Saat Kamu Merasa Kerjaan Kantor Nggak Kelar-kelar, Mungkin 5 Hal Ini yang Menyebabkan

Saat kerjaan kantor nggak kelar-kelar

Bagi kamu yang bekerja di kantoran pasti rasanya bekerja dari hari Senin hingga Jumat dirasa kurang. Belum lagi jika ada setumpuk pekerjaan yang diberikan oleh bos dan harus diselesaikan dengan segera. Pekerjaan yang satunya saja belum kelar.

Eh, malah diberikan lagi oleh bos. Ingin menolak tapi apa daya itu sudah kewajiban kamu sebagai karyawan. Jika hal ini sudah terjadi, kamu terkadang berpikir “kenapa yah kerjaanku nggak kelar-kelar?” Padahal kamu sudah berusaha keras untuk menyelesaikannya segera. Namun, hasilnya masih nihil.

Nah, coba kamu pikirkan lagi. Kira-kira hal apa saja yang membuat pekerjaanmu nggak kelar-kelar. Apakah frekuensi waktu kerjanya yang pendek ataukah justru kamu yang mempunyai hobi seperti ini di kantor. Coba deh kamu pikir lagi apakah hobi yang kamu punya ini bermanfaat buat kamu? Atau malah membuatmu menjadi tidak produktif dikantor? Jika iya, yuk coba mulai dikurangi hobinya agar kamu lebih produktif lagi di kantor.

Advertisement

1. Menunda pekerjaan dan akhirnya kewalahan

Sering Menunda-Nunda

Sering Menunda-Nunda via http://www.pexels.com

Menurut penelitian sekitar 27% orang-orang yang bekerja dikantor biasanya sering menunda pekerjaannya. Contohnya saja di pagi hari, banyak karyawan yang menghabiskan pagi mereka untuk membaca timeline berita dimedia sosial. Banyak yang berpikir kalau masih ada hari esok untuk melanjutkan pekerjaan.

Hal ini tentu saja salah karena jika bisa mengerjakannya sekarang terus mengapa ditunda-tunda? Pada akhirnya kamu yang kewalahan mengerjakannya jika pekerjaanmu lagi banyak-banyaknya dan mungkin akan ada tambahan lagi dari si bos.

Advertisement

Jika hal ini sudah terjadi, yuk mulai ubah kebiasaanmu untuk menunda-nunda pekerjaan. Buatlah list pekerjaan apa yang harus kamu lakukan sekarang dan selanjutnya. Niscaya, kamu tidak akan kewalahan jika ada tugas baru dari si bos.

2. Korupsi waktu makan siang bersama rekan kerja

Makan Siang

Makan Siang via http://www.unsplash.com

Waktu makan siang biasanya paling banyak digemari hampir seluruh karyawan kantor termasuk kamu. Soalnya diwaktu ini, kamu bisa makan, istirahat sebentar atau hanya sekedar mengecek timeline berita di media sosialmu. Bagi kamu yang sering makan siang di luar bareng rekan-rekan kerja sah-sah saja kok.

Advertisement

Asalkan kamu tahu batasan waktunya. Bilangnya makan di seberang kantor tapi eh malah jalan-jalan ke mall. Jangan sering-sering korupsi waktu makan siang bersama rekan kerja.

Karena di waktu setelah makan siang ini, kamu bisa semangat kembali mengerjakan tugas kantormu setelah perutmu terisi. Rugi bangetkan kalau kamu menghabiskan waktu siangmu hanya untuk makan siang dan duduk-duduk santai saja sambil mengobrol?

Tak ada salahnya pulang ke kantor lebih awal setelah makan siang demi menyelesaikan pekerjaanmu.

3. Sering bergosip tentang atasan dan rekan kerja

Bergosip Ria

Bergosip Ria via http://www.unsplash.com

Ini nih yang biasanya paling banyak ditemui di kantor. Siapa sih yang nggak suka kumpul-kumpul dengan rekan kerja disela-sela jam sibuk? Pastinya semua ingin seperti itu. Kalau biasanya suka kumpul-kumpul seperti ini, biasanya kamu bersama rekan kerjamu sering bergosip tentang apa saja termasuk atasan dan rekan kerjamu.

Jika ada yang aneh sedikit saja di kantor, kamu pasti bergosip bersama rekan kerja yang lainnya. Sepertinya hal itu sudah menjadi hobimu. Siapa bilang bergosip di kantor itu dilarang? Boleh saja kok asal kamu tahu kapan kamu bisa bergosip dan kapan kamu harus bekerja.

Dan jika kamu ingin bergosip tentang atasan dan rekan kerjamu sebaiknya dikurangi karena akan menyakiti hati mereka yang mendengarkan. Nggak enak kan, niatnya hanya ingin bergosip-gosip ria malah menjadi petaka yang berujung permusuhan.

4. Kamu yang sukanya datang terlambat tapi pulangnya tepat waktu

Datang Tepat Waktu,

Datang Tepat Waktu, via http://www.pexels.com

Siapa nih yang sering datangnya terlambat tapi pulangnya tepat waktu? Mungkin masih banyak yah diantara rekan-rekan kerja kamu yang seperti ini. Atau justru kamu yang seperti ini?

Ups.. Biasanya perusahaan mempunyai kebijakan mengenai jam kerja sendiri. Jika masuk kantor jam 8 pagi berarti pulang kantornya jam 5 sore. Untuk kamu yang sering datang terlambat sih boleh saja tapi dengan alasan yang tepat yah mengapa bisa kamu datang terlambat ke kantor.

Berikan penjelasan yang masuk akal ke bos kamu agar bos kamu percaya bahwa kamu benar-benar terlambat. Sebagai gantinya kamu bisa mengganti jam kerjamu karena datang telat pagi tadi dengan pulang sedikit lebih lama dari jam pulang biasanya. Kalau nggak mau kena nyinyir orang-orang sekantor yah.

Karena memang begitulah peraturannya. Jangan sampai kamu datang telat ke kantor eh malah pulangnya bareng sama rekan-rekan kamu yang datangnya lebih awal. Sangat tidak adil bukan.

5. Rela lembur sampai malam hari demi uang lemburan

Kerja Lembur Bagai Kuda ~

Kerja Lembur Bagai Kuda ~ via http://www.unsplash.com

Dan yang terakhir buat kamu yang sukanya lembur..bur..bur..sampai malam hari. Alasannya sangat klise karena ingin mendapatkan uang tambahan lembur. Kan lumayan buat nambah-nambah uang jajan. Memang benar sih. Namun, jika kamu lemburnya sampai larut malam dan justru membuatmu jatuh sakit.

Sebaiknya dihindari karena tidak baik bekerja sampai larut malam. Lembur boleh saja kan sudah ada kebijakannya dari perusahaan berapa jam yang boleh diambil pada saat lembur.

Dengan catatan yah jika pekerjaanmu benar-benar menumpuk dan harus diselesaikan segera. Bukan karena kamu ingin mendapatkan uang lemburnya saja.

 

Jika hobi kamu termasuk salah satu hobi di atas, yuk mulai kurangi hobinya. Cari hobi yang lain saja yang lebih bermanfaat yang tentunya akan membuatmu bersemengat bekerja dan tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda pekerjaan. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis
Ika

Be thankful for what you have. And work hard for what you don't have

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE