Sepak Bola: Kisah 5 Tim Underdog yang Justru Malah Jadi Juara

Siapa yang tidak suka kisah underdog dalam kompetisi sepak bola? Ada euforia tersendiri ketika tim yang tidak diperhitungkan atau bahkan diremehkan, malah justru menjadi juara di sebuah kompetisi. From zero to hero, berikut 5 tim tidak dianggap, yang justru menjuarai sebuah kompetisi:

Advertisement

1. VFL Wolfsburg – Bundesliga 2008/09

Wolfsburg 2008/09

Wolfsburg 2008/09 via https://www.elartedf.com

Setelah finish di peringkat 15 dan harus berjuang menghindari zona degradasi pada 2 musim silam, Wolfsburg berbenah dengan memasukan nama-nama baru seperti kiper Diego Benaglio, penyerang Edin Dzeko dan Grafite, serta pelatih berpengalaman Felix Magath pada musim 2007/08. Usai berhasil finish di peringkat 5, tren positif berlanjut terus hingga musim 2008/09, hingga mereka menjuarai pagelaran Bundesliga dengan mengandalkan duet maut Dzeko-Grafite yang mencetak 54 gol atas nama mereka berdua.

2. Yunani – Euro 2004

Di antara nama-nama besar Eropa kala itu seperti Prancis, Belanda, Portugal, dan Italia, tak pernah ada yang menyangka bahwa Yunani adalah salah satu kontestan yang berhasil menembus babak final. Usai mengalahkan Prancis dan Republik Ceko, Yunani menghadapi tuan rumah Portugal. Hasil akhirnya, Portugal harus menangis di kandang sendiri usai Yunani menang tipis 1-0 di babak final.

Advertisement

3. FC Porto – Liga Champions 2003/04

Porto 2004

Porto 2004 via https://www.bola.net

Bukan kekuatan besar di Eropa, Porto justru terus melaju ke babak final setelah lolos dari grup bersama Real Madrid dan mengalahkan Manchester United di babak perdelapan final. Diperkuat oleh calon-calon nama besar seperti Deco, Ricardo Carvalho, dan Paulo Ferreira, Porto mengalahkan Monaco 3-0 di babak final. Gelar ini juga menjadi panggung pertama bagi Jose Mourinho yang membuat namanya diperhitungkan sebagai pelatih elit Eropa.

4. Leicester City – Premier League 2015/16

Leicester 2015/16

Leicester 2015/16 via https://miro.medium.com

Setelah terseok-seok lolos dari zona degradasi di musim sebelumnya, Leicester menunjuk pelatih berpengalaman, Claudio Ranieri untuk menukangi Leicester di musim 2015/16. Hanya ditargetkan untuk lolos dari zona degradasi, Leicester justru diizinkan untuk bermimpi menjadi juara Liga Inggris setelah hasil-hasil mereka semakin positif seiring waktu. Mimpi mereka kemudian menjadi kenyataan usai Jamie Vardy dkk. berhasil menjadi juara Premier League 2015/16, mematahkan semua ekspektasi. Magis.

5. Denmark – Euro 1992

Denmark 1992

Denmark 1992 via https://ligalaga.id

Mungkin inilah salah satu kisah underdog paling aneh di sejarah sepak bola. Denmark, yang seharusnya tidak lolos kompetisi ini, harus menggantikan Yugoslavia yang didiskualifikasi akibat masalah perang di negaranya. Diperkuat Peter Schmeichel dan Brian Laudrup, Denmark secara mengagetkan mengalahkan Prancis di fase grup, Belanda di semi-final, dan mengalahkan Jerman 2-0 di babak final. Tak terduga!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE