Membuka sebuah usaha memang mudah apalagi kalau sudah mempunyai modal dan keahlian yang mumpuni dibidang tertentu. Terlebih lagi harus terampil dalam hal komunikasi dan mengajak banyak relasi untuk bisa membangun branding sebuah usaha. Bahkan tantangan yang terberat harus sering bisa mengatur usaha baik waktu, keuangan dan relasi (networking). Akan tetapi berbeda dengan Santi Setyaningsih, Founder Creativeable Project Yogyakarta.

Usaha sosial ini terfokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas di Yogyakarta. Menariknya dia juga merupakan penyandang disabilitas Tunarungu. Hambatan komunikasi dan pendengaran tidak membuat dia untuk berhenti berkarya. Bahkan dia sendiri ingin menjadikan para penyandang disabilitas mampu berkarya dan mandiri secara finansial. Sebelum mengenail lebih dekat, yuk simak perjuangan dia yang tak mengenal lelah untuk membawa perubahan sosial yang lebih baik.

1. Santi Setyaningsih, Tunarungu dan Founder Creativeable Project Yogyakarta

Facebook Fanspage via http://www.facebook.com

Divonis tuli sejak usia kurang lebih 9 tahun dan tidak membuatnya berhenti untuk terus berkarya.

2. Meskipun divonis tidak mampu mendengar, dia tetap terus berkarya

Instagram Pribadi via https://instagram.com

Meskipun divonis tidak mampu mendengar dia masih terus berkarya tanpa batas. Walaupun Santi masih sering mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakan dia tetap semangat untuk bisa memperjuangkan haknya demi mencapai kesetaraan terhadap kaum disabilitas

3. Tetap berkarya dengan menulis Buku

Advertisement

Fanspage Facebook via https://facebook.com

Disaat orang lain dengan bangga melihat kesempurnaanya tapi tidak mengembangkan kelebihannya. Justru Santi terus berkarya untuk bisa membuktikan bahwa dia mampu melakukan sesuatu yang orang lain juga belum bisa melakukannya. Terbukti dengan menerbitkan buku, Santi bisa membuktikannya dengan menulis sebuah pengalaman yang dituangkan didalam sebuah buku.

4. Merasa belum puas, Santi dan rekan – rekannya mendirikan sebuah social enterprise Creativeable Project Yogyakarta

Instagram via https://instagram.com

Santi bersama rekan – rekannya mendirikan sebuah usaha sosial yang bernama Creativeable Project Yogyakarta. Usaha Sosial ini merupakan sebuah social project yang terfokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas di Yogyakarta. Atas dasar panggilan hati yang mana ingin membantu para teman – teman disabilitas untuk bisa berkarya dan mandiri secara finansial. Seajuh ini penyandang disabilitas masih belum bisa mandiri karena diskriminasi yang didapat di bidang penghidupan.

Advertisement

5. Dibalik Keterbatasan yang dimiliki, Santi masih tetap ingin berbagi

Instagram via https://instagram.com

Walaupun dia memiliki keterbatasan yang dimiliki yakni pendengaran dan komunikasi tetapi Santi masih terus ingin berbagi kebaikan dengan semua orang. Terbukti dia bisa menjadi Learning Partner bersama kelompok mahasiswa yang sedang mengikuti program pertukaran mahasiswa asing dari Universitas di Yogyakarta. Tidak hanya itu tetapi juga mengajarkan anak – anak disablitas di SLB. Masih banyak kegiatan lainnya. Hal ini dimana Santi ingin membagi ilmu dan menumbuhkan jiwa sosial dan enterpreneur bagi anak muda agar nanti bisa menjadikan suansana inklusif yang mana ada berbauran kelompok disabilitas dan non disabilitas.

6. Semangatnya yang terus berbagi membuanya disukai banyak orang meskipun terkadang diskriminasi masih menghampirinya

Fanspage Faceebok via https://www.facebook.com

Masih terus semangat untuk terus berkarya, walaupun kerap kali mendapatkan diskriminasi. Setiap apapun yang dilakukan, pastinya akan ada orang yang tidak suka, selama itu benar, keep going.

7. Semangat Terus ya..

Fanspage Facebook via https://facebook.com

Tak lelah berdayakan disabilitas, terus semangat membantu memberdayakan.

Bermanfaat sekali yang aktivitas yang dilalukan oleh Santi, kamu yang sudah diberikan anugrah oleh Tuhan dengan sempurna, sudahkah kamu berkarya dan bermanfaat bagi orang banyak?