusukkan dari Dalam.

Me Mumbai

Me Mumbai via http://memumbai.com

Advertisement

Luka hati itu pasti ada. Jika dulu kamu tak punya waktu untuk mengurusnya karena harus melakukan banyak hal yang lebih penting, maka sekaranglah saatnya. Jangan terus kamu abaikan seolah hal itu tak ada, karena sudah kodratnya jiwa manusia tak setangguh itu.

Seperti halnya jika kamu terjatuh dan diluar hanya nampak ruam, padahal tulangmu patah atau pendarahan di dalam. Maka kamu harus rela dilukai sekali lagi untuk menyembuhkan yang di dalam baru dijahit kembali dan diobati dari luar. Sebab, jika hanya luar yang disembuhkan, kamu akan cacat selamanya bahkan membusuk dari dalam.

Begitu pula dengan lukamu yang harus kamu ingat sekali lagi untuk menyembuhkannya. Bukan bertahan menyalahkan orang lain atau menyalahkan diri sendiri. Untuk hal ini mungkin kamu sangat butuh bantuan orang. Prosesnya akan panjang, tapi bukankah kamu pernah menjadi jawaranya bersabar?

4. Lihatlah Orang-Orang Di Sekitarmu

Project Syndicate

Project Syndicate via https://www.project-syndicate.org

Banyak sekali orang yang ingin menjadi sepertimu. Banyak pula orang yang tak terpikir menjadi sepertimu karena menganggapnya terlalu tinggi. Dari wajah-wajah itu, jika kamu mau mengamati, kamu akan tahu mana yang betulan ingin menggapai mimpi dan mana yang hanya ingin dikasihani.

Seperti kamu yang telah sukses dari bantuan banyak orang. Inilah kesempatanmu menolong mereka yang membutuhkan.

5. Tuhan Itu Ada, Jika Tak Percaya Tanyakan Saja Pada Semua Tokoh Agama. Jika Kamu Serius, Tuhan Akan Menampakkan Diri Diantara Banyak Nama-Nya.

Tak dapat dibantah lagi. Orang-orang yang dekat dengan Tuhannya tidak akan melakukan bunuh diri. Sekalipun pikiran itu ada, ia akan membuang jauh-jauh. Selain Tuhan telah memberi segalanya dan akan murka jika kita melakukannya, orang yang dekat dengan Tuhan tahu bahwa kehidupan ini bukanlah satu-satunya. Panjangnya perjalanan hidup kita tak sebanding dengan panjangnya rencana kehidupan-kehidupan kita dari Tuhan.

Jadi, berada di dunia ini dan menderita lebih lama lagi tidak akan ada apa-apanya ketimbang kita gagal di akhir dan tak bisa mengulang.

Percayalah sekalipun terkadang merasa dipermainkan keadaan, kehidupan ini tidak diciptakan main-main oleh Tuhan. Jika kamu tak percaya coba tanya semua tokoh agama yang ada di muka bumi ini. Mereka akan punya banyak bukti bahwa Tuhan itu ada. Selogis apapun penyangkalanmu mukzijat-mukzijat Tuhan itu nyata dan kamu akan gagal paham karena tidak bisa menalar hati kecilmu yang diam-diam membenarkan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya