Mengawali tahun 2019 ini tentu banyak dari kita yang memulai dengan membuat resolusi baru, salah satunya dengan membuat daftar impian yang akan kamu wujudkan di sepanjang tahun 2019 ini. Namun, memasuki akhir tahun banyak yang gagal dalam mewujudkan daftar impiannya dan akhirnya hanya mucul penyesalan.

Kadang kala penyebab dari gagalnya langkah kita dalam mewujudkan impian dikarenakan terhambat oleh ketidaktahuan kita untuk memulai. Maka dari itu, seperti halnya dalam bermain sepak bola yang penuh strategi dan teknik, untuk membuat impian kita tercapai dibutuhkan pula strategi dan teknik yang semestinya dibuat. Salah satu strategi yang dapat Kita terapkan untuk meraih impian adalah dengan target SMART.

Target SMART ini nantinya akan berguna dalam mewujudkan daftar impian yang ingin kita capai dari berbagai aspek kehidupan, di antaranya aspek intelektual, spiritual, fisik, sosial atau relasi, finansial aspek dan kesenangan.

Nah, untuk itu ada salah satu stratetegi dalam meraih impian yang dapat kamu coba terapkan. Target itu bernama SMART.  Mungkin sebagaian dari kamu  belum mengetahui tentang target SMART. Target SMART terdiri dari kata Spesific, Monitoring, Achievable, Reasonable, dan Time Limit, untuk lebih rincinya mari Kita bahas satu persatu pada uraian dibawah ini.

1. (S) Spesific

Artinya impian yang akan kamu buat harus jelas serta rinci deskripsinya. Dalam hal ini impian tersebut dapat kamu lihat, dengar, dan rasakan kehadirannya.

Advertisement

Misalnya saja Kamu ingin memiliki sebuah rumah. Mulai sekarang tentukan seberapa besar rumah yang ingin kamu miliki. Apakah ingin memiliki rumah dengan 3, bahkan 5 tingkat, atau kamu ingin memiliki rumah dengan halaman yang luas untuk berkebun.

Selain itu, fasilitas apa yang inginkan di dalam rumahmu itu, apakah sauna sendiri atau peralatan gym.

Selanjutnya bagaimana desain arsitektur rumahmu, minimalis atau modern. Terakhir kamu bisa menuliskan ingin tinggal di daerah mana, dan sebagainya.

Advertisement

Buatlah impianmu itu dengan sedetil mungkin, hingga orang lain juga dapat paham dengan apa yang kamu kemukakan mengenai detail rumah impianmu tersebut.

2. (M) Monitoring

Setelah mendeskripsikan dengan detil impian yang kamu inginkan, langkah berikutnya adalah memonitoring impian tersebut. Monitoring merupakan kegiatan peninjauan terhadap sesuatu yang dapat mempercepat atau menghambat proses pencapaian impian. Kamu dapat menganalisis potensi dari kedua kemungkinan tersebut, kemudian sebisa mungkin potensi yang dapat mempercepat tercapainya impianmu kamu manfaatkan. Sementara potensi yang dapat menghambat impianmu, semaksimal mungkin dapat Kamu hindari.

Misalnya, kamu memiliki impian untuk melanjutkan kuliah S2 di luar negeri tahun ini. Kamu memiliki banyak koneksi dari orang-orang  yang sudah atau pernah berkuliah di sana. Nah jadikan potensi ini untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin seputar kegiatan perkuliahan S2 di luar negeri, tips-tips untuk dapat lulus di salah satu perguruan tinggi di luar negeri yang ingin kamu tuju, hingga peluang beasiswa yang dapat dicoba.

Sesuaikan dengan hal apa yang ingin Kamu ketahui dari kenalanmu tersebut. Di samping itu, misal kamu menyadari kelemahanmu di bidang bahasa, hal ini tentu dapat  menghambatmu karena kamu tahu bahwa salah satu syarat wajib dapat dapat diterima berkuliah di luar negeri adalah menguasai setidaknya bahasa internasional, yaitu bahasa Inggris.

Kamu sudah tahu kalau hal ini dapat menjadi faktor penghambatmu dalam meraih impianmu untuk melanjutkan studi S2 ke luar negeri. Lantas apa yang akan kamu lakukan? Menyerah tentu bukan jalan terbaik. Yang Kamu perlu lakukan saat mengetahui kelemahanmu tersebut ialah dengan berusaha dengan cara terbaik untuk menghadapi permasalahanmu tersebut.

Jika kamu tidak memiliki kemampuan yang mumpuni di bidang bahasa, cobalah untuk mengatasinya bisa dengan  berlatih sendiri atau melakukan kursus bahasa Inggris secara intesif mulai dari sekarang. Bukannya tidak ada yang mungkin, jika kita mau mengusahakannya?

So, percaya saja pada kemampuanmu sendiri.

3. (A) Achievable

Setelah melakukan mentoring, langkah selanjutnya adalah dengan menyakini atau percaya bahwa impianmu tersebut nantinya dapat terwujud. Keyakinan itu tumbuh karena kita sudah mengetahui impian apa yang dicapai dengan deskripsi yang jelas dan sudah mengetahui pula hal-hal apa saja yang dapat mempercepat dan memperhambat proses pencapaian impian kita.

Dengan begitu, kita sudah mengetahui lagi di mana dan akan ke mana. Oleh kerena itu, langkah berikutnya adalah berusaha keras.

Misalnya saja kamu ingin menjadi seorang anggota Polri di tahun ini. Namun, kamu sadar untuk menjadi apa yang kamu mimpikan tidak mudah. Kamu sadar bahwa kamu berasal dari keluarga yang kurang mampu, tapi kamu yakin dengan apa yang kamu impikan dan hal-hal apa saja yang harus diusahakan untuk mencapai impianmu tersebut.

Untuk menjadi seorang anggota Polri, kamu tahu harus mengikuti dan melalui beberapa tahap seleksi, di antaranya ujian fisik, psikotes, dan lain sebagainya. Maka dari itu, Kamu mulai mencicilnya dari sekarang dengan berlatih olah fisik dan mulai mengerjakan satu persatu soal-soal psikotes tahun sebelumnya. Kemungkinan akan keluar pada saat ujian nanti.

Selain itu kamu juga tidak lupa untuk berdoa kepada Tuhan dan meminta restu kepada kedua orang tuamu. Tanpa kamu sadari, doa, usaha, dan hasil belajarmu nantinya akan berbuah manis ketika mengetahui jerih payahmu terbayar dengan adanya pengumuman bahwa amu lulus diterima menjadi anggota Polri.

Ini artinya untuk mendapat apa yang ingin impikan tidaklah mudah, butuh usaha nyata dan tentu harus dilakukan secara bertahap dan rutin, bukan? Jadi, tetaplah istiqomah dalam berusaha, ya. Jangan mudah menyerah selagi kesempatan itu masih ada.  

4. (R) Reasonable

Kompas Lifestyle

Kompas Lifestyle via https://www.bibliotika.com

Tentu sudah kita bahas bahwa dalam mengupayakan sesuatu termasuk impian kita bukanlah perkara yang mudah. Terkadang di tengah jalan ada perasaan yang membuatmu lelah dan ingin menyerah saja, lantaran usaha yang sudah kamu lakukan tidak berbuah manis atau sesuai dengan apa yang kamu harapkan.

Namun, akan ada sesuatu yang membuatmu segera bangkit dari keterpurukan dan mencobanya lagi. Ya, dia yang menjadi alasanmu untuk terus mengejar impianmu. Entah itu orang tua, keluarga, atau orang yang kamu kasihi, yang menjadi alasan untuk kamu bangkit.

Dengan melihat bagaimana pengorbanan orang tua merawat serta membesarkanmu, tentu akan menjadi cambuk tersendiri bagimu. Oleh sebab itu, untuk menjaga semangatmu terus stabil, buatlah alasan yang kuat untuk dirimu sendiri. Namun perlu digaris bawahi di sini, saat membuat alasan tidak hanya untuk orang-orang yang kamu sayangi saja yang dapat menjadi motivasi terbesarmu, namun bisa hal lainnya yaitu berupa alasan mengapa kamu perlu dan harus mencapai impian itu.

Misalnya saja, kamu memiliki impian untuk melamar kekasih pujaanmu dan membangun rumah tangga bersamanya, oleh karenanya kamu sebagai laki-laki akan berjuang keras untuk bekerja mengumpulkan uang demi melamarnya.

5. (T) Time Limit

Nah langkah terakhir yang harus kamu terapkan agar impianmu cepat terwujud ialah kamu harus berani memasang target atau tenggat waktu. Terkadang ketika kita mengerjakan sesuatu tanpa adanya batasan waktu, kita pun akan mengerjakannya dengan lalai atau santai. Padahal setiap waktu yang terbuang tercuma tidak akan pernah kembali! Toh nasi sudah menjadi bubur, mana mungkin akan kembali menjadi nasi lagi.

Ingat kah dengan kata mutiara ini:

‘Waktu bagaikan pedang’’ ‘’Waktu adalah uang’’.

Yups, menyadari waktu sangat berarti, bukankah seharusnya kita dapat berpacu dengan waktu.

Mulai dari sekarang, mulailah bijak dalam mengatur serta memanfaatkan waktu yang kamu miliki sebaik mungkin, apalagi menyangkut impian yang ingin kamu kejar. Ingat kembali jika waktumu digunakan untuk leha-leha apalagi untuk tidur saja, tidak ubahnya kamu seperti tukang tidur yang terus bermimpi.

Nah untuk menerapkan target time limit ini dalam impianmu, caranya kamu hanya perlu mencantumkan dengan detil kapan impianmu tersebut harus terwujud.

Apakah dalam jangka waktu 2 bulan, 5 bulan atau sebelum memasuki tahun depan? So, tentukan tenggat waktu berdasarkan kemampuanmu, ya.

 

 

Bagaimana, apakah Kamu sudah memahami target SMART yang baru saja dijelaskan ? Jika sudah, mari Kita ke proses terakhir. Yaitu, Kamu harus mau menuliskan semua mimpi-mimpimu tersebut, dapat dengan menggunakan media sebuah buku atau selembar kertas yang nantinya akan Kamu pajang di dinding kamarmu. Namun perlu dicatat, usahakan dalam menuliskan mimpi-mimpimu tidak boleh menggunakan gadgetmu, seperti di handphone ataupun dilaptop, usahakan untuk menulisnya menggunakan pulpen atau pensil secara langsung diatas kertas. Tulis dengan menggunakan target SMART yang sudah dipaparkan diatas tadi, yaitu impian harus mencantumkan Spesific, Monitoring, Achievable, Reasonable, dan Time Limit.   Kenapa Saya harus menuliskannyan ?  Sebab dengan menuliskannya, mimpimu tersebut tidak hanya akan ada dalam pikiranmu saja, melainkan dapat selalu dilihat dan diingat selalu oleh dirimu. Bayangkan jika Kamu hanya menyimpannya dalam angan-angan pikiranmu saja, mungkin nanti suatu saat Kamu akan melupakan mimpi-mimpimu tersebut, iya kan.

     Mungkin kamu bertanya kembali, mengapa harus menuliskan semua mimpi-mimpimu itu ? apakah impian akan tercapai jika hanya menuliskannya ? Memang menulis saja tidak dengan diimbangi oleh usaha yang keras semua mimpimu itu tidak akan pernah tercapai. Tetapi setidaknya dengan menuliskan lalu menempelkannya pada dinding atau tempat-tempat tertentu yang dapat sering Kamu lihat, maka Kamu akan terus mengingat semua impianmu tersebut kemudian dengan sendirinya Kamu akan selalu termotivasi. Dikutip dari Rockeffeler, bahwa banyak orang yang mempunyai impian, 97% menyimpannya dalam angan-angan, 3% menuliskannya secara rinci. Itulah mengapa jumlah sukses di dunia hanya 3%. Itu artinya jika Kamu mampu menuliskan semua impianmu dengan rinci ke dalam sebuah kertas, niscaya impianmu akan terwujud. Tentu dengan tidak melupakan usaha keras serta doa yang mengiringi langkahmu dalam mewujudkan apa yang Kamu impikan ya.

      Bagaimana ? Apakah kamu sudah siap untuk mulai menwujudkan daftar impianmu ditahun 2019 ini menggunakan target SMART ? Tentu sudah dong. Selamat mencoba ya, semoga sukses !

Salam dari seorang pemimpi yang hingga kini masih berjuang mewujudkan mimpi-mimpinya tersebut dan tidak ingin dianggap sebagai tukang tidur saja, semoga Kamu juga ya:)

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya