Orang bilang bahwa semester 5 adalah titik balik dimana kamu bukan anak-anak lagi, ya saat menginjak semester 5 ini kamu bukan lagi mahasiswa umur belasan, menginjak semester ini kamu sudah berusia 20-an atau paling tidak otw 20-an. Oleh karenanya kali ini Hipwee menuliskan surat terbuka buat kamu mahasiswa semester 5 diluar sana, mudah-mudahan berguna dan membantu menjawab pertanyaan yang selama ini melanda demi kebahagian ayah bunda.

1. Berbagai pertanyaan muncul di kepala, sampai pusing harus berbuat apa

Beragam pertanyaan muncul di kepala, hal tentang mau jadi apa? apakah hal ini sesuai dengan cita awal ketika masuk jurusan? Belum lagi wajah ayah bunda yang selalu terngiang di kepala hingga tak sampai hati untuk membuat kecewa, kian menambah peliknya masalah yang dihadapi mahasiswa semester 5.

Dalam semester inipun kamu sudah mulai terpikir mau menjadi apa, pusing banyak mengulang mata kuliah yang tertinggal ditambah teman-teman yang sudah sibuk akan menyiapkan berkas KKN. Kamu sudah tidak lagi memikirkan tentang mencoba untuk tes masuk perguruan tinggi lagi, di semester ini pula kamu mulai berpikir untuk serius tentang jurusan yang kamu geluti. Dari lubuk hati yang paling dalam kamu ingin segera menyelesaikan kuliahmu dan segera menyandang gelar sarjana sembari foto mengenakan toga, tapi kamu sadar untuk mendapatkan itu semua tidaklah mudah. Pada semester ini pula kamu mulai merenung tentang apa yang akan kamu lakukan kedepan, berbagai pertanyaan yang melanda di kepalapun hanya kamu yang dapat menjawabnya kamu hanya mendalami dirimu lebih dalam saja.

2. Titik balik menjadi dewasa

Trying to be mature via http://www.pinterest.com

Advertisement

Saat di semester ini pun kamu mulai tersadar untuk meninggalkan sifat kekanak-kanakan yang tentu tidak pantas buat kamu yang saat ini mulai menginjak usian 20-an. Usia dan semester yang beriring harus menuntut kamu untuk bersikap dewasa, karena tidak akan lama lagi kamu akan segera meninggalkan bangku kuliah dan menghadapi dunia profesional.

Karena seiring jarum jam yang kian bergerak maju kamu pun merasa bahwa kedua pundak itu semakin berat, berbagai tanggung jawab mesti kamu emban, dan usia 20 an kamu mulai sudah menentukkan apa yang penting dalam hidupmu.

3. Tuhan tolong bantu aku menyelesaikan studiku ini

Berbagai hal akademik dan batin bergulat menjadi satu, menjadikan kamu seorang yang tidak tahu harus kemana mengarahkan kompas kehidupanmu. Satu hal yang menjadi panduanmu, letakkan selalu Tuhan di dalam hatimu, karena hanya Dia yang mengerti dan hanya Dia yang mencintai kamu secara sempurna dalam kekuranganmu.

Hingga akhirnya kamupun selalu berdekat-dekat dengannya hingga tak pernah senyaman genggamannya, seiring masalah batin dan akademik yang membuatmu tak berdaya, bersama-Nya kamu menemukan jalan keluarnya, hanya saja yang perlu kau lakukan adalah percaya pada-Nya.

4. Mereka yang wajahnya selalu terngiang di kepala, menuntutmu tidak menyerah pada kenyataan yang ada

Parents smile via http://www.localist.co.nz

Kala mengerjakan tugas yang diberikan dosen hingga larut malam di tanah perantauan, ada kala rasa lelah melanda hingga tak jarang kasur yang tergeletak begitu saja seolah menarik untuk jatuh dalam perdayanya. Tak jarang kamu terlena dalam empuknya kasur yang saat ini kau ada padanya, sembari rebahan di atas kasur itu kamupun tak sadar menutup mata guna melepas penat yang melanda. Entah mengapa dua sosok orang paling berjasa muncul dalam pikirmu yang lelah oleh tugas yang tiada habisnya, seketika kamupun terbangun dan mengerjakan tugas yang ada, dalam hatimu berujar, ya bu tunggu aku hingga sampai sarjana ya.

5. Ya, Bu inilah saatnya, hari yang kalian tunggu tiba setelah 4 tahun lamanya

Hingga kamupun tak menyangka telah melangkah sejauh 8 semester lamanya, penantian selama 4 tahun lamanya sudah terbayar dengan kepuasaan yang ada. Wajah sumringah ayah bunda tak ada yang kamu harapkan selain senyum yang terukir di wajah lelahnya. Sekarang penantian yang mereka nantikan sudah terbayar semua, dan untuk kamu yang masih duduk semester 5 di luar sana jangan lupa membahagiakan ayah bunda ya. Salam Mahasiswa.