Dunia bisnis zaman orang tua dan zaman now jelas sangat berbeda. Peluang bisnis yang sukses sekitar 15 tahun lalu, belum tentu bisa sukses kalau diterapkan di era sekarang. Karena itu anak muda zaman sekarang dituntut untuk lebih kreatif dalam memikirkan peluang bisnis. Ngomong-ngomong, apa ide untuk bisnismu nanti?

Dengan zaman yang makin berkembang, mengikuti bisnis dari yang sudah ada sebelumnya tentu perlu lebih kerja keras. Sebagai anak muda yang baru merintis usaha, nggak ada salahnya ciptakan sesuatu yang baru dan menarik bagi masyarakat. Seperti para anak muda di bawah ini, yang bisa sukses dengan bisnis kreatif dan anti mainstream!

1. Jadi bintang film Filosofi Kopi membuat Rio Dewanto makin cinta dengan dunia kopi. Hal ini direalisasikan dengan membangun Filosofi Kopi beneran bersama rekannya

Rio Dewanto dengan Filosofi Kopi via www.instagram.com

Membintangi sebuah film yang bercerita tentang anak muda membangun warung kopi keren ternyata membuat Rio Dewanto terdorong untuk merealisasikannya. Bersama rekannya, Rio menyeriusi bisnis kopi dengan nama Filosofi Kopi yang kini sudah ada di beberapa kota besar di Indonesia. Mulai dari pemilihan tempat, konsepnya, dan kopi-kopi yang dijual pun dipikirkan secara matang. Dengan Filosofi Kopi, Rio ingin memperkenalkan ke masyarakat lebih banyak aneka kopi asal Indonesia.

2. Siapa sangka kalau meme bisa menjadi bisnis? Sontek ide Aji Pratomo selaku Co Founder dan CEO Infia-Dagelan, yuk

Aji Pratomo via deskgram.org

Kamu tentu sudah nggak asing lagi lihat beragam meme di dunia maya. Salah satu pemain bisnis ini adalah Dagelan. Pertumbuhan ekonomi via digital dianggap menjanjikan, sehingga membuat Aji Pratomo menekuninya. Maka dari itu, nggak heran kalau meme kreatif dari @dagelan dan informasi dari @infia.co ada di mana-mana. Dengan mengonsep secara kreatif untuk menyampaikan konten, kini siapapun bisa selow menyimak informasinya. Tak sekadar tulisan, tapi ada gambar serunya. Kalau kamu ingin kepo lebih lanjut soal menjadikan meme sebagai bisnis, bisa banget nih datang ke YOTNC 2018 tanggal 25 Agustus 2018 nanti. Aji Pratomo akan menjadi salah satu narasumbernya lho~

3. Ide unik memulai bisnis bisa muncul dari mana saja. Semisal Iman Usman yang merasa kesulitan saat mencari guru privat via online dan membangun Ruangguru untuk menjawab persoalan itu

Imam Usman dengan Ruangguru

Salah satu pendiri Ruangguru, Iman Usman, merupakan salah satu anak muda yang berhasil merealisasikan ide bisnis uniknya. Dengan semangat mengedepankan pendidikan di Indonesia, Iman bersama rekanya membangun start up RuangGuru secara perlahan. Umur yang masih muda tak menyurutkan keduanya mewujudkan Ruangguru sampai sekarang.

Berawal dari kesulitan Iman dan rekannya dalam mencari guru privat secara online, ternyata mereka sadar kalau bisnis ini masih berantakan. Karena itu, mereka sepakat membangun Ruanguru sebagai market place bagi guru privat. Para siswa pun jadi lebih mudah menemukan guru lesnya. Nah, kalau kamu datang ke YOTNC 2018, sekalian saja kamu nanya-nanya lebih lanjut mengenai pendidikan Indonesia kepada Iman Usman yang juga menjadi salah satu pembicaranya.

4. Menjadi seorang CEO Plug & Play Indonesia tentu nggak mudah bagi Wesley Harjono. Seperti apa ceritanya?

Wesley Harjono via www.youtube.com

Buat kamu yang menyukai dunia start up, nama Plug & Play Indonesia tentu nggak asing lagi. Pprogram akselelator asal Sillicon Valley yang kini ada di Indonesia turut memainkan peran bisnis digital dalam negeri. Hal ini tak terlepas dari peran CEO-nya, Wesley Harjono. Dalam Plug & Play Indonesia, start up yang berhasil lolos klasifikasi mendapatkan berbagai manfaat antara lain pelatihan, pendanaan, dan co-working space. Menurut Wesley, sebuah start up mampu berjalan baik salah satunya berada pada komitmen founder menjalankan perusahaannya. Well, setuju?

5. Ini dia pendiri dari aplikasi yang bikin siapapun merasa hidup jadi lebih mudah. Yup, Nadiem Makarim dengan Go-Jek berhasil memudahkan hidup banyak orang

Nadiem Makarim dengan Go-Jek

Siapa yang nggak tahu Nadiem Makarim? CEO dan Founder Go-Jek ini banyak dibicarakan lantaran bisnis Go-Jek-nya yang anti mainstream. Berawal dari keinginannya memperbaiki transportasi di Indonesia dan memulai bisnis Go-Jek hanya 20 driver, kini Go-Jek menjadi salah satu andalan masyarakat mencari pemasukan. Begitupun dengan berbagai inovasi yang dilakukan Go-Jek, seperti adanya go mart, go tix, dan go food. Bisnis anti mainstream Nadiem akui berkat kesadarannya memanfaatkan “ruang kosong” yang belum diisi.

6. Nggak punya latar belakang pendidikan kuliner, tak menyurutkan Andrian Ishak menjadi Chef Molecular Gastronomy pertama di Indonesia lewat restoran Namaaz Dining

Andrian Ishak dengan restoran molecular gastronomy pertama di Indonesia yaitu Namaaz Dining via www.instagram.com

Apa jadinya bila ada pensil yang bisa dimakan dan rasanya opor ayam pula? Itulah yang ditawarkan oleh Andrian Ishak, pemilik sekaligus chef molecular grastronomy pertama di Indonesia, Namaaz Dining. Padahal Andrian tidak punya latar belakang kuliner lho. Kariernya dimulai ketika orangtuanya meninggal, dan mau tak mau Andrian harus melanjutkan bisnis katering keluarganya. Well, akhirnya Andrian memadukan antara kuliner nusantara dengan prinsip kimia dan fisika. Jadilah Namaaz Dining yang menghadirkan menu khas Indonesia yang tak sesuai dengan tampilannya. Salah satunya yaitu pensil dan kertas yang bisa dimakan, lalu rasanya opor ayam. Unik banget!

Itu dia beberapa anak muda Indonesia yang berani memuka bisnis antimainstream dan mendulang kesuksesan. Kamu pun bisa seperti mereka kok, asal mau berusaha. Kabar baiknya, 4 dari 6 orang di atas, yaitu Rio Dewanto, Aji Pratomo, Wesley Harjono, dan Iman Usman, bisa kamu temui langsung dalam event Young on Top National Conference (YOTNC) yang didukung oleh Bank BRI lho. Seminar dan talkshow interaktif merupakan program dari Young on Top yang didukung oleh Bank BRI untuk menginspirasi anak muda sekaligus memberi kesempatan untuk menjalin networking. Wah, pas banget buat kamu yang butuh banyak saran dan motivasi nih.

Selain mereka berempat, masih ada sederetan orang sukses lain yang akan berbagi cerita tentang kisah sukses mereka hingga sampai di titik ini. Ada Pahala Masrury (CEO Garuda), Steve Christian (founder KapanLagi Youniverse), Handayani (Direktur Konsumer BRI), dan masih banyak lagi. Jangan sampai ketinggalan ya. Yuk datang ke YOTNC yang didukung Bank BRI di Kartika Expo Center, Balai Kartini, Jakarta, pada Sabtu, 25 Agustus 2018, jam 08.00-17.00 WIB. Nah, daftarkan dirimu di sini~

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya