Bergurulah sampai ke negeri Cina, tapi berwisatalah sampai ke Britania.

Liburan ke luar negeri bukan hanya sekedar tren generasi milenial, melainkan memang sebuah bentuk kesenangan sekaligus reward terhadap diri setelah berlelah-lelah mencari segepok rupiah bagi para pekerja muda. Saat ada banyak sekali orang Indonesia yang memilih Singapura, Jepang, atau Hongkong sebagai destinasi wisata luar negeri, keluar dari kawasan Asia ternyata juga menjadi pilihan yang sangat menarik. Britania Raya, atau biasa dikenal dengan United Kingdom (UK) adalah salah satu negara yang amat layak untuk dikunjungi. Salah satunya alasannya adalah karena perbedaan kondisi sosial budaya yang relatif jauh berbeda dengan Indonesia.

Sebelum membahas lebih jauh tentang apa saja yang menjadikan UK sebagai negara yang worth to visit, perlu dipahami bahwa UK tidak hanya punya kota London saja. Saya pernah nekat backpacker-an ke Britania dengan mengunjungi setidaknya lima kota dalam satu kali traveling, yaitu Edinburgh, York, Manchester, Liverpool, dan tentu saja….London! Kelima kota besar itu punya masing-masing daya tarik tersendiri, namun secara keseluruhan, UK jelas terlalu mengagumkan untuk dilewatkan. Kenapa?

1. Budaya di siplin yang luar biasa, stasiun kereta selalu ramai tapi jauh dari berdesakan. Mereka tahu aturan mainnya!

Rapinya antrian eskalator

Rapinya antrian eskalator via https://news.detik.com

Stasiun kereta di Indonesia identik dengan berdesak-desakan. Kalau alasannya karena pengguna KRL yang terlalu ramai, harusnya itu nggak tepat. Di London, salah satu transportasi utama adalah kereta underground. Kalau kita pergi kesana saat orang-orang berangkat atau pulang kerja, stasiun-stasiun terutama di pusat kota tidak berbeda dengan kondisi stasiun KRL di Jakarta yang ramai dengan orang hilir mudik mengejar waktu.

Namun yang berbeda adalah, mereka terbiasa patuh dengan aturan yang dibuat, misalnya saat menaiki eskalator stasiun yang mewajibkan pengguna yang sedang tidak terburu-buru untuk tetap berdiri di sisi sebelah kanan dan mempersilahkan pengguna yang ingin cepat untuk melewati lajur kiri eskalator. Meski padat tapi tidak pernah saling bertabrakan. Manners maketh man is real!

2. Aksen British super kental, duh seksi sekali!

Well, hello people!

Well, hello people! via https://scontent.cdninstagram.com

Advertisement

Kamu pencinta Harry Potter pasti terkesima setiap mendengarkan para pemainnya berdialog. Yup, itulah aksen British!

Pernah pada suatu hari saya membeli makanan di sebuah restoran siap saji di Liverpool. Meski kemampuan Bahasa Inggris pas-pasan, tapi biasanya saya masih paham kalau ada bule ngajak ngobrol. Tapi saat itu, saya gagap saat berusaha merespon tawaran seorang pramusaji separuh baya di sana. Bukan hanya bingung, tapi tentu saja malu karena nggak paham. Well, saking mengesankannya sampai-sampai otak ini lupa menerjemahkan maksud sang pramusaji. Duh, berasa ngomong sama neneknya si Harry nih..

3. Museum-museum yang jauh dari kata ‘boring’ dan… GRATIS!

Natural Museum of Scotland

Natural Museum of Scotland via http://sharemuseumseast.org.uk

Kalau ada yang bilang museum adalah tempat paling boring sedunia, maka mereka harus main ke museum-museum di Inggris. Mulai dari Skotlandia (Edinburgh) sampai London, saya sengaja memasukkan agenda visit museum di setiap kota tersebut. Pertama kali masuk museum disana, saya tersihir dengan lay out maupun display koleksi-koleksi mereka. Pernah nonton film Night at The Museum 'kan? Nah begitulah kurang lebih, semua terasa hidup!

Advertisement

Hampir semua museum terutama museum edukasi, tidak memungut biaya sepeserpun. Maka tidak mengherankan jika masyarakat Britania menjadikan museum sebagai tempat belajar, baik budaya maupun sains.

4. Sejarah musik dihargai, tentu saja hanya di UK!

Songlist of The Beatles

Songlist of The Beatles via https://www.hipwee.com

Musisi legendaris dunia seperti The Beatles takkan lekang oleh waktu, salah satunya berkat effort pemerintah Britania. The Beatles Story adalah bentuk penghargaan mereka terhadap kerja keras The Beatles yang luar biasa melegenda. Kamu pencinta The Beatles pasti akan terharu sekaligus berdecak kagum saat masuk ke museum ini, sebab setiap titik di tempat ini layaknya lorong waktu yang akan membawa kita ke masa-masa kejayaan John Lennon dan teman-temannya!

5. Prosesi Guard Changing yang khas banget Britania boleh disaksikan umum!

Marching Band of The Guards

Marching Band of The Guards via https://www.hipwee.com

Inggris identik dengan the Guards of Buckingham Palace, terutama dengan kostumnya yang unik, yakni topi “rambut” yang menjulang tinggi ke atas. Menariknya, kalau kamu main ke London, kamu bisa menyaksikan secara langsung upacara pergantian pasukan istana yang keren ini. Nggak tanggung-tanggung, bahkan deretan pasukan yang berbaris dengan rapi nan indah akan berjalan tepat di depan mata kamu. Proses Changing of the Guard ini diiringi dengan permainan musik yang dimainkan oleh tim Marching Band mereka sendiri. Dan saat saya berkunjung kesana, mereka memainkan lagu “Uptown Funk” milik Bruno Mars. Duh, militan tapi tetap gaul!

6. Transportasi umum atau jalan kaki? Both are best!

London Transport

London Transport via http://www.bbc.com

Enaknya tinggal di Inggris adalah kita terbiasa menghirup udara yang segar karena minimnya penggunaan transportasi pribadi. Well, penyediaan terhadap transportasi umum seperti kereta underground ataupun bis umum memang tidak membuat masyarakat enggan menggunakannya, sehingga kebanyakan dari mereka lebih memilih menggunakan transportasi umum ketimbang pribadi. Disana, jalan besar ataupun kecil memiliki akses kendaraan umum.

Di setiap kota, saya menggunakan bis umum dan kereta bawah tanah dari satu tempat ke tempat lain. Selain jadwal keberangkatan yang hampir tidak pernah ngaret, pembelian tiket untuk menggunakan transportasi umum disana juga tidak pernah susah. Semuanya sudah terintegrasi. Wajar dong kalau masyarakat senang menggunakannya?

Tapi, berjalan kaki disana juga sudah menjadi budaya. Jadi kalau lagi bokek dan ingin sehat, berjalan kakilah, Britania sangat ramah dengan pedestrian!

7. Musisi jalanan yang unik di Edinburgh, wajib ditengok!

Street musician of Edinburgh

Street musician of Edinburgh via https://www.dreamstime.com

Saat saya main ke Edinburgh, alunan musik khas Skotlandia membuat aura Britania makin terasa. Tentu saja musik ini dimainkan oleh musisi jalanan yang setiap hari menanti pengunjung yang lewat, dengan baju khas Skotlandia. Yang kayak begini bikin saya selalu ingin kembali kesana. Suatu waktu mendengar musik serupa di tempat lain, pasti langsung teringat dengan indahnya Edinburgh. Kangen!

Sebenarnya masih ada jutaan cerita dari perjalanan saya di UK. Tidak hanya cerita yang seru-seru saja, tapi juga cerita menyedihkan. Salah satunya saat saya kena tipu saat memesan hotel melalui sebuah travel agent online. Alhasil saya terpaksa homeless hampir semalaman di negeri orang. Tentu itu tidak akan terjadi kalau saja saya menggunakan Wego karena saya akan memperoleh informasi perjalanan yang saya butuhkan selama UK trip, termasuk untuk penginapan selama di sana. Dengan Wego, saya pasti akan mendapatkan hotel dan juga penerbangan yang tidak hanya termurah, tapi juga terbaik. Nyesel banget waktu itu belum kenal Wego :(

Kekayaan budaya dan panorama Britania memang luar biasa mempesona, sekali saja kamu bertandang, pasti rasanya ingin kembali datang. Memang benar, UK terlalu indah untuk diingat dalam kenangan!

#AyoKeUK #WTGB dan #OMGB

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya