Tidak Ada yang Benar-Benar Mudah Termasuk Melupakan, tapi 7 Cara Ini Bisa Membantumu untuk Melaluinya

melupakan tidak mudah

Akan sangat menyaktikan jika apa yang kita pertahankan berakhir tanpa kita duga, mendekapnya hanya akan membuatnya semakin sakit namun melupakan tidak akan semudah itu. Tidak ada yang benar-benar mudah dan tidak ada yang benar-benar sulit karena semuanya seakan berbeda walaupun polanya sama. Dari ingatan-ingatan yang pernah dilalui ada kepingan yang masih bisa kita selamatkan untuk kita satukan kembali nantinya. Mungkin ini caranya.

Advertisement

1. Mengingat itu menyakitkan, tapi mencoba melupakan bisa dilakukan

Mengingat adalah sebuah anugrah, tapi bagaimana jika yang lebih sering terasa adalah sakitnya dari pada kenangan indahnya? Jika mengingat adalah sebuah anugrah, mungkin lupa juga akan menjadi sebuah anugrah walaupun tidak semudah yang dibayangkan. Tapi, jika mengingat malah menjadi sangat menyakitkan maka melupakan adalah salah satu jalannya. Jika cinta butuh waktu untuk tumbuh, maka ingatan butuh waktu untuk lupa, butuh waktu untuk sedikit demi sedikit tergantikan dengan ingatan yang baru.

2. Yang pernah ada pasti akan tiada

Photo by Arthur Brognoli from Pexels

Photo by Arthur Brognoli from Pexels via https://www.pexels.com

Jika masa-masa sulit sebelumnya dapat kamu lalui, dengan atau tanpa dirinya, kali ini kamu pun bisa melaluinya. Pada dasarnya apa yang diciptakan akan meninggal, apa yang pernah ada akan tiada. Proses yang ada akan terus seperti itu, tidak ada yang dapat benar-benar menetap. Yakinkan pada dirimu sendiri, bahwa semua ini tidak ada yang selamanya.

3. Jangan lupa perhatikan hal positif dan hal negatif

Di hidup ini punya hal positif dan negatif, dan kamu harus bisa membedakannya, yang mana akan kamu terapkan dalam hidupmu  setelah memahami apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang akan kamu lakukan setelahnya. Jadikan hal positif dan negatif seimbang di dalam dirimu, jangan biarkan hal positif membuatmu jadi lupa hal negatif yang bisa mengurangi kewaspadaanmu, dan jangan biarkan hal negatif menghapuskan hal positif di dalam dirimu.

4. Mengertilah, semua ada waktunya

Photo by Lisa Fotios from Pexels

Photo by Lisa Fotios from Pexels via https://www.pexels.com

Awal dan akhir terkadang hanya memiliki sedikit jarak, melupakan adalah mengingat hal yang baru; tujuanmu yang baru dari akhir tujuanmu sebelumnya. awalan dan akhiran  sama-sama membuat kita merasa takut, merasa bahwa semuanya tidak baik-baik saja, merasa ada hal yang salah. Tapi, percayalah semua ada waktunya dan tiap orang memiliki waktu yang berbeda. Ada yang cepat melupakan dan ada yang butuh waktu lama untuk melupakan. Jadi jangan samakan waktumu dan waktu orang lain!

5. Jangan biarkan dirimu terus tenggelam

Advertisement

Masa sulit berkali-kali menarik kita, menenggelamkan dan membuat kita berpikir bahwa tidak ada kesempatan untuk selamat, untuk sekedar menarik nafas dipermukaan saja rasanya sulit. Masa sulit yang bahkan bertubi-tubi datangnya, memang berkali-kali buat kita berpikir bahwa tidak ada kesempatan untuk bisa bebas.

Tapi, kembali lihat dirimu sendiri, lihat kemasa-masa sebelumnya yang kamu pikir kamu pun tidak bisa melaluinya, kembali ke saat itu, ambil kekuatan pada saat itu  untuk untuk menggerakkan dirimu hingga kamu bisa bebas dari masa-masa yang sulit. Jika kamu tenggelam, percayakan dirimu dan fokuskan pada kakimu untuk mendorongmu kepermukaan atau mendorongmu ke tepian.

6. Temukan caramu sendiri dalam melupakan

Photo by Tobi from Pexels

Photo by Tobi from Pexels via https://www.pexels.com

Semua orang punya caranya masing-masing untuk melupakan, dan tentu saja kamu punya caramu sendiri. Temukan cara terbaikmu untuk melupakan, mungkin dengan menyibukkan diri dengan hal positif yang menambah pengalaman dan pengetahuanmu  atau melakukan hobimu dengan tekun. Temukan caramu, bukan cara orang lain. Semua akan terasa sulit awalnya, tapi seiring waktu semuanya terasa ada digenggaman kita , semuanya akan membaik pada waktunya.

7. Kamu cuma lupa, bukan hilang ingatan

Photo by Polina Zimmerman from Pexels

Photo by Polina Zimmerman from Pexels via https://www.pexels.com

Yang terlupakan tidak selalu dapat benar-benar terhapus, semua yang terlupakan hanya tersimpan dalam sebuah kotak yang sengaja tidak dianggap keberadaannya yang sewaktu-waktu bisa saja tanpa sengaja kita menemukannya kembali atau saat kita tengah membereskan beberapa hal dalam hidup dengan sengaja kita mencarinya. Sebenarnya semuanya tidak benar-benar dilupakan, hanya sengaja dilupakan, karena beban pikiran akan semakin bertambah dan hidup tidak hanya tentang hal itu saja; hal menyakitkan saja.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Saya hanya berusaha menjadi diri saya sendiri ditengah-tengah orang yang tanpa sadar merubah saya

Editor

une femme libre

CLOSE