10 Gestur yang Bikin Kamu Terlihat  Nggak Meyakinkan, Jadi Sering Disepelekan!

Gestur atau bahasa tubuh, adalah bentuk komunikasi non verbal.  Meski tanpa bersuara, dengan bahasa yang satu ini seolah kamu juga mengirimkan pesan pada lawan bicara tentang bagaimana karaktermu.

Disadari atau nggak, banyak orang yang menilai orang lain dari gesturnya. Karenanya mulai saat ini baiknya kamu lebih berhati-hati lagi dalam menggunakan gesturmu. Sebab dari situ orang akan menilai keseriusanmu. Entah itu saat kamu berinteraksi dengan rekan kerja, sampai ketika kamu berhadapan dengan calon mertua. Duh, ngerinya!. Untuk itu, cek deh, nomor-nomor di bawah ini. Siapa tahu ada yang sering kamu gunakan.

ADVERTISEMENTS

1. Garuk-garuk hidung, padahal nggak ada satu upil pun yang mengganggu. Hehehehe…

Garuk-garuk hidung

Garuk-garuk hidung, padahal lagi nggak ada upil yang nyangkut. via daruma-jeje.blogspot.com

Kalau kebetulan kamu tengah presentasi di hadapan dosen (apalagi dosen penguji) gestur yang satu ini haram untuk dilakoni. Kalau pun sudah terlanjur kamu lakukan, baiknya jangan diulangi. Karena ini menandakan kamu orang yang nggak percaya diri dan kurang meyakinkan. Kamu nggak mau ‘kan kalau content presentasimu diragukan audiens yang mendengarnya?

ADVERTISEMENTS

2. Garuk-garuk kepala, padahal nggak ada seekor kutu pun yang bikin gatal. Hihihi…

Jangan dilakuin ya, supaya kamu nggak disepelekan.

Jangan dilakuin ya, supaya kamu nggak disepelekan. via www.tribunnews.com

Okey, wajar banget kalau kamu sering banget tanpa sadar menggaruk-garuk kepala saat tengah berbicara. Gerakan yang satu ini memang dilakukan tanpa sengaja sebagai efek dari kegugupanmu. Meski gestur yang satu ini udah menempel banget dalam dirimu, baiknya perlahan kamu kurangi deh. Supaya kamu nggak dicap sebagai pribadi yang kurang meyakinkan.

ADVERTISEMENTS

3. Posisi berdiri yang nggak tegak bakal bikin orang lain berpandangan kamu pribadi yang malas.

Pose tegak ala Obama.

Pose tegak ala Obama, bisa dijadikan contoh. via tekno.kompas.com

Berdiri santai sambil bersandar pada tembok memang mengasyikan. Tapi, kamu layak tahu kalau itu bisa jadi tanda bahwa kamu adalah pribadi yang malas. Karenanya, mulai sekarang baiknya belajar untuk berdiri tegak tanpa bersandar, saat kamu tengah berbicara di depan umum. Biar kamu dipandang sebagai pribadi yang percaya diri. Hehehehe…

ADVERTISEMENTS

4. Buat kamu yang suka menyilangkan lengan di depan dada, itu bisa jadi sinyal kalau kamu orang yang tertutup lho!

Menyilangkan lengan mencirikan kamu pribadi yang tertutup.

Menyilangkan lengan mencirikan kamu pribadi yang tertutup. via www.lifehack.org

Hmm.. Gestur yang satu ini cukup sering banget nih dilakoni orang-orang. Entah mengapa asyik aja kalau ngobrol sambil menyilangkan lengan. Kalau lagi ngobrol santai sama sahabat atau teman dekat sih boleh saja, Guys. Tapi, baiknya gestur satu ini kamu hindari untuk dilakoni saat wawancara kerja. Karena menyilangkan lengan adalah pertanda kamu pribadi yang tertutup. Hhehehe..

ADVERTISEMENTS

5. Mengangguk memang wujud rasa menghargaimu pada sang lawan bicara, tapi kalau kebanyakan malah bisa jadi boomerang!

Nggak gini juga sih ngangguknya.

Nggak gini juga sih ngangguknya. via www.tumblr.com

Mengangguk saat tengah bicara dengan orang lain adalah ciri kamu setuju dengannya. Atau jika pun tidak, itu bentuk kamu menghargai sang lawan bicara. Mengangguk boleh saja, namun jangan sampai berlebihan. Sebab, anggukan yang berlebihan justru mencirikan bahwa kamu sebenarnya ragu dan cemas dengan pendapat si lawan bicara. Nah, mulai hari ini mengangguk secukupnya saja ya.

ADVERTISEMENTS

6. Bagi sebagian kamu, mainin helai rambut bisa jadi obat penghilang tegang, tapi sebenarnya itu adalah tanda ketidakseriusan.

Mainin rambut boleh, tapi jangan saat presentasi ya.

Mainin rambut boleh, tapi jangan saat presentasi ya. via thinkpynk.com

Mainin rambut saat tengah presentasi memang asyik. Gestur ini biasanya dilakukan untuk menghindari ketegangan. Namun, bagi orang lain yang melihatnya bakal menilai kalau kamu sedang tidak serius. Yang pada dirimu justru sebaliknya, kamu tengah berbicara sungguh-sunggu. L Karenanya, pastikan untuk tidak melakukan bahasa tubuh yang satu ini.

7. Meski kamu nggak suka sama lawan bicaramu, baiknya cobalah untuk tidak memalingkan tubuhmu darinya.

Nah, baiknya begini. Berhadapan.

Nah, baiknya begini. Berhadapan. via www.isigood.com

Gestur yang satu ini biasanya secara nggak sadar kamu lakukan lantaran kamu kurang suka sama dia yang menjadi lawan bicaramu. Nggak suka sama orang lain boleh-boleh saja, hal yang lumrah, sepanjang ada alasannya. Namun, baiknya nggak kamu tunjukkan juga.  Sebenci apa pun kamu sama lawan bicaramu, bersikaplah dewasa dengan tidak memalingkan tubuh saat bicara dengannya.

Memang tidak mudah, sebab bagaimanapun gestur itu alamiah. Akan tetapi cobalah untuk dengan bijak hati menghadapi orang yang nggak begitu kamu suka. Belajar untuk menghargai mereka sebagai lawan bicara. Supaya kamu nggak dicap sebagai orang yang nggak profesional.

8. Jangan pernah sekalipun menghindari kontak mata dengan lawan bicara, ini bisa bikin citramu buruk di depan dia

Menghindari kontak mata. :( Jangan ya, kasian lawan bicaramu.

Menghindari kontak mata. 🙁 Jangan ya, kasian lawan bicaramu. via m.keepo.me

Sama halnya dengan memalingkan tubuh, menghindari kontak mata lawan bicara juga memperlihatkan kamu nggak suka sama dia. Berat memang, mencoba menatap matanya padahal kamu muak sama dia. Hahahaha… Tapi, anggaplah kamu sedang belajar menjadi pribadi yang profesional. Yup, tatap matanya saat dia bicara, meski kamu nggak suka. Yang lagi-lagi tujuannya sebagai bentuk menghargai si lawan bicara.

9. Sejujur apa pun kamu, jika berbicara dengan tatapan mata yang kosong, bakal bikin kamu nggak dipercaya

Mata adalah jendela hati.

Mata adalah jendela hati. via www.huffingtonpost.com

Nah, tatapan mata yang kosong ini mencerminkan bahwa jiwamu tengah berada di tempat lain. Hanya raganya saja yang bersisa. Meski apa yang kamu bicarakan tulus dan jujur, jika kamu menyampaikannya dengan dengan tatapan kosong, hanya akan dianggap angin lalu oleh si lawan bicara atau audiens-mu. Nggak mau kan kalau sampai ini terjadi?

10. Mana nih senyumnya? Ekspresi wajah yang murung membuat orang lain malas bertukar kata denganmu. Bahkan untuk sekadar berucap Hai saja…

Kalau yang murung adik ini sih lucu. Kamu jangan ya.. Hahahha..

Kalau yang murung adik ini sih lucu. Kamu jangan ya.. Hahahha.. via www.pinterest.com

Tersenyum kala hati menangis memang berat. Tersenyum saat mood sedang berantakan juga berat. Namun, supaya terlihat meyakinkan saat bicara dan tampil di depan umum, atau bahkan saat interview kerja, baiknya buang jauh-jauh deh murung di wajah. Keep smile! Biar energi positifmu terpancar… Hhehehhe..

Gestur memang bersifat alamiah. Terkadang agak sulit mengontrol bahasa tubuh agar terlihat sempurna sementara dalam dirimu sebenarnya gugup atau bad mood maksimal. Namun, belajar mengendalikan diri adalah bentuk lain proses pendewasaan.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Belum bisa move on dari Firasat-nya Dewi Dee.