5 Tips Memilih Organisasi Kampus untukmu Mahasiswa Baru. Jangan Asal Ikutan Temen ya!

Gabung di organisasi tidak sekadar untuk menambah relasi. Upgrade diri juga harus dong~

Organisasi yaitu sebuah wadah berisi sekumpulan orang yang memiliki tujuan sama. Umumnya, organisasi mulai kita jumpai sejak masa sekolah menengah pertama, yaitu dengan adanya Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Namun, seiring dengan semakin tinggi jenjang pendidikan, organisasi yang ada akan semakin kompleks. Terlebih pada tingkat perguruan tinggi, akan lebih banyak lagi organisasi-organisasi, khususnya yang berkaitan dengan hal-hal sosial yang mampu membangun relasi dengan masyarakat.

Tentu itu menjadi antusiasme tersendiri bagi seorang mahasiswa, alih-alih menghilangkan penat kuliah, biasanya seorang mahasiswa akan mencari kesibukan lain yaitu dengan berorganisasi. Namun, memilih organisasi yang tepat pun ada caranya. Tidak bisa asal memilih. Kali ini Hipwee akan bagikan untukmu tips memilih organisasi yang sesuai. Disimak ya!

ADVERTISEMENT

1. Pilihlah organisasi yang sesuai dengan passion-mu

Photo by Startup Stock Photos from Pexels

Photo by Startup Stock Photos from Pexels via https://www.pexels.com

Melakukan sesuatu hal yang kita sukai tentu akan membuat hati terasa gembira dan lega. Seperti halnya dalam berorganisasi, carilah yang sesuai dengan passion kita. Karena hal itu akan berpengaruh pada kualitas dan akan terasa dampaknya bagi diri kita sendiri.

Jika kita memilih sesuai dengan minat kita, tentu keterampilan kita akan semakin terasah dan berkembang. Misalkan, kita memiliki passion dalam bidang kepenulisan ilmiah, maka ikutilah organisasi yang berkaitan dengan penelitian. Dengan itu, kita akan menemukan banyak pengalaman mengenai penulisan ilmiah sembari meningatkan kualitas tulisan yang kita buat. Hal ini sangatlah menguntungkan, karena bisa menunjukkan pada prospek kerja.

Selain itu, memilih organisasi yang sesuai passion juga berpengaruh pada keseriusan dalam menjalaninya. Karena jika kita salah memilih, terkadang kita merasa keberatan dan gampang bosan. Setelah merasa adanya ketidakcocokan ini, seseorang cenderung lebih memilih untuk berhenti di tengah jalan.

Selain mengembangkan bakat yang kita miliki, organisasi juga mampu menghadirkan hal-hal baru yang dulu tidak kita miliki. Salah satunya, dengan organisasi akan meningkatkan kemampuan public speaking dan juga memperluas relasi.

ADVERTISEMENT

2. Memiliki visi dan misi yang jelas

Photo by Pixabay from Pexels

Photo by Pixabay from Pexels via https://www.pexels.com

Pastikan organisasi yang kita pilih memiliki visi dan misi yang jelas. Mengapa? Karena visi misi sangatlah penting untuk menyatukan satu tujuan yang sama. Karena pada dasarnya, adanya organisasi yaitu untuk mewujudkan tujuan-tujuan yang memang krusial.

Selain itu, pernyataan resmi dari pihak kampus mengenai organisasi mahasiswa juga sangat penting. Karena hal itu sebagai bentuk tanggung jawab kampus semisal terdapat suatu hal yang tidak diinginkan. Yang pasti, berarti organisasi itu telah jelas keberadaannya dan diakui secara resmi.

ADVERTISEMENT

3. Pahami kultur yang ada dalam organisasi

Photo by Alexander Suhorucov from Pexels

Photo by Alexander Suhorucov from Pexels via https://www.pexels.com

Lingkungan sangat berpengaruh terhadap kepribadian seseorang. Jika kita memilih lingkungan yang baik, tentu kita akan terbawa arus ke dalam hal-hal yang baik pula. Pun sebaliknya, jika lingkungan yang dipilih itu kurang baik, maka hal-hal yang kurang baik juga bisa jadi melekat dalam diri kita.

Oleh karena itu, kultur atau budaya dalam berorganisasi juga perlu untuk diperhatikan. Terlebih jika kultur yang dibangun cenderung mengarah pada hal-hal negatif, kita harus mempertimbangkan kembali untuk bergabung.

ADVERTISEMENT

4. Lihatlah pencapaian atau kualitas organisasi dari testimoni para alumninya

Photo by Startup Stock Photos from Pexels

Photo by Startup Stock Photos from Pexels via https://www.pexels.com

Organisasi yang baik biasanya akan mencetak lulusan-lulusan atau alumni yang baik. Pastikan bahwa organisasi tersebut membawa dampak yang membangun bagi setiap anggotanya.

Mengingat dinamika kampus sangatlah kompetitif dan selalu memperjuangkan yang namanya predikat ‘terbaik’. Meskipun pada kenyataannya, setiap organisasi pastilah memiliki sifat eksklusif yang selalu merasa paling baik. Namun, itu tidak menjadi masalah asalkan tidak dengan merendahkan organisasi lainnya.

Justru itu akan menciptakan rasa kekeluagaan antaranggota sehingga bisa lebih cinta pada organisasinya. Selain itu, setiap organisasi akan berlomba-lomba meningkatkan kualitas sumber daya pengurusnya dan juga pada program-program yang diusung.

ADVERTISEMENT

5. Pastikan frekuensi waktu kegiatan dalam organisasi tidak mengganggu waktu kuliah

Photo by fauxels from Pexels

Photo by fauxels from Pexels via https://www.pexels.com

Ingat, bahwa tujuan kita berkuliah adalah untuk belajar, bukan untuk berorganisasi. Jadi, berorganisasilah sewajarnya, jangan sampai waktu untuk kuliah tersita hanya karena agenda-agenda organisasi yang bejibun.

Maka dari itu, kita bisa mempertimbangkan mengenai tingkat kesibukan dalam organisasi. Pastikan juga sesuai dengan kapasitas diri ya. Ini untuk antisipasi agar kegiatan di luar organisasi pun tidak terbengkalai.

Itulah beberapa cara memilih organisasi kemahasiswaan yang positif. Pastikan bahwa kita memilih organisasi yang tepat dan sesuai dengan kemampuan. Karena itu sangat mempengaruhi keikhlasan hati dalam mengerjakan setiap pekerjaan organisasi. Karena saat kita sudah terjun dalam organisasi, itu bukan karena coba-coba. Tapi, karena ingin meningkatkan kualitas diri. Gimana, sudah siap?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Hanya seorang Hamba yang selalu ingin menebarkan manfaat.