Ketika mau bikin resolusi kita sering asal memikirkan. Apa yang lagi diinginkan, bakal kita tulis begitu saja. Padahal, buat resolusi itu nggak boleh sembarangan. Karena bakal jadi “pijakanmu” memulai hidup di tahun depan. Seperti apa jalan hidupmu nantinya, semua berdasarkan goals yang kamu buat lo.

Apalagi perjalanan hidupmu kelak juga bergantung dari kepribadianmu. Meghan Markle-pun kerap mempertimbangkan secara matang cita-cita atau tujuan yang dia buat agar tak  jadi resolusi belaka. Dan Duchess of Sussex ini terbiasa memahami lima pelajaran sebelum bikin tujuan hidup. Demi tujuan hidup yang sesuai jati diri dan nggak cuma wacana saja di 2019.

1. Tetap jadi diri sendiri dalam berbagai hal, termasuk tiap soal keputusan besar yang diambilnya

temukan jati dirimu via www.cnbc.com

Advertisement

Kita hidup dihadapkan banyak pilihan, termasuk Meghan Markle juga. Ketika memutuskan jadi bagian dari kelurga kerajaan Inggris, Meghan sadar akan perubahan-perubahan yang dijalaninya kelak. Dirinya tak lagi sibuk sebagai artis dan banyak hal yang harus dihilangkan dengan gelar barunya ini. Namun, siapa sangka kalau keputusan Meghan ini tetap berkesinambungan dengan jati dirinya?

Sebagai Duchess of Sussex, Meghan tetap bisa memperjuangkan misinya dalam kesetaraan gender, mendukung kegiatan teman-temannya lewat acara fashion, dan kegiatan kemanusiaan lainnya yang sejak dulu dia lakukan. Dari Meghan kita belajar kalau sebesar apapun keputusanmu nanti, selalu sertakan jati dirimu.

2. Kabar bahagia Meghan Markle juga dibarengi dengan berita negatif keluarganya. Tapi Meghan nggak membiarkan dirinya larut dalam kesedihan

fokus pada hidupnya via www.marrymeireland.ie

Menjelang pernikahan, banyak banget pemberitaan tentang Meghan Markle di berbagai media. Bahkan, hal itu disertai dengan omongan netizen yang tanpa batas. Meghan pun jadi sorotan dan bukan cuma karena berhasil jadi istri pangeran Inggris saja, tapi juga drama keluarganya yang muncul beberapa minggu sebelum pernikahan. Dari drama keluarga dan pemberitaan negatif tentangnya, Meghan tentu berjuang keras untuk melalui itu semua.

Advertisement

Meghan mungkin memang sedih, tapi tak membiarkan dirinya larut dalam kesedihan. Kita bisa mengikuti Meghan yang memilih fokus untuk hidupnya sekarang dan ke depannya. Tanpa pusing memedulikan hal-hal negatif di sekitarnya.

3. Beristirahat sejenak dari rutinitas tak mengapa. Apalagi saat kamu sedang membutuhkan dan Meghan pun melakukannya

beristirahat sejenak via www.coastalliving.com

Terlalu nyaman dan senang dengan kegiatan sehari-hari kadang bikin kita lupa waktu. Bahwa, tubuh dan pikiran sangat lelah dan butuh istirahat. Kesibukkan Meghan Markle selama menjalankan tugas kerajaan tentu sangat melelahkan. Apalagi ketika dia sedang tur ke berbagai negara bersama Pangeran Harry saat baru hamil. Namanya juga orang terkenal, kabar kehamilannya yang disambut suka cita juga tak luput dari cibiran. Maka di sela-sela tur tugasnya, Meghan mengambil waktu istirahat untuk menenangkan pikiran dan tubuhnya yang letih. Senang dan nyaman dengan tugasmu tak mengapa, asalkan tetap ingat kalau dirimu butuh istirahat.

4. Meghan Markle pun pernah tak nyaman, terutama saat mengalami situasi yang mengintimidasi. Tapi dia tetap santai dan membuktikan kalau dirinya pantas menyandang status sebagai Duchess of Sussex

buktikan kalau dirinya memang pantas via people.com

Beragam cemohan dari kolega kerajaan atau dari anggota keluarga kerajaan sendiri pernah Meghan Markle alami. Mungkin hingga sekarang, tatapan-tatapan sinis itu juga masih dialaminya. Namun Meghan tak pantang menyerah dan tetap buktikan kalau dirinya memang layak menyandang status Duchess of Sussex. Mantan World Vision Global Ambassador and a UN Women advocate ini pun berusaha menjalani hari-harinya senyaman mungkin di sana. Meski situasi yang mengintimasi masih dialaminya.

5. Sadar akan kemampuan itu penting dan berani menerima kenyataan kalau suatu saat dirimu memang “cukup” mencobanya

sadar akan kemampuan via www.buzz.ie

“Mumpung masih muda” bikin kita berpikir untuk terus berinovasi tanpa henti. Hal seperti itu kadang membuat kita sulit menerima kenyataan kalau sebenarnya kita sudah “cukup”, bahkan selesai melakukannya. Ya, kemampuan kita yang cuma segitu saja misalnya atau ketika sudah dicoba lagi berikutnya hasilnya tetap sama, maka saatnya beralih ke hal lain. Atau fokus pada bidang sebelumnya yang digeluti. Hal ini yang dipegang Meghan Markle hingga sekarang. Dia sadar akan kapasitasnya untuk mencoba suatu hal di masa silam dan berani menerima kenyataan saat dirinya memang harus selesai mencoba.

Tahun 2019 sebentar lagi akan berganti. Sudah waktunya kamu bikin goals untuk 2019 nanti. Sebelum membuatnya, coba pahami dulu lima pelajaran dari Meghan Markle tadi. Ada baiknya goals-mu di 2019 sesuai dengan dirimu dan duniamu sesungguhnya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya