Jaman sekarang, siapa sih yang belum pernah traveling? Saat ini, kita sudah dimudahkan dengan munculnya berbagai fasilitas transportasi yang terjangkau dan menjangkau bahkan ke area-area terpencil sekalipun. Traveling tidak harus menguras dompet. Karena persaingan yang ketat, perusahaan-perusahaan penyedia jasa transportasi terus berlomba-lomba untuk menggaet calon penumpang dengan promo-promo yang ditawarkan.

Naik pesawat sudah bukan sesuatu yang mewah lagi. Setiap hari, berbagai maskapai menawarkan promo baik untuk penerbangan lokal maupun internasional. Meskipun demikian, untuk dapat naik pesawat tidaklah mudah jika dibandingkan dengan transportasi yang lain. Ada berbagai macam dokumen seperti paspor (jika naik penerbangan internasional) yang harus dipersiapkan, belum lagi sejumlah pemeriksaan yang harus dilewati. Untuk orang yang baru pertama kali naik pesawat, hal-hal tersebut bisa sangat membingungkan atau bahkan mengintimidasi. Inilah beberapa tips dan trik yang dapat memudahkan perjalananmu dari pintu masuk bandara hingga naik ke pesawat. Mari disimak!

1. Siapkan tiketmu

Jauh lebih mudah dengan e-ticket via http://www.singaporeair.com

Pintu keberangkatan biasanya hanya boleh dilewati oleh calon penumpang saja. Untuk itu, siapkan tiketmu agar dapat langsung diperiksa oleh petugas yang berjaga disitu. Jangan sampai kamu membuat antrian macet karena harus membongkar tas untuk mencari tiketmu!

Mau cara yang lebih mudah? Masukkan e-ticketmu ke dalam handphone. Selain mempermudah kamu, e-ticket ini berfungsi sebagai tiket cadangan seandainya tiket yang tercetak hilang atau rusak.

2. Masukkan aksesoris yang mengandung logam ke dalam satu kantong / saku untuk pemeriksaan

Menghemat waktu pemeriksaan via http://www.pointrlabs.com

Advertisement

Setelah diperbolehkan masuk ke dalam area keberangkatan, biasanya akan ada proses pemeriksaan barang dan tubuh oleh petugas bandara. Pastikan bahwa tidak ada barang ilegal seperti senjata tajam atau senjata api di dalam tasmu karena itu adalah pelanggaran keras di bandara manapun. Aksesoris pribadi seperti jam tangan, gelang, handphone, atau benda-benda lain yang mengandung logam harus dilepas dan diletakkan ke dalam wadah untuk diperiksa bersama dengan bawaanmu. Agar proses pemeriksaanmu bisa selesai lebih cepat, lepas benda-benda ini sebelum kamu masuk ke bagian pemeriksaan dan jadikan satu di dalam saku celana atau plastik. Dengan begitu, kamu hanya tinggal menarik semuanya sekaligus tanpa harus melepasnya satu-persatu dari awal.

3. Bawa barang pribadi yang penting di dalam tas jinjing/ ransel untuk masuk ke dalam kabin

Masukkan barang yang akan sering dipakai selama perjalanan ke dalam ransel / tas jinjing via https://samtalksaboutshopping.wordpress.com

Di bagian check in, petugas maskapai akan menukar tiketmu dengan boarding pass. Di bagian ini pula, kamu menyerahkan bagasi yang tidak akan dibawa di dalam kabin. Pastikan bahwa semua kebutuhanmu sudah masuk ke dalam tas kabin dan bukan di dalam bagasi. Setelah bagasi diterima oleh petugas, kamu tidak akan melihatnya kembali sampai kamu tiba di tempat tujuan. Jangan lupa kunci bagasimu! Akan lebih baik lagi jika kamu memanfaatkan jasa wrapping yang biasanya tersedia di bandara untuk membungkus tasmu agar lebih aman dan memperkuat tas agar tidak mudah pecah / sobek.
Perlu diingat bahwa waktu check in untuk penerbangan lokal adalah satu jam sebelum keberangkatan dan dua jam untuk penerbangan internasional. Jangan sampai terlambat jika tidak mau tiketmu hangus! Saat ini, banyak maskapai yang sudah menyediakan fasilitas online check in. Jika kamu tidak mau datang terlalu awal, manfaatkan fasilitas ini.

4. Jelajahi bandara untuk mengisi waktu luang

Manfaatkan waktumu untuk menjelajah bandara via http://www.flytucson.com

Jika waktu keberangkatan masih lama, kamu bisa mengisi perut atau menjelajah bandara terlebih dulu. Ada baiknya jika kamu manfaatkan waktu ini untuk mencari lokasi gerbang keberangkatanmu, jadi kamu tidak perlu mencari lagi jika sudah waktunya untuk boarding atau naik ke pesawat.
Kalau kamu akan terbang ke luar negeri, jangan bawa makanan basah atau air minum ke dalam gerbang keberangkatan karena itu tidak diperbolehkan. Makanan dan minuman tersebut hanya akan berakhir di tong sampah. Jadi, pastikan kamu sudah puas minum dan makan sebelum memutuskan untuk masuk ke dalam gerbang tersebut. Tentu saja, kamu masih dapat makan dan minum di dalam pesawat yang dapat dibeli dari pramugari yang bertugas.

5. Simpan paspor, tiket, dan pena di tempat yang aman tapi mudah diakses hanya olehmu

Simpan dokumen penting di tempat yang aman via http://www.voyejstore.com

Untuk penerbangan internasional, paspor tidak kalah penting dengan tiket. Pastikan keduanya berada di tempat yang aman tapi masih mudah dijangkau dengan cepat seandainya diperlukan. Bawalah pena yang disimpan dalam tempat yang mudah diakses juga untuk mengisi formulir imigrasi. Formulir ini biasanya berbentuk selembar kertas kecil yang harus diisi dengan data diri, paspor, dan pernyataan tidak membawa benda-benda yang dilarang di suatu negara. Ini akan diberikan kepada kamu setelah pesawat lepas landas, jadi sebaiknya segera kamu isi. Dengan begitu, setelah pesawat mendarat, kamu bisa langsung mengantri di bagian imigrasi dengan formulir sudah dalam kondisi terisi.

6. Bagasi hilang? Lapor ke petugas maskapai

6. Bagasi hilang? Lapor ke petugas maskapai via http://tutorial.top10inaction.com

Setelah melewati imigrasi, kamu harus mengambil bagasimu di bagian klaim bagasi. Jika karena suatu hal bagasimu tidak ada, tetap tenang dan laporkan hal ini ke petugas maskapai yang baru saja kamu gunakan. Kehilangan adalah tanggung jawab mereka, jadi mereka akan membantumu. Jangan berikan nomor pin kopermu kepada siapapun dengan alasan apapun. Sebaliknya, berikan nomor teleponmu dan minta mereka untuk menghubungimu jika bagasimu sudah ditemukan.

7. Bersikaplah sopan kepada petugas bandara dan maskapai!

Sikap sopan membuka pintu segala peluang via http://www.12fly.com

Para petugas di bandara maupun di dalam pesawat sama seperti kita. Mereka punya hari yang baik dan buruk. Kelancaran perjalananmu bergantung pada orang-orang tersebut, jadi bersikaplah sopan kepada mereka. Ini penting dilakukan terutama jika kamu sedang dalam kesulitan misalnya kelebihan berat bagasi saat check in. Siapa tahu dengan bersikap ramah mereka dapat memberi kelonggaran buat kamu.

Improvisasi memang tidak salah, tapi jika bisa dipersiapkan terlebih dulu akan jauh lebih baik, kan? Semakin sering kamu bepergian, semakin tajam nalurimu untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Intinya, keep calm and travel around the world! Kalau tidak sekarang, kapan lagi?