Kebanyakan orang menilai bahwa membanding-bandingkan itu bukan sifat yang terpuji. kadang juga dianggap bisa merendahkan harga diri seseorang. Sudahlah, gak usah membandingkan diri. Syukuri saja apa yang dimiliki. Padahal ada manfaat lain dari kebiasaan yang satu ini.

Di sini, Hipwee akan membicarakan tentang melihat perbandingan antara diri kita dan orang lain dari sisi yang positif. Ternyata banyak hal yang kita dapat jika membandingkan diri dengan orang lain. Yuk cari tahu!

Terlalu Cepat Untuk Mengatakan “Aku Menyerah!”, Lihatlah Orang yang Tak Kenal Kata Menyerah Memperjuangkan Kesuksesannya.

CEO Snapchat, Evan Spiegel. Pengusaha muda yang sukses.

CEO Snapchat, Evan Spiegel. Pengusaha muda yang sukses. via blogs.ubc.ca

Advertisement

Kadang kita punya energi yang sangat banyak untuk membakar semangat menjadi seseorang yang sukses dalam hidup. Tapi, ada kalanya semangat itu mulai melemah. Salah satu cara menghidupkan semangat itu lagi adalah dengan membandingkan diri kita dengan orang yang sukses yang menjadi idola kita. Jangan hanya memandang membandingkan diri itu selalu negatif, semua tergantung dari sisi mana kita melihatnya.

Membandingkan diri bukan berarti membuat kita rendah diri. Lihatlah secara positif dan jadikan dia sebagai pemacu semangat kita meraih kesuksesan. Misalnya, teman kita meraih kesuksesannya, jangan hanya memuji kesuksesannya, tapi belajarlah dari pengalaman kesuksesannya dan capai kesuksesan kita sendiri dan lampaui kesuksesannya.

Prestasi Bukan Sebuah Kebetulan, Tapi Dia Dihasilkan Dari Kerja Keras. Coba Belajar Dari Mereka yang Pantang Menyerah Mendapatkannya.

Laura Trott adalah pemenang medali emas untuk cabang sepeda di Olimpiade London.

Laura Trott adalah pemenang medali emas untuk cabang sepeda di Olimpiade London. via www.mirror.co.uk

“Dia menang olimpiade olahraga, dia menang lomba esai, dia dapat IPK 3.9.” Lihatlah dia saja bisa mendapatkan prestasi itu, kenapa kita tidak? Coba cerna baik-baik dan tanyakan pada diri sendiri. Semua itu tergantung usaha kita untuk mencapainya. Dia mendapatkannya juga tidak mudah, banyak pengorbanan dan perjuangan yang tak kenal henti.

Advertisement

Selain kita bisa meniru perjalanan prestasi mereka, kita juga bisa belajar dari kegagalan mereka. Dengan belajar dari kesalahan atau kegagalan mereka, kita bisa belajar dan menyusun strategi untuk sekadar menyamai prestasi mereka atau bahkan mencapai prestasi yang lebih gemilang. Tidak ada yang tak mungkin di dunia kalau kita memanfaatkan kesempatan dengan baik dan berusaha keras.

Kemandirian Memang Berat Pada Awalnya, Walaupun Begitu Nyatanya Mereka Bisa Melakukannya. Karena Mereka Percaya Bahwa Ini Adalah Proses yang Harus Dilalui.

Bekerja sambil kuliah adalah simbol kemandirian

Bekerja sambil kuliah adalah simbol kemandirian via entrepreneurscreativeedge.com

Orang yang punya kemandirian tinggi sering dikenal sebagai pribadi yang berprinsip pantang menyerah. Semakin kita punya tingkat kemandirian yang tinggi, semakin dekat kita pada kesuksesan. Kenapa bisa begitu? Orang yang mandiri cenderung pandai memanfaatkan waktu dan peluang, pemberani, dan pekerja keras.

Kalau kita lupa menjadi mandiri, bandingkan diri dengan orang yang kita nilai mandiri juga bisa membantu mengatasinya. Misalnya, teman sepermainan kita bisa menghasilkan uang sendiri bahkan membiayai kebutuhan bulanan sendiri, sedangkan kita masih mengandalkan kiriman orang tua. Bahkan kalau kecobohan kita mengatur keuangan bulanan yang mengakhibatkan pengeluaran melonjak, kita masih dengan santai meminta kiriman tambahan. Coba, keluar dari zona nyaman dan bersiap berdiri di kaki sendiri.

Barang Mewah Mungkin Memberi Kebangga Tersendiri, Tapi Lihatlah Orang yang Tak Seberuntung Kita Berjuang Untuk Hidupnya.

Jangan selalu melihat ke atas

Jangan selalu melihat ke atas via www.capitalotc.com

Berbangga mempunyai barang-barang mewah nan mahal menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Tak selamanya selalu melihat keatas,  coba sesekali lihat kebawah. Tak selamanya membandingkan dengan seseorang diatas kita itu bermanfaat untuk kehidupan, coba lihat kebawah yang ternyata banyak orang yang tak seberuntung kita.

Sudah punya mobil sport 2 masih punya keinginan untuk punya 1 lagi karena teman di club mobil rata-rata punya 3 mobil sport. Lihatlah perjuangan James Robertson karena mobilnya rusak, dia terpaksa harus berjalan sejauh 33 km selama sepuluh tahun. Bersyukurlan pada apa yang kita punya sekarang, jangan karena salah membandingkan diri, kita jadi tak bersyukur dengan keadaan kita dan mementingkan gengsi semata.

Membandingkan diri dengan orang lain ternyata tak seburuk yang kita pikir ‘kan? Kadang kita memerlukannya untuk mengingatkan kita akan rasa syukur dan semangat mencapai tujuan hidup kita. gunakan perbandingannya untuk hal-hal yang positif, jangan malah membuat kita menjadi pribadi yang tak pandai bersyukur dan tinggi hati.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya