Stres Belajar Penyebab Mahasiswa Depresi? Lakukan 5 Hal Ini Untuk Mencegahnya

Permulaan fase dewasa dimana seseorang menginjakkan kaki di perguruan tinggi dan biasanya akan mendapatkan tantangan perubahan emosi. Tidak sedikit mahasiswa yang mengalami depresi tetapi saat kuliah mereka berusaha mengatasinya, walaupun hal ini sangat sulit dilakukan. Seseorang yang mengalami depresi akan kehilangan harapan dan terganggu suasana hati, sehingga pada titik akhirnya bisa saja ia mencoba untuk mengakhiri hidup.

Tantangan dan tekanan yang mungkin dialami oleh mahasiswa bersamaan dengan rasa cemas ketika berkaitan dengan beban belajar akan menyebabkan kewalahan, dan berkembang menjadi perasaan stres hingga depresi. Depresi sering kali terjadi pada mahasiswa yang berada jauh dari rumah dan keluarga, sehingga mereka merasa bertarung sendirian. Selain itu, beban belajar dan tugas yang terlalu banyak dapat menimbulkan perasaan depresi pada mahasiswa.

Berikut beberapa hal yang harus kamu lakukan untuk mencegah depresi karena stres belajar.

Advertisement

1. Dekatkanlah diri dengan keluarga dan teman

Foto oleh Askar Abayev dari Pexels

Foto oleh Askar Abayev dari Pexels via https://www.pexels.com

Mendekatkan diri dengan keluarga dan teman sangatlah penting, karena mereka akan menjaga agar kamu tidak merasa sendiri dan menolong kita melewatinya.

Selain itu, ketika kamu tidak mempunyai jalan keluar untuk mengatasi depresi karena stres belajar, dengan memberitahu keluarga dan teman akan mengurangi rasa cemas yang kamu alami.

Advertisement

2. Pola hidup yang teratur

Foto oleh Cliff Booth dari Pexels

Foto oleh Cliff Booth dari Pexels via https://www.pexels.com

Pola hidup yang teratur dengan menjaga pola tidurmu yang cukup yaitu 7-9 jam tidur per hari, hindari begadang, dan usahakan untuk tidur dan bangun pada jam yang sama setiap harinya.

Berikutnya, olahraga secara teratur minimal 3-5 kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit. Olahraga rutin dapat membuat kamu merasa lebih baik dan mendorong otak untuk berpikir positif.  

3. Pola makan dengan nutrisi yang seimbang

Foto oleh Mikhail Nilov dari Pexels

Foto oleh Mikhail Nilov dari Pexels via https://www.pexels.com

Konsumsi makanan dengan gizi yang seimbang dan pola makan yang teratur agar stamina tubuhmu terjaga dan dapat membantu mengurangi tingkat depresi. Kurangi mengosumsi gula, karbohidrat, dan lemak tak sehat.

Kamu dapat menyeimbangkan suasana hatimu dengan mengosumsi makanan seperti sayuran berdaun hijau gelap, kacang kenari, alpukat, beri, bawang putih, bawang bombay, tomat, apel, cokelat, dan jamur. 

4. Batasi penggunaan media sosial

Foto oleh mikoto.raw dari Pexels

Foto oleh mikoto.raw dari Pexels via https://www.pexels.com

Batasi penggunaan media sosial terutama menjelang jam tidur karena akan memengaruhi kualitas tidurmu. Penggunaan media sosial juga bisa membuat kamu mengalami tekanan yang lebih banyak.

Apalagi media sosial sudah menjadi candu bagimu, sehingga kamu tidak bisa hidup tampa mengecek dan update di sosial media. Jadi, lebih baik batasi penggunaan media sosialmu.

5. Dapatkan hobi dan minat pada hal yang kamu sukai

Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels via https://www.pexels.com

Dapatkan hobi dan minat pada hal yang kamu sukai agar kamu tidak larut dalam rasa stres belajar karena perkuliahan. Kamu sebagai mahasiswa tetap dapat melakukan kegiatan yang menyenangkan selain belajar.

Kegiatan-kegiatan yang dapat kamu lakukan adalah seperti membaca, menggambar, menulis, memasak, traveling, merajut, melukis, menyanyi, dan meditasi.  

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE