Pasti banyak orang Indonesia yang sudah akrab dengan superhero Marvel macam Captain America, Iron Man, Thor, Hulk, dll. Kalau ada yang belum tahu, mungkin kalian hidup di zaman yang salah. Di film, para jagoan ini selalu berjuang menumpas kejahatan walaupun harus menghancurkan kota, setelah itu akan merasa sudah melakukan tugasnya dengan baik, entah siapa nanti yang membereskan, nyapu, ngepel gedung-gedung yang mereka rusak. Tapi, apa kira-kira yang akan terjadi kalau ternyata mereka bertugas di Indonesia? Yang jelas mereka akan kesusahan, di mana susahnya?

1. Captain America

Captain America via http://www.technobuffalo.com

Kita tahu bahwa Captain America adalah veteran perang, dan apa yang terjadi dengan para veteran perang di Indonesia? Yap, ada yang jaga warung, ada yang jadi tukang tambal ban, ada yang ngemis, dll. Veteran perang di Indonesia sangat banyak yang dilupakan oleh negara yang sudah dibelanya, jadi kalau Captain America ditugaskan di Indonesia, jangan heran kalau nanti tameng vibraniumnya cuma dipakai untuk nampung uang di tepi jalan.

2. Iron Man

Tony Stark, orang yang berada dalam kostum Iron Man adalah seorang jago IT yang kaya raya, perusahaannya di mana-mana udah kayak tahu bulat. Kalau soal hidup di Indonesia mungkin dia akan baik-baik saja, tapi tetap ada hal yang pasti bikin Tony Stark gak betah hidup di Indonesia. Di Indonesia, orang kaya yang jahat dan gak pintar aja didukung untuk jadi pejabat. Pak Tony ini udah pintar, kaya, baik pula. Bayangkan berapa banyak tawaran untuk jadi ketua partai, anggota DPR, walikota, bahkan presiden yang akan berdatangan ke Pak Tony? Tentu kebanyakan hanya datang dari orang-orang yang siap mengambil untung sebesar-besarnya kalau Pak Tony Stark benar-benar terpilih.

3. Thor

Advertisement

Thor adalah dewa petir, anaknya Odin, bawa palu Mjolnir, rambutnya bagus. Kira-kira bagian apa yang bisa membuat Thor kesusahan hidup di Indonesia? Thor pasti kebanjiran tawaran endorse shampoo. Selain itu dia bisa kesusahan karena dia dewa. Kita tahu apa yang terjadi dengan orang-orang yang tiba-tiba mengaku nabi, dewa, istrinya malaikat, dll. Kalau Thor bertugas di Indonesia, pasti dia harus siap-siap masuk pengadilan karena tuduhan penistaan agama.

4. Hulk

Sebenarnya Hulk adalah seorang ilmuwan yang terpapar sinar gamma, yang bisa berubah menjadi raksasa hijau kalau sedang marah, semuanya nanti sobek kecuali celananya. Kita tahu bahwa di Indonesia hal paling remeh pun bisa bikin marah. Bayangkan kalau Dr. Banner lagi jalan lewat pos ronda, di pos ronda ada abang-abang preman trus Dr. Banner gak sengaja melihat ke abang preman tadi, trus si abangnya marah “Apa lu liat-liat?” Trus Dr. Banner berubah jadi Hulk. Bayangkan kalau dalam sehari Dr. Banner harus melewati 12 pos ronda kayak begini, mau berapa baju dan sepatu yang harus dia siapkan setiap hari? Yang ada bangkrut deh.

5. Black Widow

Terjemahan dari Black Widow adalah “Janda Hitam”. Tidak ada masalah dengan kata “hitam”, tapi pasti akan ada masalah dengan kata “janda”. Kita semua tahu kalau Black Widow ini sebelum kedatangan Scarlett Witch adalah satu-satunya anggota Avengers yang perempuan. Coba bayangkan Black Widow tugas di Indonesia barengan sama Avengers. Udah janda, mainnya sama laki-laki semua, bahenol pula, pasti habis itu digosipin ibu-ibu komplek yang lebih punya bahan untuk bergosip daripada ngajarin anak-anaknya untuk jangan buang sampah sembarangan.

6. Spider Man

Kalau Spider Man tidak akan kesusahan dengan budaya atau kebiasaan orang Indonesia, dia akan kesusahan dengan moda transportasinya sendiri. Spider Man itu kan berpindah tempat dengan cara mengeluarkan jaring ke arah gedung-gedung tinggi, lalu berayun, keluarkan jaring lagi, dan seterusnya. Itu bisa berfungsi kalau di New York, lah kalau di Jakarta? Ada gedung tinggi sih, tapi kan gak di semua daerah di Jakarta ada gedung tinggi, mau nempelin jaring ke mana si Spider Man kalau tugas di Jakarta? Di warung? Yang ada lecet itu dengkulnya. Paling nanti Spider-Man tetap naik Transjakarta atau ojek online, kan gak keren jadinya.