Semua jenis pekerjaan punya risiko masing-masing. Sehingga memilih jenis pekerjaan menjadi salah satu keputusan terpenting dalam hidup. Mungkin kamu berpikir bahwa pekerjaan yang kamu miliki sekarang jauh dari nyaman dan kamu merasa nggak bahagia. Kalau memang hal seperti ini yang kamu rasa, sebaiknya kamu lebih banyak lagi melihat seisi dunia.

Ada beberapa pekerjaan tertentu yang menuntut kewaspadaan ekstra karena mengancam keselamatan bahkan memiliki risiko kematian bagi orang yang melakukannya. Bukan karena keinginan, melainkan karena pilihan dan tuntutan hidup.

Sudah semestinya kamu bersyukur punya pekerjaan yang dimiliki sekarang, tanpa harus menggantungkan nyawa seperti yang dialami dengan menjalani pekerjaan-pekerjaan ekstrem berikut.

1. Seorang pembersih gedung pencakar langit bertaruh nyawa dengan seutas tali hanya untuk membersihkan kaca gedung tinggi

Nggak bisa bayangin gimana ngerinya kalau mereka jatuh via izhartechnicalservices.com

Para pembersih kaca pencakar langit ini akan bekerja pada tempat yang sangat sempit pada suatu tumpangan yang diangkut menggunakan troli sebagai satu-satunya tumpuan, mereka akan bekerja secara ekstra hati-hati di ketinggian tertentu dari gedung pencakar langit ini.

Advertisement

Tentu saja keberanian menjadi faktor nomor satu dalam pekerjaan ini. Phobia ketinggian? Enyah saja. Bayangkan jika troli yang digunakan tiba-tiba mengalami kerusakan, nyawa mereka akan terancam ‘kan?

2. Dalam sirkus, dibutuhkan seorang penjinak hewan buas untuk dapat melatihnya. Nggak main-main, taruhan maut resikonya

Melatih binatang buas ngeri juga, ya! via www.tbo.com

Untuk dapat melakukan aksi-aksi akrobatik, hewan buas seperti singa dan macan perlu untuk dijinakkan dan dilatih. Pekerjaan ini menjadi tanggung jawab seorang penjinak hewan buas. Mereka harus melakukan pendekatan secara khusus dan intensif terhadap hewan yang dihadapinya, mengalahkan naluri hewan liar untuk menerkam manusia hidup-hidup.

Sering kali terjadi kecelakaan dalam tipe pekerjaan ini. Tak jarang kita jumpai penjinak hewan buas yang memiliki luka permanen akibat cakaran atau luka fisik langsung dari hewan buas tersebut. Tak sedikit pula yang kehilangan nyawa akibatnya.

3. Penghilang ranjau darat nggak cuma butuh keahlian khusus, sedikit kesalahan penelitian mengakibatkan cacat atau nyawa melayang

Perlu kewaspadaan ekstra dalam melakukan pekerjaan ini via i.ytimg.com

Pekerjaan ini berhubungan dengan bahan-bahan peledak yang digunakan oleh industri di suatu area seperti pertambangan. Ranjau darat juga biasa ditemukan di daerah yang rawan konflik. Pekerjaan sebagai penjikan ranjau biasanya dilakukan oleh orang-orang yang telah memiliki keahlian khusus dan memahami seluk beluk dari bahan peledak yang digunakan. Sialnya, para penjinak ranjau ini harus turun lapangan secara langsung karena dianggap lebih efektif ketimbang secara otomatis.

Jika mereka melakukan kesalahan dalam pelacakan atau penghilangan bom, maka dapat kemungkinan besar akan ada korban meninggal dalam pekerjaan ini.

4. Jangan dikira menjadi pekerja tambang banyak penghasilannya, bahaya di dalam lokasi tambang justru mengintai mereka

para penambang di dalam gua pertambangan via miningnorthof60.com

Banyak orang berpikir bahwa pekerjaan yang berhubungan dengan tambang banyak menghasilkan uang, nyatanya, pekerjaan mereka nggak semudah yang dibayangkan lho. Pekerjaan ini sangat berbahaya karena faktor kondisi di dalam gua pertambangan yang sangat berbeda dengan permukaan luar, kadar oksigen pada gua yang tipis dan waktu pekerjaan yang lama. Belum lagi soal debu silica yang mengakibatkan penyakit silicosisi atau peradangan pada paru-paru penderitanya.

Kecelakaan yang menimpa para pekerja tambang pada umumnya terjadi karena ledakan, api, tanah longsor atau bahkan tertimpa tumpuhan tambang.

5. Walau pekerjaan ini membahayakan, para pemerah bisa ular bertugas mengeluarkan racun ular berbisa yang mematikan

Pemerah bisa ular bekerja untuk penelitian medis via nnimgt-a.akamaihd.net

Para peneliti terkadang punya cara yang ekstrem untuk melakukan pekerjaannya. Misalnya, para peneliti ular harus berhadapan dengan bisa ular paling mematikan. Mereka memerahnya secara langsung dengan tangan kosong, yang tentunya butuh teknik dan keahlian khusus.

Jelas saja pekerjaan memerah racun ular bukan pekerjaan yang menyenangkan. Sebagian besar ilmuwan pemberani telah menjadi korban racun ular. Tergigit ular merupakan resiko yang paling sering terjadi karena pekerjaan jenis ini membutuhkan interaksi yang cukup dekat dan ekstrem dengan ular-ular paling berbisa di seluruh dunia.