Quarter life crisis seringnya jadi momok menakutkan yang biasanya mempengaruhi kepercayadirian siapapun. Sering bingung dan kalut tentang akan seperti apa tujuan hidup nanti? mau menjadi apa? mau melakukan apa untuk kedepannya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut sedang bersemayam di kepala dan akhirnya hatimu tergerak untuk mencari jawabanmu sendiri dengan memberanikan diri untuk keluar dari zona nyamanmu.

Pencarian jati diri diusia yang tak lagi muda akan banyak dihadapkan dengan persoalan yang tidak lagi sepele. Apalagi cewek yang lebih sering menggunakan perasaan, kekalutan quarter life crisis pun berujung dengan air mata. Bukan drama, kamu hanya sedang pada fase quarter life crisis.

1. Kamu mulai mempertanyakan tujuan hidupmu, dan akhirnya keraguan akan diri sendiri timbul menghantuimu

Advertisement

Apakah selama ini yang kamu lakukan bermanfaat dan membuatmu bahagia? Pertanyaan itu mulai sering muncul di kepala, dan kamu berusaha mencari jawaban atas keraguan dari dirimu sendiri. Perlahan tapi pasti, dan tanpa disadari keraguan tersebut membuatmu menjadi lebih kuat sampai akhirnya kamu menemukan seperti apa indikasi bahagiamu itu.

2. Temanmu satu persatu menghilang ditelan kesibukan, kesepian membuatmu terbiasa pada kesendirian

Teman-teman sepantaranmu mungkin juga merasakan hal yang sedang kamu rasakan sekarang, waktu kebersamaan dengan mereka semakin jarang. Mereka tidak pergi, tapi mereka hanya sedang sibuk menjadi dewasa dan memperbaiki diri. Atau mungkin hanya sibuk mencari pengakuan dari orang lain, kalau dirinya lebih baik dan luar biasa.

3. Membandingkan hidupmu dengan hidup orang lain, dan kemudian merasa payah. Ayolah, bebaskan pola pikirmu yang penuh gelisah

Percayalah, di balik kehebatan orang-orang yang kamu bandingkan dengan dirimu itu ada usaha yang gigih. Mereka tak semudah itu mendapatkannya, seperti yang kamu lihat selama ini. Begitu juga dengan hidupmu, kamu butuh usaha yang lebih gigih untuk hidup yang lebih baik nantinya.

4. Lagi-lagi kamu berhasil di buat cemas oleh postingan tentang pernikahan ataupun kelahiran bayi teman-temanmu di media sosial

Advertisement

Untuk kamu yang masih single, ketika satu persatu temanmu menempuh hidup baru dengan orang pilihannya. Hatimu juga mungkin bertanya “kapan giliranku?” dan akhirnya kamu mencoba berdamai dengan pertanyaan tersebut. Kembali merancang hidupmu sendiri agar lebih baik dan percaya bahwa setiap orang punya zona waktunya masing-masing. Kamu pasti akan seperti mereka di waktu yang tepat kelak.

5. Kamu mulai merasa kelelahan menjadi dewasa dan merindukan hangatnya dekapan keluarga

Terkadang saking lelahnya dengan kedewasaan kamu hanya ingin menangis memecahkan bendungan emosi yang selama ini kamu simpan sendiri dibalik tawamu dan penampilanmu sebagai wanita yang kuat. Ada sesuatu yang tidak sanggup diungkapkan oleh kata dan ketakutan-ketakutan yang tidak akan bisa dimengerti oleh siapapun. Tapi, kamu yang lebih kuat muncul setelah tangisamu mereda. Girls, kamu tidak sendiri!

Yakinlah dengan kata hati dan dirimu sendiri karena yang paling mengenal siapa kamu adalah kamu. Krisis kepercaya dirian di usia 25-an hanya ujian hidup untuk membantumu melangkah ke level hidup yang lebih berkualitas setelahnya. Menikmati krisismu adalah cara terbaik, dengan begitu kamu akan menjadi lebih bijaksana oleh pengalaman.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya