Yuk, Cari Tahu Macam-Macam Bentuk Perguruan Tinggi di Indonesia

Bagi para calon mahasiswa yang bingung mau masuk ke mana, simak ulasan berikut!

Ujian Nasional (UN) baru saja digelar tahun ini. Banyak para siswa SMA sederajat yang saat ini disibukkan dengan memilih dan menentukan perguruan tinggi mana yang cocok untuk melanjutkan pendidikannya. Di Indonesia sendiri banyak sekali pilihan perguruan tinggi. Baik itu negeri maupun swasta.

Namun hal itu lah yang membuat orang tua maupun para calon mahasiswa baru bingung untuk memilih perguruan tinggi yang baik dan berkualitas. Di Indonesia sendiri terdapat lima jenis perguruan tinggi, yaitu, universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, dan akademi. Beragamnya jenis sekolah tinggi tadi mungkin menjadi alasan kenapa terkadang para calon mahasiswa bingung untuk memilih perguruan tinggi mana yang cocok dan sesuai dengan minat mereka.

Bagi para calon mahasiswa yang bingung berikut penjelasan mendasar tentang kelima macam perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

1. Universitas

Advertisement

kebanyakan para mahasiswa baru memilih perguruan tinggi berbentuk universitas untuk melanjutkan pendidikan selepas mereka lulus dari sekolah menengah. Hal itu dikarenakan universitas memiliki banyak pilihan program studi atau jurusan.

Universitas merupakan perguruan tinggi yang terdiri atas berbagai rumpun keilmuan yang diselenggarakan dalam sejumlah fakultas. Perguruan tinggi yang bentuk universitas mengadakan pendidikan akademik yang terfokus pada pengembangan ilmu atau peneliti/ilmuwan, dan pendidikan profesi yang terfokus pada gelar keahlian khusus di bidang pekerjaanya, dan pendidikan vokasi yang tefokus pada keahlian bidang terapan/kerja.

Sehingga didalam satu universitas terdapat beragam program studi atau jurusan yang disatukan menjadi sebuah fakultas yang sesuai dengan rumpunnya. Contohnya, Universitas Indonesia terdapat Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Psikologi dan lain-lain. Setiap fakultasnya menyediakan program atau jurusan, misalnya Fakultas Teknik mengadakan jurusan teknik sipil, teknik masin, teknik elektro.

Advertisement

Umumnya, universitas diminati oleh peserta didik yang ingin menjadi peneliti, atau yang ingin mengincar gelar akademik bekelanjutan (S1, S2, S3) sarjana, magister, doktor, atau menjadi seorang guru besar (profesor).

2. Institut

Institut merupakan perguruan tinggi yang terdiri atas sejumlah fakultas yang menyelenggarakan pendidikan akademik, pendidikan vokasi dan juga profesi dalam sekelompok disiplin ilmu yang sejenis. Berbeda dengan universitas yang menampung banyak jurusan, institut hanya menampung sejumlah rumpun ilmu tertentu, yang biasanya sesuai dengan nama kampusnya sehingga fakultasnya tidak seberagam dan sebanyak univesitas.

Sama seperti universitas, perguruan tinggi bebentuk institut juga memiliki sejumlah fakultas yang menyelenggarakan program studi atau jurusan tesendiri. Contohnya, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, yang memiliki fakultas Seni Pertunjukan, Fakultas Seni Rupa, Fakultas Seni Media Rekam. Misalnya, Fakultas Seni Pertunjukan di ISI Yogyakarta menyelenggarakan jurusan Seni Teater, Seni Tari, Seni Musik, Etnomusikologi.

Advertisement

3. Sekolah tinggi

Sekolah Tinggi

Sekolah Tinggi via http://majalahouch.com

Sekolah tinggi adalah bentuk kelambagaan pergruan tinggi yang hanya menyelenggarakan satu program profesi saja yang sesuai dengan spesialisasinya. Dalam lingkungannya sekolah tinggi memiliki kesamaan dengan universitas maupun institut dalam hal penyelenggaraan baik program pendidikan strata maupun diploma.

Sama seperti universitas dan institut, peguruan tingi berbentuk Sekolah Tinggi merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik, pendidikan vokasi, dan juga profesi. Bedanya, Sekolah Tinggi mengadakan hanya satu rumpun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Jadi satu kampus Sekolah Tinggi sama halnya dengan satu fakultas.

Sebagai contoh, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi hanya menyediakan jurusan-jurusan dari fakultas komunikasi. Juga misalnya STEI (Sekolah Tinggi Ekonomi Indonesia) yang menyajikan program studi atau jurusan di bidang-bidang ekonomi saja, yakni akutansi, manajemen, dan manajemen perdagangan. Sekolah tinggi cenderung cocok untuk peserta didik yang ingin menjadi seoroang spesialis atau ahli dalam bidang pekerjaan yang membutuhkan syarat khusus.

4. Politeknik

Politeknik

Politeknik via http://wahanariau.com

Politeknik merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dan pendidikan profesi dalam berbagai bidang pengetahuan khusus. Politeknik biasa disamakan dengan Institut Teknologi, karena hanya menyelenggarakan bidang atau disiplin ilmu teknik (terapan). Sebagai contoh, Politeknik Elektronik Negeri Surabaya, yang mengadakan jurusan di antaranya Teknik Mekanika dan Energi, Teknik Elektro, dan Teknik Infromatika dan Komputer.

Berbeda dengan universitas, institut, dan sekolah tinggi, perguruan tinggi berbentuk politeknik ini tidak menyelenggarakan program akademik (keilmuan) atau sarjana bekelanjutan.Tujuan politeknik sendiri ialah menyiapkan para pesrta didiknya untuk menjadi anggota masyarakat yang punya kemampuan professional agar mampu menerapkan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi, agar taraf hidup masyarakat dan kesejahterahan umat manusia meningkat.

Kebanyakan masa perkuliahan di politeknik  relatif singkat dan lebih banyak praktek dibanding teori. Lulusan dari politeknik sendiri memiliki gelar atau level pendidikan D-III dan D-IV atau biasa disebut dengan sarjana terapan.Sehingga diharapkan para lulusan politeknik memiliki skil dan dapat bersaing di dunia kerja nantinya.

Karena metode pembelajaran di politeknik lebih berfokus kepada praktek dari pada pembahasan teori. Hal itu memungkinkan mahasiswanya mendapatkan ilmu yang lebih banyak dari praktek di lapangan yang mereka lakukan.

5. 5. Akademi

Adalah lembaga pendidikan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan keahlian khusus dalam satu cabang atau sebagian cabang ilmu, teknologi, atau seni yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, instansi pemerintah lainnya dan penyelenggara perguruan tinggi swasta yang pembinaannya dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Contohnya Akademi Keperawatan Jayakarta (Akpe Jayakarta) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Perguruan tinggi berbentuk akademi ini, merupakan kampus yang paling sempit wilayah bidang ilmunya dibanding universitas, institut, sekolah tinggi, dan politeknik. Kerena akademi hanya bisa menyelenggarakan pendidikan vokasi dari satu cabang ilmu saja.

Misalnya Akademi Sekretari dan Manajemen Don Bosco hanya berisikan jursan-jurusan seputar kesekretariatan dan manajamen saja di dalam kampusnya. Dan Akper Fatmawati Jakarta yang memiliki jurusan yang berkaitan tentang ilmu keperawatan saja. Sehingga kebanyakan nama dari akademi menjelaskan tentang cabang ilmu apa yang di pelajari di kampus tersebut.

Dengan banyaknya jenis perguruan tinggi yang ada di Indonesia sebaiknya kita tidak bingung dalam hal memilih perguruan tinggi mana yang baik. Karena dengan banyaknya bentuk perguruan tinggi di Indonesia kita dapat mempertimbangkan dan membandingkan setiap perguruan tinggi yang akan kita pilih untuk melanjutkan pendidikan.

Sesungguhnya setiap perguruan tinggi, baik itu universitas, sekolah tinggi, institut, politeknik maupun akademi dapat menjadi pilihan referensi agar kita dapat menentukan perguruan tinggi mana yang dapat menunjang pendidikan kita kelak.Alangkah baiknya kita menentukan perguruan tinggi sesuai kebutuhan dan minat kita. Sebagai contoh untuk seorang pekerja yang ingin melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi sebaiknya memilih politeknik atau sekolah tinngi sebagai tempat untuk mempelajari hal hal yang sesaui dengan minatnya.

Karena sesungguhnya semua perguruan tinggi yang ada di Indonesia mimiliki tujuan yang sama yaitu untuk mencerdaskan umat anak bangsa. Tergantung bagaimana kita menerima ilmu yang kita dapatkan di kampus dan menerapkannya di kehidupan sehari hari.

Berdasarkan penjabaran diatas yang telah di sampaikankita dapat mengetahui sekilas tentang bentuk-bentuk perguruan tinggi dan sistem pembelajaran yang di terapkan di Indonesia. Dengan hal ini kita dapat mengetahui jenis perguruan tinggi apa yang sesuai dengan minat dan bakat yang kita miliki. Dengan mengetahui hal ini diharapkan para mahasiswa baru tidak kebingungan dalam hal menentukan kampus mana yang akan di pilihnya kelak sebagai tempat untuk menimba ilmu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE