Kupas Tuntas Seni Berbicara ala Larry King. Ternyata Nggak Cuma Sulap Aja yang Ada Triknya, tapi Ngobrol Juga!

trik seni berbicara

ADVERTISEMENT

Mungkin bagi sebagian orang, mengajak ngobrol orang lain yang belum dikenal itu cukup menyeramkan. Salah langkah sedikit bisa dianggap sok asik dan bikin ilfeel. Tapi tenang tulisan ini hadir untuk memberikan kalian trik-triknya.

Tulisan ini berawal ketika saya mengunjungi toko buku dan menemukan buku yang berjudul Seni Berbicara yang ditulis oleh orang yang banyak dinobatkan sebagai rajanya reality show, Larry King. Melihat judul dari bukunya membuat saya bertanya-tanya, apakah iya bicara ternyata ada seninya? Atau judul itu cuman salah satu teknik marketing saja?

Setelah saya membaca buku tersebut lembar demi lembar, saya menemukan chapter yang menarik dari buku tersebut. Chapter tersebut membahas tentang bagaimana caranya untuk memulai obrolan dengan orang yang tidak kita kenal. Salah satu masalah yang mungkin dialami banyak orang dan masalah yang bakal saya coba pecahkan di dalam tulisan ini. Dalam chapter tersebut dituliskan apa saja yang seharusnya kita lakukan untuk memulai percakapan dengan orang yang baru dikenal, caranya dimulai dari sini.

ADVERTISEMENT

1. Buang rasa malumu

Percaya diri adalah kunci !

Percaya diri adalah kunci ! via https://unsplash.com

Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuang rasa malu yang pasti muncul ketika kalian ingin memulai percakapan. Caranya gampang, cukup bayangkan bahwa orang yang ingin kalian ajak bicara juga malu sama seperti kita. Membayangkan hal tersebut bisa membantu kita buat membuang rasa malu yang muncul. Memang, munculnya rasa malu itu wajar, lalu kenapa kita harus membuangnya? Karena apabila kita buang perasaan malu itu, kita akan terlihat lebih percaya diri dan akan menikmati sebuah obrolan.

“Percayalah, orang yang Anda ajak bicara juga akan menikmati sebuah obrolan apabila anda juga terlihat menikmatinya!”

Begitulah quotes yang disampaikan oleh penulis buku ini. Tapi satu yang harus dicamkan, poin ini bukan berarti anda buang rasa malu anda dan merubah anda menjadi orang yang tidak tau malu, ya jelas beda dong.

ADVERTISEMENT

2. Topik untuk memulai percakapan

Topik yang akan dibicarakan harus dipilih baik - baik loh

Topik yang akan dibicarakan harus dipilih baik – baik loh via https://unsplash.com

Apabila kalian ingin memulai sebuah obrolan, seharusnya topik yang bisa digunakan untuk memulai percakapan harusnya ada banyak banget. Gausah takut dan bingung buat nyari topik yang pas. Cari aja topik yang akhir- akhir ini lagi dibicarain orang banyak. Contohnya mungkin pada situasi pandemi ini kalian bisa bertanya,

“ Dampak apa yang kamu rasakan setelah adanya pandemi korona ini? “.

Tentu saja orang yang ingin kalian ajak bicara pasti bisa jawab pertanyaanya, kecuali orang itu baru diimpor dari pedalaman hutan amazon kemarin sore. Atau bisa gunakan trik basa-basi sejuta umat dengan tanya,

“ Mau ke mana bang?”

ADVERTISEMENT

3. Pertanyaan yang harus dihindari

Jangan suka nanya pertanyaan yang klise lagi ya

Jangan suka nanya pertanyaan yang klise lagi ya via http://www.freepik.com

Jika nantinya didalam percakapan kalian akan berisi sebuah pertanyaan, hindarilah pertanyaan-pertanyaan yang kemungkinan jawaban cuman “ya“  atau “tidak“. Contohnya itu,

“Jakarta lagi panas banget ya ?”

Itu adalah contoh pertanyaan yang kemungkinan jawabannya cuman “ ya “ atau “ tidak “. Coba deh hindari kalimat pertanyaan model seperti itu. Kalimat pertanyaanya bisa diganti dengan yang kemungkinan orang yang kalian tanya, bisa jawab dengan lebih panjang. Contohnya bisa tanya kaya gini,

“ Menurut kamu Jakarta kenapa panas melulu ya ?”

ADVERTISEMENT

4. Hukum pertama percakapan

de – ngar – kan – lah !

de – ngar – kan – lah ! via http://www.freepik.com

Bukan cuma naik motor doang yang ada hukumnya, percakapan ternyata juga ada hukumnya. Hukum yang paling utama yaitu : de ngar kan lah! Memang terdengar cukup sepele, tapi coba deh untuk dipraktekan. Di sini juga berlaku hukum tabur-tuai. Artinya, kalau kalian mendengarkan orang lain dengan baik, maka orang lain juga akan mendengarkan kalian dengan baik.

ADVERTISEMENT

5. Bahasa tubuh

Bahasa tubuh itu penting

Bahasa tubuh itu penting via https://unsplash.com

Coba deh gunain bahasa tubuh untuk membuat kalimat-kalimat yang kalian lontarkan menjadi lebih menarik. Tapi tetap gunakan bahasa tubuh yang natural dan senyaman mungkin agar tidak menimbulkan kesan dibuat-buat. Karena bakal lumayan menggelikan kalau kalian terlihat tidak natural dalam penggunaan bahasa tubuh.

Kalau sudah terlihat menggelikan, jangankan bisa ngobrol, enggak dianggap orang aneh aja udah sukur. Kalau masih bingung mencari bahasa tubuh yang paling mudah untuk dipraktekan tanpa keliatan menggelikan, coba aja buat kontak mata dengan orang yang kalian ajak bicara.

Mungkin cara-cara diatas bisa menjadi salah satu cara bagi para kaum-kaum yang kesulitan untuk mulai ngobrol dengan orang baru. Walaupun tidak ada jaminan sukses 100% tapi boleh lah buat dicoba. Kalau dipraktekan dengan baik si mudah=mudahan berhasil ya hehe.

Jadi kesimpulannya, memang benar ternyata bicara itu udah kaya sulap, ada triknya!

 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Halo saya adrial akbar. Selamat membaca ~

Editor

une femme libre