“Hujan turun sepanjang jalan, hujan rinai waktu musim berdesik-desik pelan kembali bernama sunyi. Kita pandang pohon-pohon diluar basah kembali”…

Setiap tetes hujan yang jatuh dari langit memang selalu membawa jalan ceritanya masing-masing, dari kenangan sampai  mampu  menginspirasi. Tak heran banyak orang yang menyukai si “hujan” ini, nah selain kota hujan Bogor bagi kamu yang juga pecinta hujan berikut adalah beberapa tempat di dunia yang mempunyai curah hujan tinggi.

 

Yaa kali aja kamu berminat untuk pidah kesana agar bisa menikmati kenangan eh hujan lebih lama.

1. 1. Emei Shan, Provinsi Sichuan, Tiongkok

weheartit via http://weheartit.com

Gunung E Mei adalah salah satu di antara empat gunung Suci dari Agama Budha yang terkenal di Tiongkok, dengan rata-rata curah hujan setahun mencapai 8,169 mm, menjadikan gunung tersebut menerima curah hujan paling tinggi. Fenomena yang dsiebut "lautan awan" itu terjadi karena adanya gumpalan awan dua tingkat yang akhirnya menurunkan hujan yang sangat banyak. Dewan Warisan Dunia mengatakan bahwa Gunung Emei banyak mendapat pujian dalam sejarah kesusastraan dan kesenian Tiongkok, sehingga tempat ini juga menjadi UNESCO World Heritage Site pada 1996.

2. 2. Mt. Waialeale, Kauai, Hawaii, Oseania

pinterest via http://pinterest.com

Dengan rata-rata curah hujan pertahun 9,763 mm, Gunung Waialeale memiliki arti “air yang berlimpah”. Gunung Waialeale adalah kawah gunung berapi dan titik tertinggi kedua di pulau Kauai di Kepulauan Hawaii dan menjadi tujuan wisata favorit mancanegara yang berkunjung kesana.

Advertisement

Tinginya tebing yang dimiliki Gunung Waialeale menyebabkan air yang turun membentuk aliran air yang tak terhitung. Di suatu tempat pada Gunung Waialeale ada yang di sebut “Wall of Tears” karena ada begitu banyak air terjun yang nampak seolah aliran air mata.

3. 3. Big Bog, Maui, Hawaii, Oseania

pinterest via http://pinterest.com

Rata-rata curah hujan pertahun disini adalah 10,272 mm, Big Bog, Maui, Hawaii, Oseania sendiri adalah tempat lain di Hawaii. Kepulauan Maui adalah pulau terbesar kedua di Hawaii. Keindahan kawasan ini membuat pulau-pulaunya jadi tujuan wisata favorit.

4. 4. Debundscha, Cameroon, Africa

pinterest via http://pinterest.com

Desa Debundscha terletak di kaki Gunung Cameroon, puncak tertinggi di Afrika, dengan alasan itu tak heran jika desa ini kerap menerima hujan lebat. Dengan rata-rata curah hujan pertahun: 10,299 mm, membuat musimnya sangat bertolak belakang dengan benua Afrika yang kering.

5. 5. Sungai Cropp , New Zealand

weheartit via http://weheartit.com

Sungai Cropp mengalir ke arah timur sebelum bergabung dengan Sungai Whitcombe, New Zealand, sungai ini hanya memiliki panjang 9 km. Dengan rata-rata curah hujan pertahun 11,516 mm membuat cuaca di daerah ini sangat berbeda dengan mayoritas wilayah New Zealand

6. 6. Cherrapunji, Meghalaya, India

weheartit via http://weheartit.com

Desa Cherrapunji di negara bagian Meghalaya dikenal sebagai salah satu tempat terbasah di dunia. Rata-rata curah hujan didesa ini adalah 11,777 mm pertahun, nemun ironisnya meski menjadi tempat paling basah kedua di bumi, penduduk Cherrapunji menghadapi kekurangan air saat tidak turun hujan.

Desa ini mempunyai jembatan-jembatan yang di buat dari akar pohon, penduduk suku lokal War-Khasis belajar bagaimana cara menjinakkan akar pohon beringin yang liar. Akar tumbuh dalam arah tertentu menggunakan bambu sebagai alat dukungan. Beberapa jembatan yang mereka bangun panjangnya lebih dari 30 meter.

7. 7. Mawsynram, Meghalaya, India

pinterest via http://pinterest.com

Dengan rata-rata curah hujan setahun: 11,871 mm. Pemegang rekor sebagai tempat paling basah di dunia adalah Maysynram, terletak di Meghalaya, India. Lokasinya 15 km dari Cherrapunji. Penduduk di Mawsynram menggunakan rumput sebagai penahan suara hujan yang memekakkan telinga sepanjang musim hujan.