Alaaaah, kerja jadi admin mah gampang. Tinggal main medsos doang~

Kalimat tersebut hampir selalu kamu dengar setelah menyebutkan pekerjaanmu sekarang. Baik teman-teman maupun orang yang nggak kamu kenal, terkesan meremehkan pekerjaan yang susah payah didapatkan ini. Menjadi admin media sosial memang terkesan ‘gitu doang’. Tapi tahukah mereka kalau kamu jatuh bangun dalam menjalani setiap jobdesk-nya? Tahukah mereka kalau kamu juga sampai merelakan waktu tidurmu yang berharga?

Advertisement

Dear orang-orang yang senantiasa menganggap pekerjaan ini ‘gitu doang’. Mungkin hal-hal ini akan membuka pikiran mereka, bahwa apa yang kamu lakukan tak seremeh yang dilihat orang-orang. Sebab setiap pekerjaan sejatinya punya sisi terberat yang membuat seseorang hampir patah semangat.

1. Pekerjaan ini tak semudah yang dibayangkan. Meski sehari-hari berkutat dengan gawai, toh kamu pun sering dipusingkan dengan riset konten

Demi satu kali posting, riset jadi hal penting via unsplash.com

Kerjanya aja main-main media sosial. Anak SD juga bisa melakukan!

Pekerjaan sebagai admin media sosial memang berkutat dengan gawai dan segala kecanggihan. Tapi yang namanya pekerjaan selalu berdampingan dengan deadline serta tugas yang harus dipenuhi setiap harinya. Mereka yang merendahkan pekerjaan ini belum tahu saja bagaimana stresnya berurusan dengan riset bahan-bahan untuk konten media sosial. Apalagi harus dikait-kaitkan dengan citra sebuah brand yang akunnya sedang kamu pegang.

2. Apalagi jika menghadapi pertanyaan mereka yang luar biasa macamnya. Kadang pekerjaan ini mengharuskanmu jadi pihak yang serba tahu

Sabar ya guys, admin juga manusia via unsplash.com

Advertisement

Min, linknya kok nggak bisa dibuka?

Ini cara ikutannya gimana?

Sebagai admin media sosial, kamu memang diwajibkan punya sabar yang nggak ada batasnya. Apalagi kalau lagi menghadapi pertanyaan dari mereka yang luar biasa bikin geregetan. Secara nggak langsung kamu pun dituntut untuk serba tahu. Mengetahui permasalahan teknis, pengiriman hadiah kalau sedang ada lomba, rekruitmen pegawai, sampai pertanyaan yang jawabannya buatmu berpikir seribu kalinya.

3. Belum lagi jika ada revisi yang mendadak datang. Bangun tengah malam demi ubah jadwal pun harus segera dilaksanakan

Bangun tengah malam demi rapinya feeds media sosial via unsplash.com

Menjadi admin media sosial juga harus siap menjadi ninja. Terlebih lagi kalau revisi pekerjaan mendadak datang. Bangun tengah malam demi mengubah jadwal unggahan pun mau tak mau harus dilaksanakan dengan segera. Semua demi kerapian feeds di media sosial.

4. Kamu harus berdamai dengan panggilan ‘Min’ setiap harinya. Mau usul ganti panggilan tapi tak kuasa

Ya nggak papa sih dipanggil “Min’ tapi ya… via unsplash.com

Min, pengumuman lomba kapan min?

Kapan ada lowongan min?

Ah, sa ae min!

Satu hal lagi yang buatmu harus rajin-rajin mengurut dada. Kamu mau tak mau harus menerima bahwa sebagus apapun nama yang kedua orangtuamu berikan, tetap saja kamu disapa ‘Min’ di dunia maya sana.

5. Kadang admin media sosial harus siap jadi tempat curhat. Bagaimana pun suasana hati, mau tak mau harus dijawab

Mendadak jadi tempat curhat via unsplash.com

Nggak hanya harus berdamai dengan panggilan ‘Min’ dari teman-teman di dunia maya. Tapi kamu juga harus sabar jika ada orang yang menjadikanmu tempat curhat. Apalagi saat kamu baru saja mengunggah sesuatu yang menyentuh hati mereka. Seperti tentang hubungan sama pacar atau orangtua. Kalau udah seperti ini, apapun isi hatimu, harus disingkirkan dulu. Agar bisa membalas curhatan mereka.

6. Tapi pekerjaan ini buatmu punya banyak kenalan. Mulai dari selebgram hingga pegawai diberbagai perusahaan

Dapet kenalan baru~ via unsplash.com

Menjadi admin media sosial tentu saja ada banyak sisi enak yang kebanyakan orang belum tahu. Punya banyak kenalan dari berbagai lapisan masyarakat salah satunya. Apalagi kalau kamu tengah ditugaskan untuk terjun ke lapangan. Lumayan deh bisa jalan-jalan meskipun sambil melakukan pekerjaan.

7. Kamu bisa menghilangkan penat pekerjaan dengan mudah. Mendapat feedback positif dari warganet pun cukup ampuh redakan lelah

Obat pereda penatmu sederhana ~ via unsplash.com

Di saat pekerjaan yang lain hanya membuatmu semakin penat, menjadi admin media sosial ini justru menyediakan paket lengkap. Penatnya memang ada, tapi obat peredanya juga menjadi satu di dalamnya. Obat pereda penatnya apalagi kalau bukan feedback dari mereka semua. Rasanya duh bikin hati adem saat melihat unggahan direspons baik bahkan sampai ada yang menyampaikan kesannya lewat pesan pribadi.

Thanks, Min. Ini aku banget! <3

8. Dari pekerjaan ini kamu tumbuh jadi pribadi yang up to date dan nggak gagap teknologi. Kapan lagi bekerja sambil upgrade info kekinian setiap hari?

Wih, ada update-an baru! via unsplash.com

Menjadi admin media sosial memang diharuskan mengerti perkembangan dunia maya. Namun dari sini kamu diam-diam akan tumbuh menjadi pribadi yang nggak gagap teknologi. Pengetahuanmu juga akan senantiasa up to date demi konten biar nggak ketinggalan. Dua manfaat inilah yang buatmu merasa beruntung sekali bisa dipertemukan dengan pekerjaan ini.

Menilai sesuatu dari luar memang mudah dilakukan. Tapi kalau ternyata penilaian tersebut tak sesuai dengan kenyataan, ujung-ujungnya hanya akan menyakiti perasaan. Yuk kurang-kurangi melabeli sebuah pekerjaan dengan ‘ah gitu doang’. Sebab diremehkan itu rasanya nggak enak sama sekali.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya