5 Hal yang Perlu Diperhatikan dari Spot Kerjamu di Rumah, Biar Fokus dan Nggak Mudah Lelah

tips konsentrasi kerja di rumah

Dalam kondisi sekarang, bukan cuma karyawan yang kerja di rumah. Siswa sekolah dari berbagai tingkat dan mahasiswa juga harus belajar dari rumah untuk mengurangi risiko penularan COVID-19. 

Mungkin di awal-awal diberlakukannya belajar dari rumah, beberapa dari kalian ada yang senang. Yang suka berangan-angan; “enak kali, ya, bisa libur setahun.” Sayangnya, pandemi ini membuat itu jadi kenyataan dalam konteks dan keadaan yang buruk. 

Belajar dari rumah sendiri punya tantangannya sendiri dibanding belajar tatap muka. Sulit konsentrasi, lelah melihat layar selama beberapa jam, koneksi internet yang tidak menentu, ataupun para guru yang masih harus beradaptasi dengan teknologi. 

Untuk mengurangi stres saat belajar atau bekerja dari rumah, setidaknya ruang yang kamu butuhkan sebisa mungkin didesain senyaman mungkin. Ruang belajar yang nyaman bisa meningkatkan mood, konsentrasi, dan produktivitas saat belajar, yang berakibat positif terhadap performa di sekolah. 

Mengingat, kebijakan belajar dari rumah masih diberlakukan di 2021 dan masih menyesuaikan dengan situasi pandemi, nggak ada salahnya buat renovasi atau mengatur kembali desain interior ruang belajarmu dengan inspirasi-inspirasi dari Dekoruma berikut ini. Lihat, yuk!

Advertisement

1. Meja dan kursi belajar yang menyangga tubuh bagian belakang dengan baik supaya nggak sakit punggung atau pinggang

Chicago Tribune

Chicago Tribune via https://www.chicagotribune.com

Membangun ruang belajar, terutama meja belajar dimulai dari kursi meja belajar. Kursi yang ergonomis dan modular ternyata berpengaruh banget dengan kesehatan tubuh bagian belakang. Kursi yang tidak menyangga dengan baik bisa mengakibatkan sakit punggung dan sakit pinggang, yang apabila nggak diganti bisa jadi akut. 

Jadi, pilih kursi yang bukan cuma empuk, tapi menyangga punggung dan pinggang dengan pas. Kursi juga bisa diatur ketinggiannya menyesuaikan dengan meja, supaya kepalamu nggak terlalu mendongak atau terlalu membungkuk.

Advertisement

2. Setelah kursi, meja belajar yang fungsional dan pas ukurannya jadi langkah berikutnya dalam membangun ruang belajar produktif

Beautiful Homes

Beautiful Homes via https://www.beautifulhomes.com

Kursi belajar yang nyaman sudah terpenuhi, sekarang waktunya mencari meja belajar yang sesuai kebutuhan. Ukuran meja belajar perlu disesuaikan dengan ukuran ruangan. Apalagi kalau meja belajar akan jadi meja komputer juga. Ukuran ruangan juga menentukan ukuran meja. Kalau nggak terlalu besar, pasang meja belajar yang sedang-sedang saja supaya nggak menyulitkan pergerakan di ruang belajar. 

Kemudian, perhatikan fungsionalitas meja belajar juga, ya. Mulai dari pemilihan material meja yang mudah dibersihkan, jenis kaki meja, posisinya di ruang belajar, dan seberapa mudah meja belajar untuk ditambahkan aksesoris atau furnitur pendukung seperti laci atau rak. 

3. Laci dan kabinet yang mudah dijangkau di sekitar meja belajar, supaya meja tetap rapi dan tidak mudah terdistraksi

Advertisement

Salah satu penyebab kamu tidak bisa berkonsentrasi waktu belajar mungkin karena meja belajarmu berantakan. Biar nggak berantakan lagi, coba pasang laci di bagian bawah meja belajar dan kabinet gantung di atas depan meja belajar. 

Dengan begitu, kamu bisa menyimpan barang-barang yang dibutuhkan dengan lebih rapi. Bukan cuma jadi lebih rapi dan nggak gampang teralihkan perhatian, kamu bakal lebih gampang mencari alat-alat pendukung belajarmu. Kemudian, rak-rak yang masih tersedia juga bisa difungsikan buat rak buku untuk buku-buku pelajaran atau bacaan kesukaanmu.

4. Seterang apapun lampu di ruang belajarmu, cahaya matahari alami adalah pencahayaan paling optimal dan menyegarkan

Waktu memilih ruangan di rumah buat ruang belajar, alangkah baiknya kalau ruangannya punya jendela-jendela besar. Pertama, ventilasi udaranya akan optimal. Di pagi dan sore hari, kamu tidak perlu menyalakan AC dan mendapat udara pagi dan sore yang menenangkan. Apalagi, kalau jendelanya menghadap ke taman. 

Bukan cuma itu, jendela yang besar berarti ruang belajar akan mendapat banyak cahaya alami dari pagi sampai sore hari. Kamu tidak perlu sering-sering menggunakan lampu yang ditambah dengan cahaya dari laptop bikin mata gampang lelah. Dua aspek ini bikin suasana belajar jadi optimal.

5. Pemilihan warna terbukti secara ilmiah mempengaruhi produktivitas manusia. Jadi, pilih warna produktif yang sesuai kesukaanmu

Dalam ilmu psikologi warna, warna-warna tertentu terbukti secara ilmiah mempengaruhi produktivitas seseorang dalam bekerja dan belajar. Maka dari itu, salah satu kiat desain untuk ruang belajar di rumah adalah dengan menggunakan warna-warna dalam berbagai elemen. 

Beberapa warna yang meningkatkan produktivitas ini misalnya abu-abu, krem, kuning, putih, biru, hijau, dan oranye. Pilihlah warna yang sesuai dengan seleramu dan gunakan sebagai palet warna di ruang belajar. Cara yang paling mudah adalah mewarnai dinding dengan warna produktif atau bisa juga digunakan sebagai warna pada furnitur di ruang belajar. 

Itulah beberapa inspirasi desain untuk membangun ruang belajar yang mampu meningkatkan konsentrasi dan produktivitas selama belajar. Dengan begitu, kamu siap untuk belajar dari rumah dengan segala tantangan dan keterbatasannya. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE