Marah merupakan sifat alami manusia. Setiap orang pasti pernah marah. Terutama saat ada hal yang nggak sesuai dengan kehendaknya, sesuatu yang bikin kecewa, sakit, dan lain sebagainya. Marah memang memberikan efek lega saat kamu meluapkan segala emosi yang mengganjal dalam dada. Dada serasa plong karena segala beban keluar semua.

Tapi meski begitu, terlalu sering marah juga nggak baik buat diri. Nggak cuma masalah kesehatan, masalah psikologis dan kehidupan sosial juga akan terganggu kalau kamu sering marah-marah. Cobalah untuk lebih sabar. Belajarlah untuk menahan amarah barang sehari saja.

1. Menurut penelitian menahan marah itu menyehatkan sebab menghindarkan kamu dari berbagai penyakit, di antaranya serangan jantung

Mencegah timbulnya penyakit via www.pexels.com

Advertisement

Menahan marah dalam sehari baik untuk kesehatanmu. Sebab banyak penelitian yang mengatakan bahwa marah-marah berdampak buruk pada tubuh. Melansir Kompas, efek negatif marah bagi kesehatan antara lain bikin sakit kepala, tekanan darah tinggi, depresi, sampai masalah pencernaan.

Bahkan berdasarkan penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam The European Heart Journal Acute Cardiovascular Care, orang yang marah secara intens akan meningkatkan risiko sampai 8,5 kali terkena serangan jantung. Hati-hati, serangan jantung kerap terjadi ketika seseorang sedang marah atau meluapkan segala emosinya.

2. Mengurangi marah juga membuatmu jadi nggak gampang stres. Hidup terasa enteng saja dijalaninya

Mengurangi stres via www.unsplash.com

Saat marah orang cenderung mudah mengalami stress dan sedih dibandingkan orang lain. Karena saat marah, biasanya pikiran orang akan terfokus dengan obyek kemarahannya. Mereka jadi lupa bahwa, dibanding marah masih banyak hal lainnya yang mesti diselesaikan. Maka jangan heran pemarah lebih mudah terganggu atas hal-hal yang nggak disukainya.

Advertisement

Dengan menahan diri untuk nggak marah, tubuhmu juga bakal sedikit enteng karena otot-otot tubuh nggak menegang karena marah-marah. Alhasil kami akan lebih rileks jalani hari. Nggak pusing lagi.

3. Hidupmu juga akan tenang dan tentram karena nggak ada ribut-ribut yang kamu ciptakan

Tenang via www.pexels.com

Satu hal yang merugikan saat kamu marah adalah kami terhindar dari konflik. Saat marah biasanya kamu jadi susah untuk berpikir jernih. Apa-apa selalu kelihatannya salah saat emosi meninggi. Nggak apa-apa kalau sendirian, nah kalau di antara keramaian. Besar kemungkinan kamu akan bersinggungan dengan orang lain. Ribut lagi. Dan kamu baru akan menyadari semua itu salah dan merugikanmu saat amarahmu reda. Kamu berpikir “ngapain pakai marah-marah sih tadi?”. Inilah mengapa melatih kesabaran itu penting.

4. Mengurangi marah membuat orang nyaman berada di dekatmu, dan kamu pasti banyak dapat senyuman

Nyaman di dekatmu via www.unsplash.com

Memiliki cap pemarah tentu nggak enak. Sering jadi bahan bercandaan dan dijauhi teman. Nggak enak kan nggak punya teman? Makanya coba deh untuk mengurangi kebiasaan marah. Coba dulu barang sehari. Pelan-pelan. Rasakan perbedaannya. Kamu bakal merasa punya banyak teman. Orang nggak segan untuk dekat denganmu. Mereka akan ramah kepadamu dengan memberi senyuman.

5. Menghindari marah membuat pikiranmu tenang dan jernih. Kamu bisa produktif lagi dalam bekerja

Produktif via www.unsplash.com

Mengurangi marah bisa membuat pikiran lebih jernih. Nggak ada lagi emosi yang bergumul dalam kepala. Pikiran jadi enak untuk berpikir apa saja. Tentu ini sangat berguna bagi kamu yang bekerja. Otak fresh dan jernih sangat enak untuk digunakan kerja. Kamu bisa lebih produktif lagi karenanya.

6. Waktumu nggak habis hanya untuk menggerutu, bisa digunakan untuk hal lain seperti bersyukur atau tersenyum

Bahagia via www.unsplash.com

Marah ada tahapannya. Ada marah besar yang meledak-ledak, ada pula marah kecil yang sebatas ngedumel. Dua-duanya mesti dihindari. Meski cuma ngedumel tapi banyak kerugian karena makan waktu dan pikiran. Waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk sesuatu yang lain, yang lebih bermanfaat. Misalnya bersyukur atau menebar senyum kebaikan kepada sesama.

Marah mungkin memberikan dampak melegakan tapi jika dilakukan terus menerus, marah sangat merugikan bagi tubuhmu. Selain mengancam kesehatanmu, juga hubunganmu dengan orang lain. Maka dari itu coba deh sekali-kali kamu berhenti marah barang sehari. Hal-hal baik akan berdatangan padamu. Selain itu, Kamu jadi lebih dewasa dalam menyikapi masalah, nggak terus menerus ngedumel dan menyalahkan hal-hal yang nggak seharusnya kamu kesalkan.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya